Pelantikan 34 Pj Kades, Ini Lima Pesan Bupati Pesawaran

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona melakukan pelantikan terhadap 34 Penjabat (Pj) Kepala Desa yang akan melakukan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2021 di Kabupaten Pesawaran. Pada pelantikan tersebut Dendi memberikan lima pesan kepada para Pj Kades yang baru saja dilantik. “Saya titip lima pesan yang harus dilakukan Pj ketika mulai bertugas nanti, yang pertama kita masih dalam kondisi pandemi Covid-19, makanya semua kegiatan di desa harus menerapkan Prokes, yang kedua melakukan inventarisir satgas Covid-19 di desa jika tidak berjalan tolong dihidupkan,” ungkap Dendi saat menghadiri Pelantikan Penjabat Kades se-Kabupaten Pesawaran, di aula Pemkab Pesawaran, Jumat (21/52021). Kemudian yang ketiga katanya, mengenai pengelolaan Dana Desa (DD), semua tahu ada refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 dia minta Pj membedahnya, agar penggunaan DD sesuai dengan kebutuhan dan semestinya. “Yang keempat adalah sekarang sudah masuk musim kemarau bagi Desa yang rentan terjadinya kebakaran hutan saya mau hal itu diantisipasi, dan yang terakhir adalah Penjabat Kades harus bisa menjaga kebersihan lingkungan desanya terutama fasilitas umum, saya harap ini jadi perhatian,” ujarnya. Saat disinggung mengenai pencegahan kluster Covid-19 mengahadapi Pilkades, ia mengaku akan bersikap tegas terhadap hal itu. “Bagi Pj Kades yang gagal memutus penyebaran Covid-19 sehingga status zona desanya naik kita berkomitmen untuk mengganti Pj tersebut, dan jika ada desa yang akan melakukan Pilkades namun zona penyebaran Covid-19 naik menjadi merah, maka kita akan tunda pelaksanaan Pilkadesnya,” ucapnya. Bupati juga berharap para Pj Kades bisa bersikap profesional dan netral menghadapi pelaksanaan Pilkades, sehingga bisa terciptanya Pilkades yang aman dan kondusif. (Red)

Sebanyak 34 Pjs Kades Pesawaran Dilantik Jumat, Pilkades Dimulai Senin

Pesawaran (HO) – Pemilihan kepala desa (pilkades) di Kabupaten Pesawaran tahun ini akan dilaksanakan di 37 desa. lantaran masa jabatan kades telah habis, pemkab telah menyiapkan pejabat sementara (Pjs). ”Ini agar roda pemerintahan desa tetap berjalan sebagaimana mestinya,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Pesawaran M Zuriadi, Kamis (20/5/2021). Menurut dia, dari 37 desa, 3 di antaranya telah diisi pjs kades. Sisanya, 34 orang dilantik Jumat (21/5/2021) di GSG Pemkab Pesawaran. Setelah itu, pada Senin (24/5/2021) PMD memulai tahapan pilkades. Mekanisme tetap sama, jika calon lebih dari 5 maka dilakukan tes untuk penjaringan. Tapi kalau kurang dari itu hanya perlu melengkapi berkas pencalonan. Sebanyak 21 pjs kades yang akan dilantik berasal dari daerah Pesisir Pesawaran. Yakni Kecamatan Telukpandan, Padangcermin, Wayratai, Margapunduh, dan Punduhpidada. Untuk Kecamatan Telukpandan ada empat pjs kades yang dilantik yakni Desa Batumenyan, Munca, Cilimus, dan Talangmulya. Sedangkan Kecamatan Padangcermin di Desa Padangcermin, Gayau, Banjaran, Hanauberak, Khepongjaya, dan Trimulyo. Untuk Kecamatan Wayratai di Desa Bunut, Bunutseberang, Pesawaran Indah dan Gunungrejo. Sementara Kecamatan Margapunduh di Desa Kampungbaru dan Pulaupahawang. Sedangkan, Kecamatan Punduh Pidada di Desa Pagarjaya dan Baturaja. (Rudi/Indra)

Sonny Zainhard Utama Terpilih Secara Aklamasi, Pimpin KONI Pesawaran

Pesawaran (HO) – Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pesawaran secara aklamasi memilih Sonny Zainhard Utama sebagai Ketua Umum KONI, periode 2021-2026. yang digelar di Aula pemkab setempat, Kamis (20/5/21). Ketua KONI Kabupaten Pesawaran terpilih Sonny Zainhard Utama dalam memaparkan Visi-Misi membangun KONI Pesawaran menjadi KONI yang profesional, yang mandiri dan lebih berprestasi.
Sonny Zainhard Utama sebagai Ketua Umum KONI, periode 2021-2026
“Seperti yang saya sampaikan pada saat sambutan, dalam jangka pendek ini visi saya adalah membangun KONI Pesawaran menjadi KONI yang profesional, yang mandiri dan lebih berprestasi, kemudian untuk Visinya sendiri kita mencari komposisi dan personalia struktur kepenguruan orang-orang yang betul-betul cinta terhadap olahraga, dan yang mau bersungguh-sungguh memajukan dunia olahraga yang ada di kabupaten Pesawaran,” bebernya. Untuk komposisi kepengurusan dirinya akan menggandeng semua pihak, Dia akan memilih pengurus sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. “Saya membuka seluas-luasnya kepada tokoh-tokoh olahraga, insan-insan olahraga, Masyarakat luas yang cinta terhadap olahraga yang ingin bergabung dengan KONI Kabupaten Pesawaran Silahkan mendaftar, saya sebagai ketua formatur bersama Pak Sutoto sebagai Kadispora dan Pak Yusak mewakili Cabor, Ajukan biodatanya,” jelasnya. Terakhir, Sonny Zainhard berharap agar semua Insan Olahraga, Cabor, Atlet, dan Pelatih dapat mendukung untuk bersama-sama memajukan dunia olahraga agar bisa berprestasi lebih baik lagi. “Saya berharap semua insan olahraga mulai dari Cabor, Atlet, dan pelatih agar dapat mendukung dan mendoakan saya agar dapat bersama-sama memajukan dunia olahraga ataupun Visi-misi dari Bupati Pesawaran dibidang olahraga berprestasi yang lebih baik lagi,” harapnya. Acara yang dibuka Sekda Kabupaten Pesawaran Ir. Kesuma Dewangsa. Proses pelaksanaan Musorkablub berjalan dengan lancar dan kondusif. Mulai dari pembahasan tata tertib hingga proses penetapan Sonny yang terpilih secara aklamasi. Sebagai pimpinan sidang Yusak, S.H,. M.H pada acara Musorkablub KONI Pesawaran. (Red)

Tradisi Tamtama Remaja dan Orientasi Jadi Warga Baru Yonif 9 Marinir Beruang Hitam

Lampung (HO) – Tamtama Remaja baru dari berbagai wilayah yang terpilih di Jajaran Brigif 4 Mar/BS yang salah satu Satuan pelaksana di bawahnya adalah Batalyon Infanteri 9 Mar/Beruang Hitam. Kegiatan Tradisi Korps penerimaan Tamtama Remaja Baru tersebut dipimpin oleh Danyonif 9 Mar/Beruang Hitam Letkol Mar Bondan Wahyu Adi, M. Tr(Opsla)., berlangsung di Lapangan Apel Mako Yonif 9 Mar/Beruang Hitam Batumenyan Pesawaran Lampung, Kamis (20/52021). Kegiatan Tradisi Korps penerimaan Tamtama Remaja Baru ditandai dengan Acara penyiraman air bunga 7 rupa sebagai awal langkah prajurit baru yang menginjakkan kaki di Satuan, dilanjutkan penciuman Pataka *Bala Jala Yudha Perkasa, Beruang Hitam. Komandan Batalyon Infanteri 9 Marinir/Beruang Hitam Letkol Mar Bondan Wahyu Adi, M. Tr(Opsla)., dalam amanat tertulisnya menyampaikan bahwa acara tradisi korps penerimaan serta orientasi Prajurit sebagai warga baru di satuan yang di laksanakan ini merupakan salah satu upaya untuk menanamkan dan menumbuhkan rasa bangga dan kecintaan terhadap satuan serta memotivasi semangat juang yang dulu telah di ukir oleh senior-senior melalui prestasinya. “Agar selalu tertanam di sanubari para prajurit muda sekalian* untuk menghadapi tugas-tugas ke depan. Hal ini dimaknai sebagai wujud ketulusan satuan dalam menerima para Prajurit Tamtama Remaja Baru untuk menjadi keluarga Besar Parjurit Petarung Beruang Hitam,” jelasnya. Dihadapkan dengan arus globalisasi dan informasi yang begitu modern dan sedikit atau banyak mempengaruhi tatanan budaya, etika, moralitas, agama dan semua sendi kehidupan bangsa dan Pandemi Covid- 19 yang belum kunjung selesai. “Untuk itu apabila tidak disikapi dengan bijak juga akan mempengaruhi pola sikap dan tatanan kehidupan militer. Oleh sebab itu, para prajurit sekalian dituntut untuk segera menyesuaikan diri dalam menjawab tantangan tersebut, dengan tetap memegang teguh Jati diri TNI khususnya Korps Marinir sebagai Prajurit Pejuang yang tetap Humanis dan Profesional,” pungkasnya. (Red)

M.Ismail: Wartawan Tak Punya Karya Tulis, Berarti Abal-Abal

Pesawaran (HO) – Munculnya istilah wartawan abal-abal menjadi persoalan yang harus disikapi oleh wartawan itu sendiri.

Hal ini disampaikan Owner Handalonline.com, M.Ismail yang juga sebagai Bendahara Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Pesawaran saat memberikan materi tugas pokok Wartawan di Sekretariat Media Informasinetwork.com di Desa Bumi Agung Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran Lampung,  (19/5/2021).

“Wartawan harus memiliki Media, dan menulis secara terus menerus, sebab saat wartawan tidak menulis apalagi tidak memiliki Media dan hanya mengandalkan kartu pers, itu yang namanya wartawan abal-abal. Sehingga merusak profesi wartawan itu sendiri,” ujar Ismail.

Tulisan jurnalistik katanya, adalah karya tulis wartawan yang bersifat informatif, aktual, dan faktual yang disusun sesuai dengan kaidah-kaidah jurnalistik, Jurnalisme merupakan suatu kegiatan mencari, mengolah dan menyampaikan informasi kepada khalayak luas.

“Pada intinya suatu berita itu harus jelas asalnya dan isinya pun harus lengkap. Berita dipandang lengkap apabila memberikan keterangan tentang apa peristiwanya (what), (who) siapa, kapan (when), dimana (where), mengapa (why), dan bagaimana peristiwanya (who),” jelasnya.

Kemudian lanjutnya, apalagi tugas wartawan online, harus selalu tanggap dan selalu cepat dalam menyampaikan informasi apakah itu peristiwa maupun berita ringan yang bisa disampaikan kepada pembaca.

“Maka dari itu, wartawan harus memiliki karya tulis dan mempunyai media, kalau ada oknum yang mengaku wartawan, namun dia dia tidak punya karya jurnalistik dan media, bisa dikatakan wartawan tersebut abal-abal,” katanya.

Menurut Anisar Pimpinan Perusahaan sekaligus owner Media informasinetwork.com berharap dengan pelatihan yang dilakukan, seluruh wartawan yang tersebar di beberapa Kabupaten yang ada di Lampung dapat memahami tugas pokok sebagai wartawan.

“Saya berharap seluruh wartawan yang bergabung di media Informasi network bekerja secara profesional dan bukan sebagaimana wartawan yang hanya mengandalkan KTA,” pungkasnya.   (Red)

Antisipasi Gizi Kronis, Pemkab Pesawaran Lakukan Rembuk Stunting

Pesawaran (HO) – Stunting di Kabupaten Pesawaran menjadi salah satu fokus program di Bidang Kesehatan untuk mengantisipasi kondisi Gizi kronis yang mengakibatkan anak tumbuh dengan kondisi yang tidak maksimal. “Untuk mewujudkan hal tersebut baik Dinas Kesehatan yang membidangi segala permasalahan kesehatan di tengah masyarakat, maupun kepedulian orang tua serta pengetahuan yang memadai harus terus di upayakan bersama,” kata Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Selasa (18/05/2021). Menurutnya, rembuk stunting merupakan suatu langkah penting yang harus di lakukan pemerintah kabupaten untuk memastikan terjadinya integrasi pelaksanaan intervensi penurunan stunting secara bersama-sama antara OPD Penanggung jawab layanan dengan sektor/lembaga non pemerintah dan masyarakat. “Pemerintah kabupaten secara bersama-sama akan melakukan konfirmasi , sinkronisasi dan sinergisme hasil analisis situasi dan rancangan rencana kegiatan dari OPD Penanggung jawab layanan di kabupaten dengan hasil perencanaan partisipatif masyarakat yang di laksanakan melalui musrenbang kecamatan dan desa dalam upaya penurunan stuntingdi lokasi prioritas atau Desa lokasi fokus penanganan stunting,” ujar bupati. Isu utama dalam kegiatan rembuk stunting adalah Program atau kegiatan penurunan stunting yang akan di lakukan pada tahun berjalan dan Komitmen pemerintah daerah dan OPD terkait untuk program penurunan stunting yang akan di muat dalam RKPD/ Renja tahun berikutnya. “Maka dari itu sangat penting bagi BAPPEDA untuk menyampaikan apa dan bagaimana kegiatan Rembuk stunting Kabupaten kepada seluruh OPD Penanggung jawab layanan,agar terjadi persamaan persepsi atas visi dan misi gerakan penurunan stunting terintegrasi, ” tutur dia. Ia menjelaskan, penanganan stunting bukanlah tugas Dinas kesehatan saja , akan tetapi OPD lain dan lintas sektor lainnya semua terlibat dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Pesawaran ini, di harapkan OPD yang terkait lebih pro aktif dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Pesawaran ini. “Karena intervensi sensitif penurunan stunting yang maksimal dari seluruh OPD terkait akan dapat membantu penurunan stunting hingga 70 % dan hanya 30 % tugas Dinas Kesehatan untuk dapat mempercepat upaya penurunan stunting. Untuk itu saya berharap kepada Dinas Kesehatan agar lebih fokus pada evaluasi dan pembiayaan di daerah dengan tetap melibatkan lintas sektor,” terang dia. Adapun penyebab angka stunting tinggi adalah sanitasi lingkungan, sarana dan prasarana kesehatan lingkungan dan pemukiman , di harapkan perlu program seperti pembuangan limbah dan tempat sampah oleh OPD terkait. “Contoh lain seperti Dinas ketahanan pangan memastikan ketahanan pangan di tingkat keluarga bahwa bayinya nanti akan mendapatkan asupan gizi yang baik dari sumber makanan dan buah-buahan, Kita juga berharap kepada pemerintah Desa dengan dana desanya. Sarana dan prasarana nya, sanitasi , sarana prasarana kesehatan lainnya , yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita di desa, begitu juga dengan OPD-OPD Lainnya harus berbagi peran,” ungkapnya. Kabupaten Pesawaran dalam upaya penurunan stunting hasil pertemuan pemetaan dan analisis program stunting menetapkan desa yang menjadi lokasi fokus stunting Ada 43 desa lokasi fokus stunting tahun 2021. “Untuk itu mari kita bersama – sama berupaya terutama di Desa Lokasi fokus stunting tersebut untuk dapat mencegah dan menurunkan stunting sehingga Kabupaten Pesawaran ini menjadi bebas stunting,” paparnya. Mengenai kriteria desa yang menjadi lokasi fokus percepatan penurunan stunting adalah desa yang memiliki kasus stunting tertinggi dan desa dengan sanitasi yang kurang memadai dan desa tersebut belum ODF(Open defecation free), untuk di ketahui bersama bahwa stunting adalah permasalahan gizi kronis yang di sebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam rentang waktu yang cukup lama. “Umumnya hal itu di sebabkan asupan makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Permasalahan stunting terjadi mulai dari dalam kandungan dan baru akan terlihat ketika anak sudah menginjak usia dua tahun,” tegas dia. Untuk diketahui, Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran pada tanggal 06 Mei 2021 telah melakukan kegiatan pertemuan rembuk stunting di Hotel Regency yang dibuka oleh Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona melalui Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Marzuki Ali. Kegiatan tersebut dihadiri oleh pihak pihak terkait diantaranya Aria Guna mewakili Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran. (Red)

Diduga Out Of Countrol, Pengendara Jalan Raya Kedondong Alami Pendarahan Kepala

Pesawaran (HO) – Diduga Out Of Countrol atau lepas kendali, yang belum diketahui identitas nya, saat mengendarai sepeda Motor Honda Supra dengan Nomor polisi B 6901 BIF, masuk ke saluran air/siring, di Jalan Raya Kedondong Desa Sinar Harapan Kecamatan Kedondong, Senin, (17/5/2021, sekira Pukul 14.30 Wib. Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo mengatakan, kecelakaan lalu lintas terjadi pada saat pengendara berjalan dari arah Kedondong menuju Gedong tataan diduga berjalan dengan kecepatan tinggi kemudian menghindari kucing yang menyebrang sehingga mengakibatkan oleng ke kiri dan masuk ke saluran air/siring, maka terjadilah out of countrol tersebut. “Identitasnya belum diketahui, korban mengalami pendarahan di bagian kepala kemudian di Rawat Di RSUD Pesawaran, untuk kendaraan nya mengalami ringsek pada bodi depan,” jelasnya melalui rilis humas polres setempat. (Red)

Cek Kedisiplinan ASN, Sekda Pesawaran Lakukan Sidak

Pesawaran (HO) – Guna melihat kedisiplinan para Aparatur Sipil Negara (ASN) pada hari pertama masuk kerja pasca libur lebaran Idulfitri 1442 Hijriah, Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran membentuk empat tim, untuk melakukan Inspeksi mendadak (Sidak). “Iya jadi pada hari pertama ini kita membagi empat tim, yang mana pada tim satu dipimpin langsung oleh saya, kemudian tim dua dipimpin asisten I, lalu tim tiga dipimpin asisten II, dan tim empat dipimpin oleh asisten III. Jadi para tim ini dibagi untuk melakukan sidak 7 sampai 10 OPD yang ada dilingkungan Pemkab Pesawaran,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Pesawaran Kesuma Dewangsa. Senin 17 Mei 2021. Menurutnya, dari hasil sidak yang dilakukan hampir seluruh ASN yang ada masuk pada hari pertama kerja ini dengan persentase 99% dimasing-masing dinas, namun masih ada saja ASN yang tidak masuk tanpa keterangan. “Kalau untuk data yang saya peroleh persentase pegawai ASN yang hadir secara keseluruhan itu mencapai 96%, kemudian tanpa keterangan 2,02%, sakit dan cuti sekitar 1,56%,” katanya. “Tentu ASN yang tanpa keterangan akan kita panggil dan dimintai keterangan alasannya, kalau tidak ada alasan yang jelas ketidak hadirannya tentu akan kita kenakan sanksi sesuai tingkat kesalahannya,” kata dia. Kesuma juga mengatakan, target yang ingin dicapai dari kegiatan sidak hari ini, melihat tingkat kedisiplinan dan kepatuhan para ASN terhadap aturan yang telah ditetapkan. “Disini kita lihat kepatuhan dan kedisiplinannya, karena biasanya kalau sehabis libur banyak ASN yang bermalas-malasan untuk masuk kerja lagi, dan saya juga mengingatkan bahwasanya jam kerja sudah kembali normal seperti sebelum bulan Ramadhan,” katanya. (Red)

Bupati Pesawaran Himbau Masyarakat Sholat Idul Fitri Taati Prokes Dan Berikhtiar

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, menghimbau kepada umat islam yang akan melaksanakan Sholat Idul Fitri 1442 Hijriah tetap mematuhi protokol kesehatan dan mengajak untuk berikhtiar agar virus corona ini segera menghilang dari muka bumi. “Surat edaran kemarin bukan larangan beribadah, melainkan himbauan sebaiknya pelaksanaan shalat ied di rumah saja bagi kecamatan yang berstatus Zona Orange maupun merah. Namun kalau masih ada di dua zona tersebut menggelar Sholat Idul Fitri, saya perintahkan Satgas Covid-19 tingkat desa dapat memastikan prokes berjalan dengan baik dan ketat,” ujarnya saat melakukan pantauan di Pos Penyekatan Covid-19 yang berada di Tugu Pengantin Kecamatan Gedongtaan. Rabu (12/5/2021). Dirinya juga mengatakan, meskipun ada beberapa orang yang dari luar pulau masuk ke Kabupaten Pesawaran, namun pihaknya telah mendata dan memantau kesehatan mereka. “Kalau untuk jumlahnya tidak terlalu signifikan, karena mereka yang pulang ini sebelum larangan mudik di berlakukan, tapi ini juga tetap kita pantau dan kita data,” katanya. Pada kesempatan ini juga Dendi memberikan himbauan kepada masyarakat, agar bersama-sama menaati prokes yang telah ditetapkan oleh pemerintah, guna memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Bumi Andan Jejama. “Kemudian saya juga mengajak kepada seluruh masyarakat, pada perayaan Idulfitri ini kita berdoa bersama-sama dan berikhtiar agar virus corona ini segera menghilang dari muka bumi ini,” kata dia. Sementara itu Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo, menghimbau kepada seluruh jajarannya terkhusus para Bhabinkamtibmas agar ikut memberikan himbauan prokes kepada masyarakat saat pelaksanaan Sholat Idul Fitri. “Untuk memutus mata rantai covid-19 ini memang perlu adanya sinergitas seluruh kalangan, baik pemerintah, Kepolisian maupun TNI, dan juga kesadaran dari masyarakat akan bahayanya virus corona ini, karena kita tidak pernah tau virus ini ada dimana dan siapa yang membawanya, maka dari itu mari kita bersama-sama menjaga diri dan keluarga dengan penerapan prokes,” ujar dia. (Red)

Yonif 9 Mar/Beruang Hitam Gelar Acara Bakti Sosial Bagikan Zakat Kepada Masyarakat

Pesawaran (HO) – Batalyon Infanteri 9 Marinir/Beruang Hitam melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pembagian bingkisan dan zakat fitrah kepada masyarakat sekitar yang kurang mampu ditengah masa pandemi Covid-19 dan juga bertepatan dengan bulan puasa yang penuh berkah, Batumenyan Kecamatan Teluk Pandan Pesawaran Lampung. Selasa (11/5/2021).

Bakti Sosial pembagian bingkisan dan zakat fitrah kepada masyarakat yang kurang mampu di sekitar dan warga binaan Yonif 9 Mar/Beruang Hitam dimana sasarannya adalah para fakir miskin dan yatim piatu.

Diawali dengan penyiapan bahan sembako yang telah di siapkan oleh panitia di Masjid Baitul Mutaqin kurang lebih ada sekitar 400 zakat fitrah yang siap didistribusikan untuk masyarakat sekitar Kesatrian.

Menurut Danyonif 9 Mar/Beruang Hitam Letkol Mar Bondan Wahyu Adi, kita sebagai prajurit TNI khususnya prajurit Korps Marinir memiliki kewajiban untuk membantu masyarakat yang kurang mampu, apalagi dimasa pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Sebagai penanggung jawab dari kegiatan bakti sosial ini, Danyonif 9 Mar/Beruang Hitam Letkol Mar Bondan Wahyu Adi mengucapkan terima kasih terhadap prajuritnya yang sudah melakukan kegiatan mulia untuk membantu masyarakat yang terkena dampak ekonomi akibat dari penyebaran Covid-19 terutama di Bulan Ramadhan yang penuh keberkahan.

“Semoga kegiatan bakti Sosial ini bisa meringankan beban masyarakat sekaligus sebagai bukti nyata bahwa Korps Marinir khusunya Prajurit Yonif 9 Mar/Beruang Hitam selalu ada dan hadir di tengah masyarakat tercinta,” pungkas Danyonif. (Red)