Kepala Disdikbud Pesawaran Anca Martha UtamaPesawaran (RN) – Bentuk sinergitas atas instruksi pemerintah pusat dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pesawaran menggelar ujian Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) kepada seluruh Sekolah Dasar (SD) yang ada di Kabupaten Pesawaran. Hal tersebut diungkapkan Kepala Disdikbud KabupatenPesawaran Anca Martha Utama, Rabu 2 November 2022 melalui sambungan suara.“Sesuai dengan tujuan utamanya ujian ANBK, hal itu guna meningkatkan kemampuan siswa baik literasi,numerasi maupun karakter siswa,” ungkapnya.Ujian yang digelar merupakan Program pemerintah dalam skala nasional sebagai tolok ukur keberhasilan siswa dalam peningkatan mutu pendidikan. “Hasil ANBK ini sebagai tolok ukurnya, jadi 100% sekolah yang ada di Kabupaten Pesawaran selesai menggelar ANBK Kamis (3 November 2022 – red) dan kita tinggal melihat hasilnya,” tambah Anca.“Dari hasil pelaksanaan ANBK kita juga memeroleh data jumlah sekolah yang belum memiliki ketersediaan komputer bagi siswa, target saya dalam 2 tahun kedepan 100% sekolah di Pesawaran sudah lengkap, bahkan kita sekarang lgi susun sistem informasinya manajemen sekolah,” timpalnya.Terpisah, Kepala SDN 11 Way Khilau Husen Arifin dalam keterangannya menuturkan, bahwa pelaksanaan ujian ANBK berjalan dengan maksimal karena terjadi sinergitas antara sekolah dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran. Menurut Husen, ANBK merupakan Program khusus dimana siswa peserta menjadi indikator penentu penilaian kualitas sekolah.“Bisa dikatakan ujian ini merupakan tantangan bagi tenaga pendidik untuk mewujudkan kualitas pendidikan karena di ujian ini siswa yang menilai kinerja guru maupun sekolah, karenanya hasil ANBK ini menjadi tolok ukur,” terang Husen.Dikatakan Husen, Disdikbud Kabupaten Pesawaran dirasa memiliki tanggung jawab besar dalam suksesnya pelaksanaan ANBK karena responsif dalam menjawab keluhan sekolah dalam menjalankan program ANBK.“Sebagai contoh, kami pihak sekolah jika ada keluhan dapat bertanya kepada Disdikbud Pesawaran secara langsung karena pihak Dinas membuka Hotline 24 jam,” kata dia.“Saya optimis hasil yang didapatkan maksimal karena semua pihak sudah bekerja keras, dan hasilnya akan menjadi parameter kami dalam menunjang kualitas pendidikan di Kabupaten Pesawaran, ” pungkasnya. (Rizal)
Pesawaran (HO) – Dugaan penipuan tukar guling satu unit mobil Mitsubishi Pajero dengan sawah yang melibatkan Tergugat Fikri Bin H. Husa pemilik Pondok Pesantren Bumi Karomah Center Dusun Bontor Desa Mada Jaya Kecamatan Way Khilau mendekati sidang putusan.
Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kelas ll Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran Zoya Haspita, SH, MH, mengatakan, saat ini kasus dugaan penipuan tersebut sudah mendekati waktu putusan yang akan dibacakan pada Rabu, 2 November 2022 besok.
“Setelah dilakukan sidang putusan terhadap kasus itu, PN Gedong Tataan akan memberikan waktu selama 14 hari bagi Penggugat maupun Tergugat untuk memberikan sikap atau tanggapannya,” kata Zoya, saat ditemui di Kantor PN Gedong Tataan, Selasa (1/11/2022).
Menurutnya, selama 14 hari tersebut, jika kedua belah pihak tergugat dan penggugat tidak memberikan tanggapan atau adu banding maka kasusnya dianggap selesai.
“Jika salah satu atau bahkan kedua belah pihak merasa tidak puas dengan Majelis Hakim, maka bisa mengajukan ke Pengadilan Tinggi (PT), kemudian nanti berkas-berkas tersebut akan kami bawa ke PT,” ujarnya.
Dijelaskannya, keputusan akan dibacakan besok, untuk masyarakat maupun pihak terkait yang ingin mengetahui hasil putusannya, bisa langsung melihatnya secara langsung di persidangan esok hari.
“Bisa juga melalui laman website kami ataupun turut hadir melihat persidangannya, karena memang kasus ini terbuka untuk umum,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Kasus dugaan penipuan yang dilaporkan warga Desa Mada Jaya Kecamatan Way Khilau Kabupaten Pesawaran Aceng Anwar ke Pengadilan Negeri (PN) Gedong Tataan menemui fakta baru.
Menurut penelusuran Tim Media ini, terlahir atas nama Fikri Bin H. Musa yang juga merupakan warga Desa Mada Jaya Kecamatan Way Khilau ternyata adalah seorang Ustadz Kondang sekaligus pemilik Pondok Pesantren (Ponpes).
Salah seorang warga desa setempat mengatakan dirinya terkejut setelah mendengar persoalan yang sedang dialami oleh Fikri.
“Memang beberapa waktu lalu sempat dengar kalau Ustadz Fikri sedang ada permasalahan dengan sesama warga desa disini, ya kaget, karena yang kita tau kan dia Ustad dan alim, biasanya tidak ada masalah,” ujar Nasrudin (67), Warga Dusun Bontor Girang Desa Mada Jaya, Jumat (28/10/2022).
Lampung Selatan (RN) – kejaksaan Tinggi Lampung (Kejati) melaksanakan kegiatan Penerangan Hukum terhadap Aparatur Desa dan Aparatur Kelurahan se-Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, yang bertema “Kejaksaan Dalam Pengawasan Dana Desa”.Kepala Seksi Penerangan Hukum I Made Agus Putra A. S.H., M.H mengatakan, Implementasi Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa menjadi dasar hukum penyaluran dan pengelolaan dana desa.“Maraknya aparatur desa terjerat korupsi dana desa, menunjukkan adanya problematik dalam pengelolaan dana desa. Penyebabnya masih rendahnya Sumber Daya Manusia aparatur desa dalam memahami pengelolaan dana Desa,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum I Made Agus Putra A. S.H., M.H, selasa (01/11/2022).Adanya intervensi serta belum adanya instrumen kebijakan, lanjutnya, mengukur tingkat pemahaman dan keberhasilan aparatur desa dalam mengelola anggaran desa.“Penyebab terjadinya tindak pidana korupsi dana desa dan pertanggungjawabannya, bagaimana mekanisme pencegahan dan penanganan serta hambatan dalam pengelolaan dana desa,” ujarnya.“Ia juga menambahkan, banyak kasus-kasus untuk penggunaan dana DD/ADD yang naik keranah hukum, maka dengan adanya kegiatan penyuluhan hukum ini diharapkan kejadian seperti hal tersebut tidak terulang dan menjadi pelajaran bagi para seluruh peserta penerangan hukum,” pungkasnya.Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Seksi Penerangan Hukum I Made Agus Putra A. S.H., M.H. di dampingi Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Lampung Selatan Samiadji Noer, S.H., M.H., Kabid Ekonomi dan Pengelolaan Keuangan Desa M. Iqbal Fuad, S.STP, MM, Camat Kalianda Zaidan, SE. Para peserta terdiri dari, Lurah, Kepala Desa se-Kecamatan Kalianda, Sekertaris Desa, Sekertaris Kelurahan se-Kecamatan Kalianda, Bendahara Desa serta Bendahara Kelurahan se-Kecamatan Kalianda. (Red)
Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kelas ll Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran Zoya HaspitaPesawaran (RN) – Dugaan penipuan tukar guling satu unit mobil Mitsubishi Pajero dengan sawah yang melibatkan Tergugat Fikri Bin H. Husa pemilik Pondok Pesantren Bumi Karomah Center Dusun Bontor Desa Mada Jaya Kecamatan Way Khilau mendekati sidang putusan.Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kelas ll Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran Zoya Haspita mengatakan, saat ini kasus dugaan penipuan tersebut sudah mendekati waktu putusan yang akan dibacakan pada Rabu, 2 November 2022 besok.“Setelah dilakukan sidang putusan terhadap kasus itu, PN Gedong Tataan akan memberikan waktu selama 14 hari bagi Penggugat maupun Tergugat untuk memberikan sikap atau tanggapannya,” kata Zoya, saat ditemui di Kantor PN Gedong Tataan, Selasa (1/11/2022).Menurutnya, selama 14 hari tersebut, jika kedua belah pihak tergugat dan penggugat tidak memberikan tanggapan atau adu banding maka kasusnya dianggap selesai.“Jika salah satu atau bahkan kedua belah pihak merasa tidak puas dengan Majelis Hakim, maka bisa mengajukan ke Pengadilan Tinggi (PT), kemudian nanti berkas-berkas tersebut akan kami bawa ke PT,” ujarnya.Dijelaskannya, keputusan akan dibacakan besok, untuk masyarakat maupun pihak terkait yang ingin mengetahui hasil putusannya, bisa langsung melihatnya secara langsung di persidangan esok hari.“Bisa juga melalui laman website kami ataupun turut hadir melihat persidangannya, karena memang kasus ini terbuka untuk umum,” pungkasnya.Diberitakan sebelumnya, Kasus dugaan penipuan yang dilaporkan warga Desa Mada Jaya Kecamatan Way Khilau Kabupaten Pesawaran Aceng Anwar ke Pengadilan Negeri (PN) Gedong Tataan menemui fakta baru.Menurut penelusuran Tim Media ini, terlahir atas nama Fikri Bin H. Musa yang juga merupakan warga Desa Mada Jaya Kecamatan Way Khilau ternyata adalah seorang Ustadz Kondang sekaligus pemilik Pondok Pesantren (Ponpes)Salah seorang warga desa setempat mengatakan dirinya terkejut setelah mendengar persoalan yang sedang dialami oleh Fikri.“Memang beberapa waktu lalu sempat dengar kalau Ustadz Fikri sedang ada permasalahan dengan sesama warga desa disini, ya kaget, karena yang kita tau kan dia Ustad dan alim, biasanya tidak ada masalah,” ujar Nasrudin (67), Warga Dusun Bontor Girang Desa Mada Jaya, Jumat (28/10/2022).(Rizal)
Kepala Dinas Ketahanan Pangan sekaligus Ketua Satgas Pangan Kabupaten Pesawaran Awaludin,Foto Dok, Dinas Ketahanan PanganPesawaran (RN) — Masyarakat Kabupaten Pesawaran khususnya yang berada di Kecamatan Gedongtataan, digemparkan dengan pesan berantai di group Whatsapp dan dibagikan secara pribadi, pesan tersebut menjelaskan adanya peredaran beras limbah yang dicampur dengan bahan kimia.Dalam pesan tersebut juga menjelaskan, peredaran beras tersebut tersebar di Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran, bahkan pihak Satgas Pangan Pesawaran bersama dengan Polres Pesawaran telah melakukan penggerebekan.Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Ketahanan Pangan sekaligus Ketua Satgas Pangan Kabupaten Pesawaran Awaludin mengatakan, info yang beredar di tengah masyarakat tersebut dipastikan hoax atau bohong.“Sudah banyak yang mengirimkan pesan tersebut kepada saya, dan saya juga sudah berkoordinasi dengan Intel Polres Pesawaran, dan bisa dipastikan informasi tersebut tidak benar atau hoax, jadi masyarakat tidak perlu cemas,” ujarnya. Selasa 1 November 2022.Dirinya mengatakan, kejadian penggerebekan itu pernah terjadi pada tahun 2017 silam namun bukan di Kabupaten Pesawaran. “Setau saya dan menurut informasi yang saya terima, kejadian tersebut terjadi di Kalimantan pada tahun 2017 kalau tidak salah, jadi bukan di Pesawaran,” ujar dia.Dirinya juga mengaku tidak paham, kenapa pesan tersebut bisa beredar kepada masyarakat yang berada di Bumi Andan Jejama.“Saya berharap, dengan adanya informasi yang saya sampaikan ini, masyarakat tidak menjadi cemas dan apabila mendapatkan pesan seperti itu lagi tidak meneruskan kembali ke sanak keluarga lainnya, karena saya pastikan informasi tersebut hoax,” katanya.Diketahui pesan berantai yang tersebar ditengah masyarakat berisikanIjin menginformasikan kpd masyarakat bila menemui merek beras di bawah ini tolong diinformasikan ke satgas pangan setempat.Produsen Beras UD Widodo yg beralamat di Jln. Sultan Agung Gd Tataan digrebek Tim Satgas Pangan Polres PesawaranDalam pengerebekan Tim Satgas menemukan sejumlah jerigen berisi bahan kimia didalam gudang produksi seluas 70 meter x 30 meter. Jerigen2 tersebut berisi Pestisida, Tawas dan Insektisida. Bahan kimia tsbt dicurigai untuk pemutih beras limbah yg tak layak di Konsumsi.Dalam pengerebekan proses pengolahan beras limbah yg dicampur bahan kimia sedang berlangsung.Dalam hal ini pemilik Beras UD Widodo diamankan dan dijerat UU Pangan Nmr 18 Tahun 2012 Pasal 133 hingga Pasal 139 dengan Hukuman penjara 7 tahun hingga denda Rp 100 miliar.Tim Satgas Pangan akhirnya Menyegel 140 Ton Beras Siap Edar milik UD Widodo Menurut Keterangan , beras limbah berasal dari berbagai tempat kemudian diproses secara Kimia serta dikemas menjadi beberapa merk antara lain merk Jagung Emas dan Tomat, ” ujar Kapolres.Dalam sehari UD widodo bisa memproduksi beras Kimia sebanyak 28 sampai 30 Ton , dan dipasarkan daerah Lampung Sumsel Jawa bahkan Kalimantan dengan kualitas Premium ADalam hal ini Tim Satgas membawa sempel baik beras yg uda jadi dan Bahan Kimia untuk diuji dilabfor.*”MOHON PERHATIAN “*Jangan beli beras merk ini,beras rusak yg dicuci dgn bhn kimia sebabkan kanker,Beras berbahan kimia Daftar kemasan beras berbahan kimia sbb :1. *Jagung Mas*2. 2. *Beras Maju*3. 3. *Dewi Kunti*4. 4. *Empat Mata Merah*5. 5. *Empat Mata Biru*6. 6. *Empat Mata Hijau*7. 7. *Lele*8. 8. *Cendrawasih*9. 9. *Tomat*10. 10. *Dua Jago*11. 11.*Premium* (Red)
Pesawaran (RN) – Para kelompok pengerajin Sulam Jelujur yang berada di Desa Sungai Langka Kecamatan Gedongtataan, mulai merasakan kenaikan omset yang signifikan pasca kerajinan yang mereka buat diikut sertakan dalam setiap kegiatan baik tingkat Nasional maupun Internasional. Salah satu pengerajin Sulam Jelujur Sofi mengatakan, dengan berbagai pencapaian yang telah diperoleh oleh Sulam Jelujur ini, tentunya membawa berkah tersendiri bagi para pengerajin salah satunya meningkatnya pemesanan dari konsumen kepada para pengerajin.“Kami tentunya merasa bersyukur ada yang mempromosikan Sulam Jelujur ini, sampai mendapatkan kesempatan untuk tampil di New York indonesia fashion week 2022 dibulan september lalu, kemudian mendapatkan dua penghargaan dari Dekranasda pusat sebagai produk unggulan terbaik, kemudian penghargaan dari Dekranasda Provinsi Lampung juga, dan di bulan ini Sulam Jelujur juga ikut tampil di Kedubes RI untuk USA di Washington DC, yang dibawa oleh Pemerintah Kabupaten Pesawaran,” ujar Sofi, Minggu (30/10/2022)Menurutnya, saat ini para pengerajin semakin banyak orang yang mengakui keindahan kain khas Pesawaran ini, dan hal ini yang membuat banyak pesanan kepada para pengerajin Sulam Jelujur yang ada di Desa Sungai Langka.“Sebelum tampil di kancah Internasional maupun Nasional, dalam sebulan para pengerajin bisa menghasilkan 4-5 kain saja, namun saat ini satu pengerajin sudah bisa mengeluarkan 10 kain dalam satu bulannya, karena banyak pesanan dari luar.“Dengan semakin banyaknya pesanan yang kami terima, tentunya penghasilan kami juga ikut terangkat mas, yang sebelumnya mendapatkan 2-3 juta perbulan, saat ini para pengerajin bisa mendapatkan 4-8 juta perbulannya untuk satu pengrajin, tentu kami sangat bersyukur,” kata dia.Sementara itu, Plt Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Pesawaran Fanny Setiawan mengatakan, selain peningkatan omset, pihak Pemkab juga tenga berupaya akan melakukan kerja sama dengan brand ternamaan asal Indonesia yang bergerak dalam bidang Fashion.  “Untuk sulam jelujur ini juga, kita telah melakukan pertemuan dengan pihak terkait untuk pembahasan kerja sama dengan brand besar asal Indonesia yaitu Buccheri yang memang bergerak dalam bidang Fashion. Kemudian para pengerajin juga telah mendapatkan bantuan alat tenun yang diberikan oleh Yayasan Pertiwi Indonesia untuk para pengerajin yang ada, sehingga dapat mempercepat pengerjaan pesanan yang diterima oleh para pengerajin,” katanya.“Kemudian agenda terdekat untuk promosi sulam jelujur ini akan kita lakukan di akhir tahun 2022 ini, yang mana Sulam Jelujur kita diundang untuk tampil juga di Dubai Fashion Week 2022, semoga dengan segala pencapaian ini, Pesawaran semakin dikenal oleh dunia,” pungkasnya. (Rizal)
Pesawaran (HO) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran, mendirikan posko siaga bencana untuk mengantisipasi adanya musibah banjir susulan yang terjadi di Kecamatan Padang Cermin (Pacer).
Camat Padang Cermin Darlis mengatakan, pihaknya saat ini telah menyalurkan berbagai macam bantuan yang dibutuhkan oleh masyarakat, mulai dari air bersih sampai dengan kebutuhan pangan lainnya.
“Kalau musibah banjir seperti saat ini, air bersih menjadi kebutuhan yang sangat diperlukan bagi masyarakat, dan kita sudah kirimkan bantuan air bersih dua tanki,” jelasnya, Jumat (28/10/2022).
Dirinya juga mengatakan, pihaknya juga telah mendistribusikan makanan dan bantuan sembako bagi masyarakat yang terkena musibah banjir ini.
“Kalau pendistribusian makanan sudah dilakukan dari kemarin sampai siang ini bagi masyarakat yang sedang bersih-bersih rumah, dan sebagian masyarakat sudah bisa melakukan aktifitas memasak di rumahnya masing-masing,” ujar dia.
“Kemudian, pihak Pemkab juga telah mendirikan posko darurat di depan Polsek Padang Cermin, posko itu nantinya menjadi tempat pengungsian masyarakat apabila terjadi banjir susulan,” kata dia.
Menurutnya, guna memastikan kesehatan bagi masyarakat yang terkena musibah banjir, Puskesmas Padang Cermin telah siap siaga 24 jam melayani masyarakat yang datang untuk berobat.
“Obat-obatan telah siap semua, karena ketika banjir terjadi masyarakat rentan terserang penyakit, batuk pilek ataupun gatal-gatal, maka dari itu kita meminta pihak Puskesmas untuk selalu siaga memberikan pelayanan pengobatan kepada masyarakat,” pungkasnya. (Red)
Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran Lampung Indonesia, Dendi Ramadhona memenuhi undangan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika guna memamerkan kerajinan khas Bumi Andan Jejama di kancah internasional melalui Ocean City Washington DC di Amerika Serikat. Demikian dikemukakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pesawaran Wildan, Jum’at (28/10/2022).
Pada ajang tersebut, dari Indonesia hanya Kabupaten Pesawaran dan Provinsi Bali yang mendapat kesempatan dan di undang secara langsung dari pihak panitia penyelenggara melalui Kedubes Indonesia di Amerika Serikat. Dan, Kabupaten Pesawaran menampilkan kerajinan tangan Desa Sungai Langka Kecamatan Gedong Tataan yakni Sulam Jelujur.
“Jadi, Pak Bupati ke Amerika berangkat setelah sebelumnya kita menerima undangan Kedubes Amerika agar hadir dan dapat memamerkan kerajinan Sulam Jelujur dan UMKM serta destinasi wisata yang kita miliki,” kata Sekda Wildan.
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, saat memamerkan kerajinan sulam jelujur di kancah Internasional
Menurutnya, keberangkatan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona didampingi Oleh Ketua Dekranasda Nanda Indira Dendi dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta pihak pengrajin atau pelaku Usaha Mikro dan Kecil Menengah (UMKM) nya.
“Ada tiga kegiatan di sana, yaitu pada tanggal 26 Oktober ikut pameran di Gedung Kedubes RI di Amerika, Washington DC dan tanggal 29 Oktober diundang ramah tamah di Rumah Jabatan Kedubes RI di Washington DC, lalu tanggal 30-31 Oktober ikuti pameran di Ocean City Washington DC,” ujar dia.
Proses keberangkatan juga telah mendapat surat persetujuan dari Gubernur Lampung, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementrian Sekretariat Negara (Kemensesneg) setelah sebelumnya menerima surat undangan secara resmi dari Kedubes Amerika Serikat.
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, saat memamerkan kerajinan sulam jelujur di kancah Internasional
“Sekali lagi saya sampaikan, Pak Bupati ke Amerika itu membawa nama baik Pesawaran di acara Internasional. Pada kegiatan tersebut ada sekitar 300an peserta dari berbagai negara, unsur dunia usaha, pengacara, unsur UMKM di AS, mahasiswa dan pelajar serta masyarakat umum yang ada di USA,” tutur dia.
Ia juga menegaskan, Sulam Jelujur merupakan karya UMKM yang menjadi kebanggaan Pemerintah Kabupaten Pesawaran dan menjadi kerajinan khas Bumi Andan Jejama.
“Setelah tampil diberbagai kesempatan ajang nasional dan berbagai manca negara, Sulam Jelujur juga baru saja mendapatkan penghargaan sebagai terbaik se-Provinsi Lampung pada acara Lampung Craft Ke-3 Tahun 2022,” tegas dia.
Menanggapinya, usai menerima penghargaan dalam acara Lampung Craft ke-3 tahun 2022 pada kategori kerajinan terbaik 1 se-Provinsi Lampung tersebut, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi mengaku bahwa hal ini adalah kebanggaan masyarakat Kabupaten Pesawaran.
“Kalau kerajinan asal Pesawaran sudah diakui oleh masyarakat luar, tentunya ini dapat menghidupkan kembali perekonomian Pesawaran pasca pandemi, dan diharapkan juga dapat meningkatkan perekonomian para pengerajin,” kata dia. (Red)
Pesawaran (RN), Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona memenuhi undangan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika guna memamerkan kerajinan khas Bumi Andan Jejama di kancah internasional melalui Ocean City Washington DC di Amerika Serikat. Demikian dikemukakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pesawaran Wildan, Jum’at (28/10/2022).Pada ajang tersebut, dari Indonesia hanya Kabupaten Pesawaran dan Provinsi Bali yang mendapat kesempatan dan di undang secara langsung dari pihak panitia penyelenggara melalui Kedubes Indonesia di Amerika Serikat. Dan, Kabupaten Pesawaran menampilkan kerajinan tangan Desa Sungailangka Kecamatan Gedong Tataan yakni Sulam Jelujur.“Jadi, Pak Bupati ke Amerika berangkat ke Amerika setelah sebelumnya kita menerima undangan Kedubes Amerika agar hadir dan dapat memamerkan kerajinan Sulam Jelujur dan UMKM serta destinasi wisata yang kita miliki, ” kata Sekda Wildan.Menurutnya, keberangkatan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona didampingi Oleh Ketua Dekranasda Nanda Indira Dendi dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta pihak pengrajin atau pelaku Usaha Mikro dan Kecil Menengah (UMKM)nya.“Ada tiga kegiatan di sana, yaitu pada tanggal 26 Oktober ikut pameran di Gedung Kedubes RI di Amerika, Washington DC dan tanggal 29 Oktober diundang ramah tamah di Rumah Jabatan Kedubes RI di Washington DC, lalu tanggal 30-31 Oktober ikuti pameran di Ocean City Washington DC, ” ujar dia.Proses keberangkatan juga telah mendapat surat persetujuan dari Gubernur Lampung, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementrian Sekretariat Negara (Kemensesneg) setelah sebelumnya menerima surat undangan secara resmi dari Kedubes Amerika Serikat.“Sekali lagi saya sampaikan, Pak Bupati ke Amerika itu membawa nama baik Pesawaran di acara Internasional. Pada kegiatan tersebut ada sekitar 300an peserta dari berbagai negara, unsur dunia usaha, pengacara, unsur UMKM di AS, mahasiswa dan pelajar serta masyarakat umum yang ada di USA, ” tutur dia.Ia juga menegaskan, Sulam Jelujur merupakan karya UMKM yang menjadi kebanggaan Pemerintah Kabupaten Pesawaran dan menjadi kerajinan khas Bumi Andan Jejama.“Setelah tampil diberbagai kesempatan ajang nasional dan berbagai manca negara, Sulam Jelujur juga baru saja mendapatkan penghargaan sebagai terbaik se-Provinsi Lampung pada acara Lampung Craft Ke-3 Tahun 2022,” tegas dia.Menanggapinya, usai menerima penghargaan dalam acara Lampung Craft ke-3 tahun 2022 pada kategori kerajinan terbaik 1 se-Provinsi Lampung tersebut, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi mengaku bahwa hal ini adalah kebanggaan masyarakat Kabupaten Pesawaran.“Kalau kerajinan asal Pesawaran sudah diakui oleh masyarakat luar, tentunya ini dapat menghidupkan kembali perekonomian Pesawaran pasca pandemi, dan diharapkan juga dapat meningkatkan perekonomian para pengerajin,” kata dia. (Rizal)
Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran, menggelar kegiatan aksi bergizi di seluruh sekolah yang ada di kabupaten setempat, hal ini dilakukan dalam rangka penurunan angka stunting di Bumi Andan Jejama.Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Setdakab Pesawaran Chabrasman mengatakan, aksi bergizi dilaksanakan disekolah agar terciptanya komitmen dari sekolah untuk mencegah terjadinya stunting serta adanya kolaborasi dengan lintas sektor dan menjadi komitmen bersama seluruh pihak.“Perlu kita ketahui bersama, terjadinya stunting ini pastinya akan berdampak besar pada kualitas hidup manusia dan daya saing bangsa, karena dampak stunting secara individu pastinya akan berdampak pada penurunan kecerdasan, mudah sakit-sakitan, produktivitas rendah dan resiko lebih tingginya terjadi penyakit kronis,” ujarnya. Rabu 26 Oktober 2022.“Maka dari itu, kunci dari mengurangi ataupun langkah pencegahan stunting harus dilakukan sejak dini, dengan melakukan kegiatan gerakan aksi bergizi yang dilakukan pada hari ini secara serentak di Pesawaran, ini merupakan upaya kita untuk membuat gerakan nyata di lapangan,” ujar dia.Selain itu lanjutnya, pihak sekolah diminta untuk lebih memahimi akan pentingnya gizi bagi remaja dan menyelenggarakan kegiatan aksi bergizi secara rutin kedepannya.“Saya berharap, dengan adanya kegiatan ini pihak sekolah lebih termotivasi lagi dalam melakukan kegiatan pola hidup sehat bagi anak murid dilingkungan sekolah, sehingga menjamin anak-anak kita dapat tumbuh besar dengan lebih sehat,” kata dia.Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Pesawaran Media Apriliana mengatakan, pada pelaksanaan aksi bergizi yang di pusatkan di SMPN 19 Pesawaran pada hari ini, dengan rangkaian acara dimulai dari senam pagi bersama, sarapan bergizi bersama, dan pemberian obat tambah darah bagi remaja putri.“Kegiatan aksi bergizi pada hari ini, didasari dengan surat keputusan bersama menteri pendidikan dan menteri kesehatan RI, tentang penyelenggaraan peningkatan status kesehatan peserta didik dan dalam rangka penurunan angka stunting di Indonesia. Pada hari ini juga kegiatan ini kita lakukan secara serentak di seluruh sekolah wilayah kerja Puskesmas se-Kabupaten Pesawaran,” katanya. (Rizal)