Wakil Bupati Pesawaran Letakan Batu Pertama Kantor Koperasi Merah Putih

0
Pesawaran (RN)— Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali meletakan batu pertama Kantor Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Trimulyo yang berlokasi di Jalan Sutan Sakti, Dusun Wonorejo, Desa Trimulyo, Kecamatan Tegineneng, Selasa (4/11/2025).  Koperasi ini sekaligus menjadi koperasi Merah Putih pertama yang berdiri di Kabupaten Pesawaran dan diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa. Acara peresmian dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, antara lain Inspektur Kabupaten Pesawaran, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Naker, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, anggota DPRD, Camat Tegineneng, para kepala desa, serta BPD se-Kecamatan Tegineneng. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan tumpeng, kemudian dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pembangunan gerai koperasi di atas lahan seluas 10×33 meter yang akan difungsikan sebagai pusat ekonomi desa. Ketua KDMP Trimulyo Hartono, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan semangat kebersamaan seluruh anggota koperasi yang kini telah mencapai 215 anggota. Ia menuturkan, berdirinya koperasi ini merupakan hasil kerja keras bersama warga yang ingin mendorong perekonomian desa melalui sektor pertanian, khususnya komoditas jagung dan singkong. “Kami ingin koperasi ini menjadi wadah sinergi antarwarga untuk memajukan Desa Trimulyo. Ke depan, kami berencana membuka gerai serba ada, pangkalan LPG, serta kios pupuk dan obat-obatan agar Trimulyo memiliki ikon ekonomi baru,” ujar Hartono. Sementara itu, Wabup Antonius dalam sambutannya yang mewakili Bupati Pesawaran menyampaikan apresiasi atas semangat warga Trimulyo dalam membangun kemandirian ekonomi melalui koperasi. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah tengah mendorong tumbuhnya koperasi di setiap desa. Atas dasar itu, Wabup menyampaikan rasa bangganya bisa menjadi saksi lahirnya Koperasi Merah Putih di Pesawaran ini. “Semoga koperasi ini berkembang, menjadi sehat secara usaha, dan mampu membangkitkan ekonomi masyarakat,” ujar Antonius. Lebih lanjut, Wabup berpesan agar seluruh pengurus dan anggota koperasi dapat mengelola dengan profesional dan transparan, serta menjadikan koperasi sebagai tempat pemenuhan kebutuhan sehari-hari masyarakat desa. Rasa memiliki dan keaktifan anggota dinilai sangat penting agar koperasi bisa bertumbuh. “Koperasi akan maju jika warganya aktif bertransaksi di dalamnya. Jadikan koperasi sebagai sumber pemenuhan kebutuhan harian, sehingga pangsa pasarnya adalah warga desa sendiri. Dengan pengelolaan yang baik dan citra yang menarik, koperasi ini bisa menjadi pusat belanja yang nyaman dan kompetitif,” tambahnya. Ke depan, KDMP Trimulyo direncanakan akan mengembangkan lima ruko usaha di kawasan tersebut yang akan menjadi tempat aktivitas jual beli produk masyarakat desa. Wabup berharap koperasi ini dapat menciptakan lapangan kerja baru, mengurangi angka kemiskinan, serta menjadi contoh bagi desa lain di Pesawaran untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal. (zal)

Jadi yang Pertama di Pesawaran, Wabup Antonius Resmikan Koperasi Desa Merah Putih Trimulyo

Pesawaran (RN)— Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali meresmikan Kantor Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Trimulyo yang berlokasi di Jalan Sutan Sakti, Dusun Wonorejo, Desa Trimulyo, Kecamatan Tegineneng pada Selasa (4/11/2025).  Koperasi ini sekaligus menjadi koperasi Merah Putih pertama yang berdiri di Kabupaten Pesawaran dan diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa. Acara peresmian dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, antara lain Inspektur Kabupaten Pesawaran, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Naker, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, anggota DPRD, Camat Tegineneng, para kepala desa, serta BPD se-Kecamatan Tegineneng. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan tumpeng, kemudian dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pembangunan gerai koperasi di atas lahan seluas 10×33 meter yang akan difungsikan sebagai pusat ekonomi desa. Ketua KDMP Trimulyo Hartono, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan semangat kebersamaan seluruh anggota koperasi yang kini telah mencapai 215 anggota. Ia menuturkan, berdirinya koperasi ini merupakan hasil kerja keras bersama warga yang ingin mendorong perekonomian desa melalui sektor pertanian, khususnya komoditas jagung dan singkong. “Kami ingin koperasi ini menjadi wadah sinergi antarwarga untuk memajukan Desa Trimulyo. Ke depan, kami berencana membuka gerai serba ada, pangkalan LPG, serta kios pupuk dan obat-obatan agar Trimulyo memiliki ikon ekonomi baru,” ujar Hartono. Sementara itu, Wabup Antonius dalam sambutannya yang mewakili Bupati Pesawaran menyampaikan apresiasi atas semangat warga Trimulyo dalam membangun kemandirian ekonomi melalui koperasi. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah tengah mendorong tumbuhnya koperasi di setiap desa. Atas dasar itu, Wabup menyampaikan rasa bangganya bisa menjadi saksi lahirnya Koperasi Merah Putih di Pesawaran ini. “Semoga koperasi ini berkembang, menjadi sehat secara usaha, dan mampu membangkitkan ekonomi masyarakat,” ujar Antonius. Lebih lanjut, Wabup berpesan agar seluruh pengurus dan anggota koperasi dapat mengelola dengan profesional dan transparan, serta menjadikan koperasi sebagai tempat pemenuhan kebutuhan sehari-hari masyarakat desa. Rasa memiliki dan keaktifan anggota dinilai sangat penting agar koperasi bisa bertumbuh. “Koperasi akan maju jika warganya aktif bertransaksi di dalamnya. Jadikan koperasi sebagai sumber pemenuhan kebutuhan harian, sehingga pangsa pasarnya adalah warga desa sendiri. Dengan pengelolaan yang baik dan citra yang menarik, koperasi ini bisa menjadi pusat belanja yang nyaman dan kompetitif,” tambahnya. Ke depan, KDMP Trimulyo direncanakan akan mengembangkan lima ruko usaha di kawasan tersebut yang akan menjadi tempat aktivitas jual beli produk masyarakat desa. Wabup berharap koperasi ini dapat menciptakan lapangan kerja baru, mengurangi angka kemiskinan, serta menjadi contoh bagi desa lain di Pesawaran untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal. (zal)

Wabup Antonius Tinjau Lokasi Bencana Puting Beliung di Trimulyo

Pesawaran (RN)- Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali meninjau langsung lokasi bencana angin puting beliung yang melanda Dusun Kalibungur, Desa Trimulyo, Kecamatan Tegineneng pada Selasa, (4/11/2025). Dalam kunjungan tersebut, Wabup didampingi Kepala BPBD Pesawaran, Camat Tegineneng, Kepala Desa Trimulyo, serta perangkat daerah terkait. Bencana angin kencang yang disertai hujan deras terjadi pada Senin, 3 November 2025 sekitar pukul 15.00 WIB. Bencana ini mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan. Berdasarkan data yang dihimpun BPBD, terdapat 53 warga terdampak, dengan rincian 5 rumah rusak berat, 10 rumah rusak sedang, dan sisanya mengalami kerusakan ringan. Dalam kesempatan itu, Wabup Antonius berinteraksi langsung dengan warga untuk meninjau kondisi rumah yang rusak sekaligus menyerahkan bantuan sosial berupa kebutuhan pokok bagi masyarakat terdampak. Sementara untuk rumah warga yang roboh dan rusak berat Pemerintah Daerah berupaya akan menyalurkan bantuan rehabilitasi melalui Baznas serta perangkat daerah terkait. Atas kejadian ini, Wabup turut menyampaikan rasa prihatin mendalam atas bencana alam yang menimpa warga. “Maka kami hadir di sini sebagai wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Pesawaran terhadap masyarakat yang terdampak. Bantuan ini mungkin tidak besar, tetapi menjadi bentuk perhatian kami. Insyaallah rumah-rumah yang roboh akan kita bantu melalui Baznas dengan dukungan perangkat daerah terkait,” tutur Antonius. Wabup Antonius juga mengimbau masyarakat untuk tetap sabar dan kuat menghadapi ujian ini, serta mendoakan agar warga yang terdampak segera bangkit dan kembali beraktivitas seperti sediakala. “Kita berdoa bersama agar keluarga yang terkena musibah diberikan kekuatan, kemudahan rezeki, dan bisa membangun kembali kehidupan mereka,” imbuhnya. Kehadiran Pemerintah Daerah di tengah masyarakat mendapat tanggapan positif dari masyarakat. Salah satu warga terdampak, Salman Hadi, menyampaikan rasa syukur atas perhatian pemerintah daerah yang datang langsung meninjau dan memberikan bantuan. “Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Pemkab Pesawaran. Kehadiran Bapak Wakil Bupati dan rombongan memberi semangat bagi kami untuk bangkit. Bantuan ini sangat membantu meringankan beban kami, baik secara materi maupun moril,” pungkasnya. (zal)

Perkuat Sinergi Informasi Publik, Diskominfotiksan Pesawaran Terima Kunjungan Audiensi Diskominfo Pringsewu 

0
Pesawaran (RN) – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) Kabupaten Pesawaran menerima kunjungan audiensi dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pringsewu. Bertempat di Ruang Rapat Diskominfotiksan Pesawaran pada Jum’at (31/10/2025), kedatangan Kepala Bidang Informasi, Komunikasi Publik dan Statistik Sektoral Kominfo Pringsewu Sukron bersama jajaran diterima langsung oleh Kepala Bidang Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik (PPIP) Ihsan Taufiq, didampingi Pejabat Fungsional PPIP Intan Baiduri dan Staff. Kunjungan tersebut dalam rangka sharing dan koordinasi terkait pelaksanaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) serta pengelolaan media sosial pemerintah daerah. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat silaturahmi serta melakukan studi tiru terkait pelaksanaan PPID dan pengelolaan media sosial di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan diskusi mengenai strategi peningkatan keterbukaan informasi publik, optimalisasi pelayanan informasi kepada masyarakat, serta pengelolaan konten media sosial pemerintah yang efektif dan informatif. Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin sinergi dan kolaborasi antar daerah dalam mengembangkan sistem informasi yang lebih terbuka, responsif, dan inovatif. Selain itu, kunjungan ini juga diharapkan dapat menjadi sarana untuk saling bertukar gagasan dan memperkuat peran Dinas Kominfo sebagai garda terdepan dalam penyebarluasan informasi kepada masyarakat.

Gelar Silaturahmi Bersama TKSK dan Pendamping PKH, Bupati Nanda Indira Dorong Penyaluran Bansos Adil dan Merata

0
Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B, S.E., M.M., mengajak seluruh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) untuk memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) dilakukan secara adil, merata, dan tepat sasaran.  Hal tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri kegiatan Silaturahmi Bersama TKSK dan Pendamping PKH Wilayah Pesisir yang digelar di Desa Bunut, Kecamatan Way Ratai, Rabu (29/10/2025). Kegiatan ini turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Sosial, Camat Way Ratai, serta para TKSK dari 11 kecamatan dan pendamping PKH wilayah pesisir yang meliputi lima kecamatan. Dalam sambutannya, Bupati Nanda menyampaikan apresiasi kepada para pendamping PKH yang baru saja menerima Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). “Semoga amanah baru ini menjadi motivasi untuk terus bekerja tulus dan profesional dalam melayani masyarakat,” ujarnya. Bupati Nanda juga menyinggung mengenai pentingnya akurasi data penerima bantuan sosial agar program pemerintah benar-benar menyentuh warga yang membutuhkan. Pendamping PKH dan TKSK juga diingatkan agar keluhan masyarakat mengenai penerima bansos yang tidak tepat sasaran tidak lagi terjadi, sehingga pembaruan data harus dilakukan secara teliti dan berkelanjutan. “Pendataan ini memerlukan ketelitian dan verifikasi yang cermat. Jangan sampai warga yang sudah mampu masih menerima bantuan, sementara yang berhak justru terlewat,” tegasnya. Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa program Bantuan Langsung Tunai Sosial (BLTS) Kesra merupakan bagian dari kebijakan stimulus ekonomi nasional yang diperuntukkan bagi masyarakat rentan. Bantuan ini mencakup periode Oktober hingga Desember 2025 dan saat ini sedang melalui tahap verifikasi data. Ia juga meminta para kepala desa turut memastikan validitas data penerima bantuan di wilayahnya. “Kolaborasi dan koordinasi semua pihak sangat penting agar manfaat bantuan benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya. Sementara itu, Ketua PKH Wilayah I, Ishaq, menuturkan bahwa pada tahun 2026 mendatang, program bantuan sosial akan mencakup dua kategori baru, yakni bantuan untuk lansia dan disabilitas serta bansos pemberdayaan. Ia berharap pemerintah daerah, desa dan seluruh pendamping PKH dapat mendukung upaya pendistribusian yang tepat sasaran. Pada akhir kegiatan, Bupati Nanda juga membuka sesi diskusi interaktif untuk mendengarkan pengalaman dan masukan dari para pendamping PKH serta TKSK terkait pelaksanaan program di lapangan. Melalui forum tersebut, diharapkan muncul solusi bersama agar distribusi bantuan sosial di Kabupaten Pesawaran semakin efektif, transparan, dan berdampak positif bagi masyarakat. (zal)

Pemkab Pesawaran Dorong Sinergi Pokdarwis dan UMKM dalam Pengembangan Sektor Wisata 

0
Pesawaran (RN) — Pemerintah Kabupaten Pesawaran terus mendorong penguatan sektor pariwisata berbasis masyarakat dengan melibatkan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan pelaku UMKM lokal. Langkah baik ini tertuang pada kegiatan Peninjauan Tempat Wisata dan Diskusi Bersama Pokdarwis yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran di Bukit Cendana, Desa Harapan Jaya, Kecamatan Way Ratai, pada Rabu (29/10/2025). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B, S.E., M.M., didampingi Plt. Kepala Dinas Pariwisata Jayadi Yasa, Camat Way Ratai, kepala desa, pelaku UMKM, serta Pokdarwis di wilayah Kecamatan Way Ratai. Plt. Kadis Pariwisata Jayadi Yasa yang juga memimpin jalannya diskusi menerangkan bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi pelaku wisata dan masyarakat untuk menyampaikan gagasan serta masukan terkait pengembangan potensi wisata daerah. “Terlebih tren wisata alam di kawasan pegunungan sedang meningkat. Kita ingin mengintegrasikan destinasi wisata di Way Ratai dengan lokasi-lokasi wisata lain di Pesawaran agar saling melengkapi dan memperkuat daya tarik daerah,” jelasnya. Dalam kesempatan itu, Bupati Nanda Indira menyebut bahwa Pesawaran memiliki potensi wisata yang besar, baik dari keindahan alam maupun kekayaan budaya lokal. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pembangunan destinasi wisata yang berdaya saing. Sektor pariwisata tidak bisa berjalan sendiri. Pemerintah daerah akan terus bersinergi dengan Pokdarwis, pelaku UMKM, serta pihak swasta untuk menciptakan wisata yang berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat. Salah satu permasalahan yang saat ini menjadi kendala yakni terkait infrastruktur, terutama akses jalan menuju lokasi wisata yang masih perlu perbaikan. Meskipun di tengah keterbatasan anggaran, Bupati menegaskan bahwa Pemkab Pesawaran tetap berupaya membuka peluang kerja sama. “Salah satu melalui program kemitraan bersama pihak ketiga untuk mendukung peningkatan fasilitas wisata,” terang Bupati. Pada kesempatan itu, para pelaku UMKM turut menyampaikan masukannya dalam pengembangan usaha oleh-oleh di sektor wisata. Melalui pendampingan, bantuan, serta pelatihan pemasaran dan produksi yang lebih masif, diharapkan para wisatawan yang datang tidak hanya datang berlibur tapi juga membeli hasil produksi UMKM lokal sehingga memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat sekitar. “Dengan dukungan dari pemerintah, kami optimistis pariwisata Pesawaran bisa menjadi penggerak ekonomi masyarakat,” ujar Yati, salah satu pelaku UMKM. Melalui kegiatan ini, sinergi antara pemerintah, Pokdarwis, dan UMKM diharapkan dapat lebih terbangun untuk memperkuat sektor pariwisata Pesawaran yang berdaya saing, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. (zal)

Selaraskan Program, Pemkab Pesawaran Gelar Rakor Bersama Kepala Desa

Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Desa se-Kabupaten Pesawaran di Aula Pemkab Pesawaran, Selasa (28/10/2025).  Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Nur Asikin menjelaskan, rakor ini bertujuan untuk menyelaraskan program dan kegiatan antara pemerintah daerah dengan pemerintah desa. “Langkah ini juga dimaksudkan untuk memperkuat sinergi dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) atau pembangunan berkelanjutan yang berorientasi pada tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan melayani,” kata dia. Sementara itu, Bupati Pesawaran Nanda Indira mengatakan, bahwa rakor ini merupakan bentuk komunikasi dan koordinasi yang penting dalam rangka menciptakan sinergi antara pemerintah daerah dan desa. “Kegiatan ini juga sekaligus menjadi wadah strategis guna memperkuat pelaksanaan pemerintahan yang optimal, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta memfasilitasi penyelesaian berbagai permasalahan di desa melalui kerja sama lintas perangkat daerah,” kata Nanda. Nanda juga mengatakan, para kepala desa untuk selalu menjunjung transparansi dan akuntabilitas dalam penyusunan serta pengelolaan anggaran desa. “Dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan, kepala desa hendaknya terbuka kepada masyarakat dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Setiap akhir tahun anggaran, kepala desa wajib menyampaikan LKPJ kepada BPD agar arah pembangunan desa dapat diketahui secara jelas,” tegas Nanda. Sementara itu, Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali menyoroti pentingnya ketertiban administrasi dan kepatuhan pajak di tingkat desa. Ia mengingatkan agar seluruh desa tertib dalam pelaporan dan tepat waktu dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak, baik PPN maupun PPH. “Saya meminta agar desa yang belum menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa segera melaksanakannya sesuai ketentuan. “Pastikan BLT disalurkan tepat sasaran untuk membantu masyarakat dalam pemulihan ekonomi desa,” pungkasnya. (zal)  

Tingkatkan kesejahteraan Masyarakat, Kejati Lampung Dorong UMKM Tanggamus Naik Kelas

Tanggamus (RN) – Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Danang Suryo Wibowo lakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tanggamus dalam rangka sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Tanggamus. “Kejati Lampung dorong Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Kabupaten Tanggamus agar naik kelas,” kata Danang Suryo Wibowo saat membuka Seminar di Aula Islamic Centre, Selasa (28/10/2025). Dirinya juga menjelaskan, Program Koperasi Merah Putih merupakan salah satu terobosan pemerintah untuk memperkuat perekonomian di tingkat akar rumput. “Program ini bertujuan menghilangkan ketergantungan masyarakat terhadap rentenir, memperpendek rantai distribusi, dan menciptakan kesejahteraan di desa,” ujarnya. “Kejaksaan memiliki peran penting dalam mengawal program ini sebagai implementasi tugas sesuai perintah harian Jaksa Agung dan Asta Citra Presiden Prabowo Subiyanto,” tambah dia. Sementara itu, Bupati Tanggamus Saleh Asnawi menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran Kajati Lampung yang turut memberikan dorongan kuat terhadap tata kelola pemerintahan dan penguatan ekonomi daerah. “Saya atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Tanggamus menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kajati Lampung beserta jajaran atas kesediaannya berkunjung ke Bumi Begawi Jejama,” ujarnya. Bupati juga menekankan agar seluruh jajaran pemerintah daerah mampu mengimplementasikan arahan yang diberikan Kajati Lampung secara nyata, terutama dalam pengelolaan dana desa dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. “Ketika UKM naik kelas, maka kesejahteraan masyarakat pun ikut meningkat. Ini bukan hanya tentang usaha, tapi tentang kemajuan ekonomi daerah secara menyeluruh,” kata dia. Diketahui, Kajati Lampung dan Bupati Tanggamus menyerahkan bantuan perlengkapan usaha kepada 16 pelaku UMKM, serta 20 sertifikat halal bagi UKM Sahabat Adhyaksa yang merupakan mitra binaan Kejari Tanggamus. (Red)

Pemkab Pesawaran Gelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97

0
Pesawaran (RN)– Pemerintah Kabupaten Pesawaran menggelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 dengan mengusung tema “Pemuda Pemudi Bergerak Indonesia Satu” yang berlangsung secara khidmat di Lapangan Pemkab Pesawaran pada Selasa (28/10/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Pesawaran Nanda Indira B, Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali, jajaran Forkopimda Kabupaten Pesawaran, Para Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, dan ASN/P3K, THLS, serta perwakilan organisasi pemuda dan pelajar di lingkungan Pemkab Pesawaran. Bupati Pesawaran Nanda Indira bertindak sebagai Pembina Upacara, sementara petugas upacara merupakan utusan dari organisasi kepemudaan Kabupaten Pesawaran. Rangkaian acara diisi dengan pembacaan Teks Pancasila oleh inspektur upacara, pembacaan Teks Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia 1945 oleh utusan dari Organisasi Kepemudaan Karang Taruna Pesawaran, serta pembacaan Teks Keputusan Kongres Pemuda 1928 oleh utusan dari Organisasi Kepemudaan KNPI Pesawaran. Acara kemudian dilanjutan dengan amanat dari pembina upacara, membacakan pidato Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Erick Thohir. Dalam amanatnya Bupati Nanda Indira menyampaikan bahwa pemuda hari ini memiliki tugas dan tanggung jawab yamg berbeda. Tidak lagi dengan mengangkat bambu runcing, tetapi mengangkat ilmu, kerja keras, dan kejujuran. “Namun semangatnya tetap sama, Indonesia harus berdiri tegak. Indonesia tidak boleh kalah,” seru Bupati. Meskipun berada di zaman yang serba cepat dan berat. Pemuda harus tetap optimis dan percaya bahwa di setiap kampung, setiap kota, masih ada anak muda Indonesia yang jujur, tangguh, dan berani. “Itulah kekuatan bangsa kita. Kita butuh pemuda yang patriotik, gigih dan empati yang mencintai tanah air dengan tindakan nyata, yang tetap berdiri ketika badai datang,” ujarnya. (zal)

Rakor Kepala Desa se-Kabupaten Pesawaran Perkuat Sinergi Pemerintah Daerah dan Desa

0
Pesawaran (RN) — Pemerintah Kabupaten Pesawaran menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Desa se-Kabupaten Pesawaran di Aula Pemkab Pesawaran, Selasa (28/10/2025).  Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira Dendi, S.E., M.M., dan Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali, bersama jajaran Forkopimda, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Inspektur, Kepala Dinas Kominfotiksan, Kadis PMD, serta para Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Pesawaran. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Nur Asikin dalam laporannya menjelaskan bahwa rakor ini bertujuan untuk menyelaraskan program dan kegiatan antara pemerintah daerah dengan pemerintah desa. Langkah ini juga dimaksudkan untuk memperkuat sinergi dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) atau pembangunan berkelanjutan yang berorientasi pada tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan melayani. Rakor tersebut juga diisi dengan sejumlah pemaparan materi, yakni mengenai penyelesaian batas desa oleh Badan Pengabdian Masyarakat Institut Teknologi Sumatera (Itera) Ilyas, S.Si., M.T., kemudian sosialisasi program Koperasi Desa Merah Putih oleh Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Pesawaran, serta penyampaian mengenai penyaluran BLT dan pemanfaatan dana desa oleh Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali. Dalam arahannya, Bupati Nanda Indira menerangkan bahwa rakor ini merupakan bentuk komunikasi dan koordinasi yang penting dalam rangka menciptakan sinergi antara pemerintah daerah dan desa. Kegiatan ini juga sekaligus menjadi wadah strategis guna memperkuat pelaksanaan pemerintahan yang optimal, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta memfasilitasi penyelesaian berbagai permasalahan di desa melalui kerja sama lintas perangkat daerah. Bupati juga mengingatkan para kepala desa untuk selalu menjunjung transparansi dan akuntabilitas dalam penyusunan serta pengelolaan anggaran desa. “Dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan, kepala desa hendaknya terbuka kepada masyarakat dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Setiap akhir tahun anggaran, kepala desa wajib menyampaikan LKPJ kepada BPD agar arah pembangunan desa dapat diketahui secara jelas,” tegas Nanda. Sementara itu, Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali menyoroti pentingnya ketertiban administrasi dan kepatuhan pajak di tingkat desa. Ia mengingatkan agar seluruh desa tertib dalam pelaporan dan tepat waktu dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak, baik PPN maupun PPH. Wabup juga meminta agar desa yang belum menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa segera melaksanakannya sesuai ketentuan. “Pastikan BLT disalurkan tepat sasaran untuk membantu masyarakat dalam pemulihan ekonomi desa,” tandasnya. Acara kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif guna membahas berbagai permasalahan serta masukan untuk arah pembangunan desa.