Pesawaran (HO) – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LSM Brigade Anak Negeri Kawal Indonesia (BANKI) segera melengkapi berkas dugaan Korupsi Dana Desa Bernung, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran dari 2018-2021 dilakukan Kades setempat Deswan untuk dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pesawaran.
Hal tersebut dikemukakan Ketua DPP LSM BANKI Randy Septian, Jumat (26/8), dirinya mengatakan laporan akan dilayangkan menyikapi hasil temuan Inspektorat Kabupaten Pesawaran yang dinilai tidak masuk akal.
“Kita akan laporkan kasus ini ke Kejari Pesawaran berdasarkan hasil penulusuran dan data yang sudah dihimpun tim investigasi dari LSM BANKI, karena sudah kita ketahui bahwa temuan kerugian negaranya kecil sekali,” ungkapnya.
Ditambahkan, laporan yang dilayangkan akan lebih detail, karena meliputi pembangunan fisik dari tahun 2018 hingga ke anggaran sosial kepemudaan hingga program-program posyandu.
“Semua kan dianggarkan oleh pemdes Bernung, kita sudah melakukan investigasi dan diperoleh keterangan dari warga setempat tentang pelaksanaan yang dinilai tidak sesuai,” tambahnya.
Disinggung atas temuan Inspektorat Pesawaran, dia sangat menyayangkan Inspektorat yang tidak maksimal dalam melakukan penyelidikan dan hal itu akan berdampak pada kurangnya kepercayaan masyarakat kepada Inspektorat dan ini bisa juga berdampak pada pemerintah daerah.
“Kita dengar bahwa terdapat kerugian negara Rp.25 juta lebih dan sudah diganti oleh yang bersangkutan (Deswan-red), kami laporkan ke Kejari untuk menjangkau dugaan korupsi yang mungkin belum disentuh Inspektorat,” ujarnya.
Jika katanya, Tim Inspektorat kerjanya bagus tidak mungkin LHPnya saat 2019 diterima, nyatanya masih juga ditemukan kerugian negara, artinya patut dievaluasi kinerja dari tim yang ada di Inspektorat.
“Aneh saja, laporan masyarakat dari 2018 sampai dengan 2021, kok yang diperiksa cuman 2021, itupun hanya satu item kegiatan fisik, ini ada apa…? wajar dong cuman temuan Rp 25 juta lebih,” ucapnya.
Dijabarkan, kasus dugaan korupsi Desa Bernung bermula dari laporan masyarakat setempat yang menilai bahwa ada kejanggalan dalam pengelolaan dana desa Bernung, jadi LSM BANKI akan terus mengawal dugaan korupsi tersebut sampai ada titik terang dari aparat penegak hukum.
“Kita tidak akan berhenti sampai apa yang dikeluhkan masyarakat terakomodir dengan baik, apalagi kita punya data-datanya lengkap,” pungkasnya. (Red)

Selain itu juga Sandiaga Uno menambahkan, ditetapkannya 50 desa wisata di Kabupaten Pesawaran oleh Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona tentu itu harus dilakukan Inovasi, adaptasi dan kolaborasi. Itu yang harus dilakukan.
“Masuk 50 desa berprestasi tentu kita sangat apresiasi, karena itu juga kita akan terus mendorong peningkatan SDM bersama Bupati melalui program kata kreatif kabupaten/kota untuk melakukan workshop dan peningkatan SDM disini,” tandasnya.
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menambahkan untuk pengembangan pariwisata di Kabupaten Pesawaran cukup bagus dan mengacu pada regulasi terutama terkait pangsa pasar. Karena ini pangsa pasar untuk di Provinsi Lampung dan marketnya ada di Kabupaten Pesawaran menjadi destinasi tujuannya ada di Pesawaran.
“Mau, enggak mau harus bisa Inovasi, adaptasi dan kolaborasi yang harus digiatkan kreatifitas dan SDM dengan adanya program yang akan dilauching oleh Pak Menteri di Kota Bandarlampung, Insyaallah di Kabupaten Pesawaran. Jadi ini sesuai disampaikan Pak Menteri Inovasi, adaptasi dan kolaborasi,” ujarnya. (Red)
Ia menyebutkan, olahraga paddle ini setidaknya diikuti 60 peserta dari berbagai provinsi, termasuk peserta dari Rusia dalam rangka mendukung promosi wisata pada event olahraga paddle tersebut.
“Sehingga kami ikut terlibat dan mensupport kegiatan tersebut agar dikenal dan familier di masyarakat karena olahraga ini asik, dan menarik,” jelas Anton.
Salah satu Tokoh Pemuda Pesawaran, Rispaili menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Pak Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf RI), Sandiaga Uno hadir pada acara Stand Up Paddle Series 2022.
“Ini menambah promosi wisata dan promosi olahraga baru di Kabupaten Pesawaran, khususnya Provinsi Lampung, ini salah satu olahraga aman, meski demikian juga bisa diikuti semua kategori baik anak-anak, pemuda, bahkan emak-emak,” jelas Rispaili.
Untuk itu, sambung Rispaili menjelaskan, hadirnya olahraga paddle series 2022 di Provinsi Lampung merupakan kali pertama untuk level tingkat nasional.
“Karena itu siap mendukung Pantai D’Rajash Beach sebagai arena olahraga paddle series-series berikutnya, terutama layak sebagai tempat berlatih dan bermain olahraga dayung bagi pemula dan atlit,” pungkasnya.
Benny Hardiyuga (25) satu dari atlet Stand Up Paddle asal Lampung ini memastikan
olahraga paddle ini asik dan menarik untuk terus di populerkan meskipun membangkitkan penasaran banyak masyarakat.
“Sehingga animo masyarakat banyak terdorong untuk bisa ikut lomba maupun berlatih mendayung karena olahraga ini baru, makanya olahraga ini dipopulerkan kembali di tahun ini di ajang event nasional,” ucap Benny.
Ia juga menyampaikan, olahraga ini sudah digeluti satu (1) tahun ini terus berlatih
setiap minggu apalagi mendekati event series nasional maupun internasional.
“Alhamdulillah di Stand Up Paddle Series 2022 level nasional meraih juara satu (1) kategori 12,6 km di D’rajash Beach melawan atlit level Internasional asal Provinsi Bangka Belitung, Jakarta, Jawa Barat, Bali dan Sumba,” jelasnya.
Benny menambahkan, tentunya alhasil ini akan mempersiapkan untuk menghadapi series kedua level nasional di Jawa Barat, Jakarta, dan terakhir di Bali series Internasional.
“Kemarin series nasional pertama di D’rajash Beach, Kabupaten Pesawaran, alhamdulillah mewakili Provinsi Lampung meraih juara satu (1) tentu kita akan terus berlatih menempati lokasi latihan arena Pantai D’Rajash Beacch,” pungkasnya. (Red)
Kades menyebutkan, kegiatan tersebut juga peresmian pembukaan jalan pertanian arah ke Dusun Kampung Sawah menuju Dusun Kebagusan dua yang sudah direalisasikan menggunakan Dana Desa (DD), anggaran tahun 2022 melalui ketahanan pangan.
“Untuk Jalan pertanian sepanjang 1500 M, dengan lebar 6 M murni semua lahan hibah dari masyarakat Kebagusan, yang artinya 1500 x 6 yaitu 9000 M 2 hampir 1 hektar,” katanya.
“Saya selaku kepala desa merasa bangga dengan masyarakat yg telah menghibahkan tanah tersebut demi kemajuan desa semoga dengan terbangunnya jalan tersebut, pemerintah daerah dapat meningkatkan kwalitas jalan menjadi orderlagh atau lainnya,” harapnya.
Dalam pantauan media ini, kegiatan jalan sehat tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan, dan di hadiri oleh Wartoni Nurdin anggota DPRD Provinsi, Lampung, Bupati Pesawaran yang di wakili oleh Tenaga Ahli Cabrasman, hadir juga Camat Gedongtataan Syukur Saliyak, anggota DPRD Pesawaran Aria Guna, kemudian Menager PTPN VII Way Berulu Sugeng beserta staf dan seluruh aparat Desa Kebagusan, TNI Polri, tokoh masyarakat, tokoh Adat dan serta tokoh agama. (Indra Jaya) 