Sinergitas, Kasat Reskrim Polres Pesawaran Sambangi PWI

Pesawaran (HO) – Dalam upaya penegakan hukum membutuhkan peran berbagai pihak untuk menciptakan rasa aman di wilayah hukum Kepolisian Resor (Polres) Pesawaran, salah satunya peran dari insan pers dalam menyajikan pemberitaan. Demikian disampaikan Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Pesawaran, AKP Supriyanto Husin dalam gelaran bincang santai di kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pesawaran, Desa Bagelen, Kecamatan Gedongtataan, Kamis (16/9/2021). “Kedatangan kami untuk memperkenalkan diri sekaligus menjalin komunikasi dengan rekan-rekan wartawan yang tergabung di PWI Pesawaran,” ungkap mantan Kasat Reskrim Polres Lampung Utara itu. Menurut dia, peran media massa sangat strategis dalam upaya menyajikan pemberitakan yang akurat, sehingga tercipta rasa aman bagi masyarakat di wilayah hukum setempat. “Karena itu, kami memandang perlunya jalinan sinergitas antara penegak hukum dan insan media guna memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat,” katanya. Sementara, Ketua PWI Pesawaran, M Ismail menyebut koordinasi bersama aparat kepolisian harus selalu terbangun agar kerja kewartawanan dalam mengawal situasi kamtibmas berjalan dengan baik. “Jadi kedatangan Kasat Reskrim memang kita undang untuk membangun sinergitas agar situasi kamtibmas selalu terjaga, sebab kerja wartawan dasarnya adalah komunikasi yang baik bersama berbagai pihak, salah satunya aparat penegak hukum,” kata Ismail. Ismail juga mengimbau kepada seluruh anggota PWI setempat untuk terus berkarya dan mendukung upaya menciptakan rasa aman dan kondusif di tengah masyarakat. Gelaran bincang santai dihadiri sejumlah anggota PWI Pesawaran dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. (Red)

Pastikan Prokes, Kades Sukajaya Lempasing Lakukan Sidak di Sekolah

Pesawaran (HO) – Guna memastikan dan menghimbau penerapan protokol kesehatan (Prokes) saat Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Sekolah dalam kegiatan belajar mengajar (KBM), Kepala Desa Sukajaya Lempasing Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran A. Zaenuri S.Pd.I M.Pd, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di SDN 4, SDN 14, MI Haqqul Yaqin dan SMP IT serta MTS.

Kepala Desa Sukajaya Lempasing, A. Zaenuri S.Pd.I M.Pd mengatakan tujuanya, adalah untuk menghimbau, kepada pihak sekolah, agar didalam melaksanakan kegiatan Belajar mengajar tetap memperhatikan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai Covid-19, yang saat ini masih menjadi mewabah.

“Apa lagi sekarang ini kita sedang menghadapi masa pandemi demi memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19, mari kita bersama-sama untuk tetap berhati-hati agar mengikuti prossedur yang yang telah di tetap kan oleh pemerintah,” jelasnya kepada media Handalonline.com, Kamis (16/9/2021).

Diketahui dalam sidak tersebut dihadiri juga oleh Satgas Covid-19 Desa Sukajaya Lempasing  Kadus, RT dan Limas serta aparatur Desa Sukajaya Lempasing.  (Indra Jaya)

Nanda Indira Dendi Nakhodai Kwarcab Pramuka Kabupaten Pesawaran

Pesawaran (HO) – Nanda Indira Dendi Nakhodai Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Pesawaran periode 2021-2026 secara aklamasi pada Musyawarah cabang (Muscab) di Aula Kantor Pemda setempat, Selasa (14/09/2021). Pembina Cabang (Kamabicab) Pesawaran Dendi Ramadhona mengungkapkan, rotasi tongkat kepemimpinan sudah biasa terjadi disetiap organisasi, karena itu menurutnya dengan adanya pergantian menjadi suatu penyegaran dalam organisasi tersebut. “Selama menjabat sebagai ketua Kwarcab, Kak Aria Guna sudah banyak pencapaian yang diraih oleh pramuka khususnya Pesawaran, salah satunya adalah rekor muri pada tahun 2017 saat HUT Pramuka, serta ada beberapa lagi pencapaian yang tidak bisa saya sebut satu persatu,” ungkap Dendi dalam sambutannya. Dikatakan nya, selama periode kepemimpinannya sebagai Bupati Pesawaran, Pramuka telah banyak membantu segala program untuk pembangunan di Bumi Andan Jejama dan SDM Pramuka menjadi salah satu garda terdepan apabila ada bencana yang terjadi di Pesawaran. “Saya merasa sangat terbantu dengan Pramuka, jujur Pramuka selalu ada ketika Pesawaran mengalami bencana, kemudian masukan dari Pramuka untuk kemajuan Pesawaran terus dilakukan,” terangnya. Ditempat yang sama, Kepala Kwartir Daerah (Kakwarda) Provinsi Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) juga mengatakan bahwa Muscab tersebut mengalami kemunduran dari jadwal semestinya, mengingat Provinsi Lampung masih dilanda pandemi covid-19. “Pandemi yang terjadi membuat beberapa aktifitas terganggu, salah satunya jadwal muscab ini yang mengalami kemunduran,” tuturnya. Dirinya berpesan kepada seluruh anak Pramuka, agar menjadi garda terdepan membantu pemerintah dalam menyosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat dan membantu dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19. “Disaat pandemi seperti saat ini, perlu adanya kerja sama dari seluruh kalangan yang saling mengingatkan, menguatkan sesama manusia, sehingga kita dapat bersama-sama keluar dari pandemi covid-19 saat ini,” pungkasnya. (Red)

Harlah Ke-46, Desa Sungai Langka Gelar Lomba Kebersihan

Pesawaran (HO) – Dalam rangka memperingati hari ulang tahun yang ke-46, Desa Sungai Langka Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran menggelar perlombaan kebersihan antar dusun. Kepala Desa Sungai Langka Erwan Sukijo, S.P, mengatakan kegiatan lomba kebersihan tingkat dusun tersebut dalam rangka memperingati hari jadi desa yang ke-46, dan diikuti oleh 10 dusun. “Melalui kegiatan ini pemerintah desa berharap masyarakat ikut berperan dalam mendukung terciptanya desa yang ramah lingkungan, bersih, indah dan menawan menuju desa Makmur Agamis dan Juara (MAJU-red),” jelas Erwan Selasa (14/9/2021). Dia mengatakan, lomba tersebut merupakan inisiatif dari Karang Taruna masyarakat serta babinsa dan bahabinkamtibmas dan apartur pekon Desa Sungai Langkah. “Dengan mengedepankan tiga kriteria lomba, masing-masing lingkungan bebas dari sampah, ketersediaan fasilitas kebersihan dan peran serta penataan lingkungan,” ujarnya. Dia menerangkan untuk dusun memenangkan lomba akan di sediakan penghargaan dan di umumkan besok (Rabu 15/9) bersama pemotongan tumpeng dalam rangka ulang desa yang ke-46 tahun. “Kami juga ingin agar masyarakat dapat memaknai hari jadi desa Sungai Langka yang lebih luas, dengan meningkatkan rasa kepedulian terhadap lingkungan kebersihan serta selalu kompak,” jelasnya. Sementara itu Sekretaris desa setempat, Junaedi mengatakan lomba kebersihan tersebut dengan konsep menciptakan kebersihan lingkungan. “Baik itu bersih-bersih Drainase atau siring, kemudian fasilitas umum dan penataan ruang hijau yang ada di Desa Sungai Langka,” ujarnya. “Pada hari ini kita mengambil tema bersatu kita maju bersama kita berkarya dan melakukan rangkaian lomba kebersihan untuk memeriahkan hari jadi Desa Sungai Langka,” timpalnya. Dia berharap masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, baik masalah sampah dan maupun dalam menghadapi pandemi Covid-19.”Seluruh Dusun 1 sampai dengan Dusun 10 kami libatkan untuk menambah kemeriahan peringatan Hari jadi Desa Sungai Langka,” terangnya. Diketahui dalam lomba kebersihan tersebut dilakukan tim juri dari praktisi lingkungan hidup dan Ibu kepala desa, beserta perwakilan dari Karang Taruna setempat dan pelaksana kegiatan Kasie pelayanan Erfani, adapun team juri pendamping lokal desa Haris, SH, kemudian Babinsa Pelda Yonesman dan Bhabinkamtibmas Bripka Wisnu Cahyo. (Indra Jaya)

Temu Karya, Nizam Virgo Secara Aklamasi Nakhodai Karang Taruna Way Khilau

Pesawaran (HO) – Melalui Temu Karya ke- III, Nizam Virgo Ardi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan Way Khilau untuk periode 2021-2026, dengan dukungan 10 desa se-kecamatan setempat. Ketua terpilih Nizam Virgo Ardi S. Sos, dirinya mengucapkan terimakasih atas amanah dan kepercayaan yang telah diberikan dan akan menjalan amanah tersebut sesuai dengan visi misi untuk menuju Way Khilau Kemilau dengan tiga program. “Saya mengucapkan terima kasih banyak atas kepercayaan dan amanah yang telah di berikan, dan kedepan saya akan menerapkan program unggulan,” jelasnya saat memberikan sambutan dalam acara Temu Karya Ke-III, di Aula Kecamatan Way Khilau, Sabtu (11/9/2021) kemarin. Visi misi nya adalah, lanjut Nizam, yang pertama mengembangkan sumber daya manusia dengan Skill keahlian dan pendidikan kemudian Pengembangan Ekonomi Kreatif dengan Turunan memusatkan ekonomi pada sektor UMKM dan pengembangan Pariwisata. “Dan ketiga penokohan Adat Istiadat yang ada di Kecamatan Way kKhilau dengan Peningkatan volume ke adatan, dan saya berharap seluruh unsur pemuda pemudi mampu berkontribusi dalam semua program dan berkolaborasi untuk kemajuan Kecamatan Way Khilau,” terangnya. Sementara itu Rohman Mashuri S.Pd, mengucapkan selamat kepada Nizam Virgo atas terpilihnya, secara aklamasi dan semoga kedepan dapat menjalankan amanah sesuai dengan program yang telah direncanakan. “Dan nantinya bisa memberikan dampak Positif dalam Keorganisasian dan kaderisasi untuk pengembangan SDM di Kecamatan Way khilau,” ujar Rohman yang pernah ngejabat Ketua Karang Taruna Periode 2016-2021. Sedangkan Nazam Roni selalu perwakilan dari pemerintah kecamatan mengingatkan untuk terus kolaborasi kepada desa desa dan menggali potensi yang ada. “Baik di sektor ekonomi Kreatif, SDM dan Adat kebudayaan yang ada di Kecamatan Way Khilau,” terangnya. Begitu juga dikatakan Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna (MPKT) Kabupaten Pesawaran Irwan Rosa S.H,M.H, yang juga Pj Desa Mada Jaya, berharap Ketua Karang Taruna yang terpilih agar kedepan dapat mengembangkan potensi-potensi yang ada untuk kemajuan pembangunan di Kecamatan Way Khilau. Diketahui dalam acara Temu Karya Ke-III, tersebut dihadiri juga Ketua Karang Taruna Kabupaten Pesawaran Nurul Azmi kemudian Koramil Kedondong, KUA kecamatan dan 10 kepala desa se-kecamatan Way Khilau. (Red)

Terapkan Prokes, Obyek Wisata Pesawaran Dibuka

Pesawaran (HO) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran mengizinkan pembukaan kembali obyek wisata di wilayah setempat. Kepala Bidang Destinasi Wisata, Yudiana menyebut adanya prasyarat pembukaan obyek wisata, di antaranya: pembentukan satuan tugas (Satgas) penerapan protokol kesehatanberseragam khusus di lokasi wisata, serta pembatasan kunjungan sebanyak 50 persen dari daya tampung. “Pelaku industri pariwisata sudah berkomitmen untuk menjaga penerapan protokol kesehatan dengan membentuk Satgas yang mengawasi pengunjung di lokasi wisata,” sebut Yudiana mewakili Kadis Pariwisata, Ketut Partayasa, Selasa (14/9/2021). Yudi mengatakan, sebelumnya telah mengundang sejumlah pengelola obyek wisata di kabupaten setempat, antara lain: Pantai Mutun, Pulau Mahitam, Ketapang Bahari serta pelaku wisata berbasis pedesaan. “Jumat 9 September kemarin, kita sudah lakukan sosialisasi terkait syarat pembukaan obyek wisata di tengah masa pandemi, dan disepakati tujuh poin yang harus dipenuhi para pengelola obyek wisata,” sebut Yudiana. Menurut Yudi, tujuh poin persyaratan tersebut mengacu pada instruksi dari pemerintah pusat, melalui kementerian terkait sebagai pedoman pembukaan obyek wisata di tengah pandemi. “Garis besarnya, pembentukan satgas yang berkoordinasi dengan kecamatan, obyek wisata harus menjamin penerapan prokes secara ketat, membatasi kunjungan sebanyak 50 persen. Kemudian pengelola wisata harus berpedoman pada aplikasi Peduli Lindungi,” ungkapnya. (Red)

Kejari Pesawaran Musnahkan Barang Bukti Dari  99 Kasus Narkotika

Pesawaran (HO) – Kejaksaan Negeri Pesawaran menggelar pemusnahan barang bukti tindak pidana kejahatan selama kurun waktu sembilan bulan terhitung sejak Desember 2020 hingga Agustus 2021.

Kepala Kejaksaan Negeri Pesawaran, Diana wahyu widiyanti mengatakan perkara kejahatan narkotika masih mendominasi di wilayah hukum setempat.

“Kejahatan yang mendominasi perkara narkotika sebanyak 99 kasus, sisanya Oharda (pidana terhadap orang dan harta benda) 19 perkara, Kamnegtibum (tindak pidana keamanan negara dan ketertiban umum) 17 perkara,” ungkap Diana, Selasa (14/9/2021).

Menurut Diana, pemusnahan barang bukti itu bertujuan agar tidak ada penyalahgunaan barang bukti oleh oknum oknum tertentu sekaligus memberikan efek jera terhadap pelaku tindak kejahatan.

“Pemusnahan barang bukti merupakan komitmen kejaksaan dalam penegakan hukum, kegiatan pemusnahan barang bukti merupakan tindak lanjut dari tugas jaksa untuk mengeksekusi barang bukti terhadap perkara yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap dan dilaksanakan secara berkala paling lambat tiga bulan sekali,” katanya.

Diana mengatakan pihaknya terus melakukan upaya pencegahan dengan melakukan sosialisasi bahaya narkotika kepada masyarakat di wilayah hukum setempat.

Sementara, Kapolres Pesawaran, AKBP. Vero Aria Radmantyo menyebut pemusnahan barang bukti itu sebagai wukud sinergitas antar lembaga penegak hukum.

“Kami bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Pesawaran selalu bersinegritas dalam hal penanganan perkara, demi terwujudnya rasa aman dan nyaman bagi masayarakat Kabupaten Pesawaran,” terang kapolres.

Diketahui, Kejaksaan Negeri setempat menggunakan dua metode pemusnahan barang bukti: barang bukti Narkotika dilakukan dengan cara mencampurkan cairan Wipol(Pembersih Lantai) kedalam Blender. Sementara, barang bukti dalam bentuk Padat dan Keras dihancurkan dan selanjutnya dibakar di dalam Drum.

Setelah dilakukan pemusnahan Barang Bukti terdapat berita acara dan di tanda tangani oleh Kepala PN Pesawaran, Kejari Pesawaran, Kapolres Pesawaran, Kasidatun dan Kasi BB Kejaksaan Negri Pesawaran.  (Red)

Bupati Pesawaran Lakukan Belasan Rolling Pejabat, Ini Nama-Namanya

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona melakukan rolling 14 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama( PPTP) Eselon II, di Aula Kantor Bupati, Senin (13/9/2021). Pelantikan dilakukan oleh Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona disaksikan Wakil Bupati Pesawaran S. Marzuki, Asisten 1 Bidang Pemerintahan Syukur dan Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Pesawaran Yusak. “Selaku Bupati Pesawaran saya melantik secara resmi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran Tahun 2021,” kata Dendi. Usai pelantikan, seluruh pejabat yang dilantik menandatangani pakta integritas. Selanjutnya Dendi menandaskan rotasi ini hal yang lumrah dan biasa, tujuannya adalah percepatan akselerasi pembangunan. “Ini bukan keinginan saya, tapi ada tim dan semua jabatan adalah amanah punya hak dan kewajiban serta semua harus mementingkan bersama kelebih baik Bumi Andan Jejama,” terangnya. Empat belas PPTP yang di rolling dan di antik yakni. Kadisdukcapil Ketut Partayasa menjadi Kadis Pariwisata, Kadisdikbud Fauzan Suaidi menjadi Kadisdukcapil, Marzuki Ali dikukuhkan menjadi Asisten II Bidang Perkonomian dan Pembangunan. Lalu, Kepala Litbang Suranto menjadi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, Kepala Inspektorat Cabrasman menjadi Staf Ahli, Kadisnakertrans Heksus menjadi Kepala Inspektorat, Kadis Lingkungan Hidup Sofyan Agani menjadi Kepala BPBD. Kemudian, Kadis Pariwisata Elsafrizal menjadi Kadis Koperasi UMKM, Kadis Pertanian dan Peternakan Anca Marta Utama menjadi Kadis Pendidikan. Setelah itu, Kadis Pora Toto Sumedi menjadi Sekretaris dewan (Sekwan) DPRD, Kepala BPBD Mustari menjadi Staf Ahli Bidang ekonomi, Kadis Koperasi dan UMKM Rohana Sri Hartati menjadi Kepala Litbang dan Staf Ahli Eriawan menjadi Kadis Lingkungan Hidup serta Plt Bappeda Fisky Virdaos menjadi Kadis Pertanian dan Peternakan. (Red)

Pastikan Prokes, Bupati Pesawaran Pantau Langsung PTM Sekolah

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran sekaligus Ketua Satgas covid-19 Dendi Ramadhona, memantau secara langsung pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Sekolah Menengah Kejurusan (SMK) Pelita yang berada di Kecamatan Gedongtataan. Dendi mengatakan, kunjungannya ke SMK Pelita ingin memastikan pihak sekolah menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dengan ketat, hal ini bertujuan tidak adanya penyebaran virus corona di lingkungan sekolah. “Iya tadi saya sudah lihat secara langsung Standar Operasional Prosedur (SOP) pelaksanaan PTM di tengah pandemi, mulai dari anak murid datang ke sekolah, masuk ke dalam kelas sampai para murid ini pulang sekolah, dan saya menilai semua sudah sesuai dengan prosedur,” jelas Dendi Ramadhona, Senin (13/9/2021). Dirinya juga mengatakan, pihaknya juga telah meminta kepada pihak sekolah agar merekrut pegawai tambahan yang bertugas untuk memastikan berjalannya prokes di sekolah. “Kalau ada petugas yang memang menangani permasalahan tersebut, bisa dijamin prokes dilingkungan sekolah ini dapat berjalan dengan baik serta tidak mengganggu para guru yang mengajar, sehingga prokes dan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik,” ujar dia. Selain itu, lanjut Dendi, pihaknya juga akan memerintahkan Satpol PP bersama BPBD Pesawaran untuk melakukan razia rutin setiap harinya, untuk memastikan tidak ada anak murid yang berkumpul di suatu lokasi. “Ditakutkan, karena anak-anak murid ini baru ketemu sewaktu pulang sekolah mereka kongkow-kongkow entah di warung atau di lokasi lainnya. Maka dari itu untuk memastikan mereka langsung pulang ke rumah kita akan adakan razia rutin untuk anak sekolah,” katanya. Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pesawaran Fauzan Suaidi, mengatakan untuk Pembelajaran Tatap Muka (PTM) perdana di kabupaten setempat terdapat 572 sekolah dari semua tingkatkan yang sudah memulai PTM. “Iya kita mulai dari tingkat paud, TK, SD, SMP kemudian SMA, dan juga beberapa sekolah madrasah dari semua kalangan, namun kita belum bisa melaksanakan PTM seluruhnya hanya beberapa sekolah terlebih dahulu,” ujarnya. (Red)

Renovasi Masjid AS-Syuhada Desa Baturaja, Masyarakat Mohon Doa Restu dan Partisipasi

Pesawaran (HO) – Masyarakat Desa Baturaja Kecamatan Waylima Kabupaten Pesawaran melakukan gotong royong bersama untuk pembangunan renovasi Masjid  AS -Syuhada, Minggu (12/9/2021).

Ketua Panitia Abdul Khafur mengatakan warga Dusun Sukabanjar Desa Baturaja secara bergotong royong dan bersama-sama dengan pemuda dan pemudi secara swadaya melakukan pembangunan renovasi masjid.

“Warga Dusun Sukabanjar secara bersama-sama bahu membahu untuk melakukan renovasi Masjid As-Shuhada dengan bantuan dana dari masyarakat maupun pengusaha,” jelasnya Ketua Panitia Abdul Khafur yang didampingi Sekretaris Ismail dan Bendahara Solihin, Minggu (12/9/2021).

Renovasi itu dilakukan katanya, karena bangunannya sudah lama dan harus di perbaharui.

“Gotong-royong ini juga melibatkan pemuda pemudi untuk membawa material batu maupun lainnya,” ujarnya.

Dalam melaksanakan renovasi masjid ini, lanjutnya, tak lepas dari bantuan para donatur yang berasal dari para pengusaha di daerah tersebut, dan warga juga sangat antusias membantu seperti menyiapkan makanan dan minuman untuk para pekerja.

“Kami mengucapkan kepada semua donatur yang telah memberikan bantuan baik uang tunai maupun bantuan berupa material, sekecil apapun bantuan tersebut sangat membantu dalam kelancaran renovasi Masjid As-Shuhada,” terangnya.

Dia juga menyebutkan jika ada para dermawan ataupun pengusaha yang akan ikut menyumbangkan sedikit rezeki nya untuk pembangunan masjid, bisa mengirimkan ke nomor rekening 400- 03 – 08 -62261-4, Bank Lampung atas nama Masjid AS-Syuhada atau ke Panitia masjid langsung.

“Kami berharap, masjid ini dalam pelaksanaan renovasi, tidak ada hambatan sehingga jika nanti sudah selesai, dapat dipergunakan untuk beribadah, baik hari-hari biasa maupun hari besar,” pungkasnya.  (Indra Jaya)