Bupati Pesawaran Tinjau Usaha Tapai yang Terbakar di Desa Bagelen
Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona meninjau langsung lokasi usaha tapai milik Sunarti di Desa Bagelen, Gedong Tataan, yang hangus terbakar pada Kamis malam (30/7/2025) sekitar pukul 20.10 WIB.
Dalam kunjungannya, Bupati mendata seluruh peralatan usaha yang rusak akibat kebakaran.
“Pendataan ini penting, karena usaha tapai milik Bu Sunarti bukan hanya menopang ekonomi keluarga, tapi juga menjadi mata pencaharian bagi dua orang pekerja yang selama ini menggantungkan hidupnya di sini,” ujar Bupati Dendi, Rabu (6/8/2025).
Pasca kebakaran, usaha tapai tersebut terpaksa berhenti beroperasi selama seminggu.
Sunarti selaku pemilik berharap adanya bantuan dari pemerintah daerah agar bisa kembali menjalankan usahanya seperti sediakala.
Dendi menyampaikan bahwa pihaknya akan berupaya menyalurkan bantuan guna membantu pemulihan usaha tapai tersebut.
“Mudah-mudahan bantuan nanti bisa mengembalikan aktivitas produksi dan menghidupkan kembali roda usaha di tempat ini,” ungkapnya.
Sunarti pun menyambut baik perhatian yang diberikan pemerintah.
Ia berencana segera mengurus kembali perizinan usahanya setelah kondisi memungkinkan.
“Harapan saya bantuan ini bisa memulihkan operasional usaha kami, agar bisa kembali bekerja dan mempekerjakan orang lain seperti dulu,” ujarnya.
Usaha tapai miliknya sebagai salah satu produsen tapai rumahan di wilayah Gedong Tataan yang sudah berjalan selama bertahun-tahun.
Kebakaran yang terjadi membuat seluruh peralatan produksi ludes, menghentikan sementara kegiatan usahanya. (zal)
Bupati Dendi Tinjau Normalisasi Sungai Desa Bagelen
Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, meninjau secara langsung pengerjaan normalisasi sungai di Desa Bagelen Kecamatan Gedong tataan.
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, aliran sungai yang ada di Desa Bagelen berbatasan langsung dengan Desa Karang Anyar, merupakan aliran sungai yang sering meluap hingga ke pemukiman warga.
“Aliran ini memang kewenangan dari balai, namun kami pemerintah daerah berkoordinasi dengan Pemprov, terkait normalisasi sungai yang ada di Pesawaran,” ujarnya. Rabu 6 Agustus 2025.
“Pesawaran mendapatkan normalisasi di dua titik, satu di Desa Bagelen ini dan satunya lagi di Desa Kalirejo Kecamatan Negeri Katon, dua titik ini memang mengalami pendangkalan yang cukup ekstrem makanya kami utamakan untuk normalisasi ini,” ujar dia.
Dirinya mengatakan, adanya normalisasi sungai ini guna mengurangi resiko banjir menimpa masyarakat, maka dari itu diperlukan adanya sambutan yang baik pula dari masyarakat.
“Seperti di Desa Bagelen ini tadi, memang ada sedikit kendala tadi, ada masyarakat yang merasa tanah dipinggir aliran sungai ini masuk pekarangan rumahnya, namun tadi sudah diluruskan dan diberitahu oleh pak Kades bahwa normalisasi ini juga demi kebaikan masyarakat,” kata dia.
Dirinya juga meminta kesadaran masyarakat, terkait dengan kepemilikan tanah yang berada di pinggiran aliran sungai memang tidak diperkenankan.
“Ini yang harus dipahami oleh masyarakat, ada aturan yang mengatur jarak hunian dari pinggir sungai, hal itu juga dapat meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan ketika terjadinya musibah banjir,” katanya. (zal)
Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Diperpanjang Hingga 31 Oktober
Pesawaran (RN) – Kabar baik bagi para pemilik kendaraan bermotor di Kabupaten Pesawaran. Pemerintah Provinsi Lampung resmi memperpanjang masa pemutihan pajak kendaraan bermotor hingga 31 Oktober 2025.
Kepala UPTD Wilayah VIII Samsat Pesawaran, Badaruddin mengatakan, Program pemutihan ini sebelumnya dijadwalkan berakhir pada 31 Juli 2025, namun kini diperpanjang selama tiga bulan ke depan terhitung mulai 1 Agustus hingga 31 Oktober 2025.
“Kebijakan ini diharapkan mampu memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk menyelesaikan kewajiban pajak kendaraannya,” kata Badarudin Rabu (06/08/2025).
Badaruddin menjelaskan, program pemutihan tahun ini tidak hanya membebaskan pokok tunggakan dan denda pajak kendaraan bermotor, tetapi juga mencakup, Pembebasan biaya balik nama kendaraan bermotor ke-2 (BBN-KB II), Pembebasan pajak progresif, dan yang teranyar, ada program berupa pembebasan pajak kendaraan selama 1 tahun untuk kendaraan mutasi masuk ke Provinsi Lampung, termasuk juga pembebasan denda pajaknya
“Upaya ini merupakan bentuk dorongan kami untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membayar pajak kendaraan. Selain sosialisasi melalui leaflet di pusat keramaian, kami juga bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk menggelar razia rutin terhadap kendaraan yang tidak taat pajak atau tidak lengkap secara administrasi,” ujarnya.
Ia juga meminta masyarakat, khususnya warga Pesawaran, untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Pembayaran pajak kendaraan, menurutnya, memiliki kontribusi penting terhadap pembangunan daerah.
“Dengan membayar pajak, masyarakat turut serta dalam mendukung pembangunan di wilayahnya sendiri,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pesawaran, Evans Saggita turut mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan perpanjangan pemutihan pajak ini dengan maksimal. Sebab kebijakan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan keringanan dan kemudahan kepada masyarakat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Pesawaran yang memiliki tunggakan pajak kendaraan untuk tidak menunda lagi. Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya dan jadilah bagian dari masyarakat taat pajak yang mendukung pembangunan daerah,” ujarnya
Untuk diketahui, pelayanan Samsat Pesawaran tersedia pada hari Senin hingga Sabtu pukul 07.00 – 15.00 WIB, dan khusus hari Sabtu hingga pukul 12.00 WIB. (zal)
Sambut HUT RI ke- 80, Sat Lantas Polres Pesawaran Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih
Pesawaran (RN) – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Pesawaran Polda Lampung, membagikan 1.000 bendera Merah Putih kepada pengendara roda empat dan roda dua.
Kasatlantas Polres Pesawaran IPTU Olivia Jeniar Caniago, mengatakan Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80.
“Pembagian bendera ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan semangat patriotisme di kalangan masyarakat,” kata dia Rabu (06/07/2025).
Ia juga menjelaskan, satlantas Polres Pesawaran ingin mengajak seluruh warga, khususnya para pengendara, untuk ikut serta memeriahkan HUT Kemerdekaan dengan memasang bendera Merah Putih di kendaraan mereka.
“Pembagian bendera ini mendapat respons positif dari masyarakat. Para pengendara menyambut baik inisiatif tersebut dan langsung memasang bendera yang mereka terima. Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan suasana yang penuh semangat persatuan di seluruh Kabupaten Pesawaran,” pungkasnya. (zal)
Desa Hanura Pesawaran Dapatkan Penghargaan Terbaik dari Kementerian BKKBN
Pesawaran (RN) – Rumah dataku Desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran mendapakan penghargaan desa terbaik satu tingkat Provinsi Lampung. Penghargaan sebagai rumah data kependudukan (Rumah Dataku) dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga BKKBN Perwakilan Provinsi Lampung.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Plt Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Lampung, Soetriningsih, kepada Kepala Desa Hanura Rio Remota yang diwakilkan Ketua TP PKK Desa Hanura Dwi Senja Septiana Sari.
Plt, BKKBN, Provinsi Lampung, Soetriningsih apresiasi kepada semua penerima penghargaan pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32.
“Diera saat ini semua proses untuk program-program akan diadakan pencatatan dan pelaporan serta input untuk progres melalui digital, termasuk rumah data kependudukan atau Rumah dataKu,” kata Plt, BKKBN, Provinsi Lampung, Soetriningsih, Jumat (25/07/2025).
Menurutnya, program pendataan keluarga yang saat ini sedang dilakukan verifikasi dan validasi, dimulai dari tanggal 22 Juli sampai dengan 21 Agustus 2025 ini, nanti dari sumber pendataan keluarga ini yang akan kita verifikasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
“Kebutuhan masing-masing program ini nanti akan menjadi data kebijakan dan juga dasar intervensi di masing-masing wilayah,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan, rumah dataKu ini, adalah data-data keluarga resiko stunting, keluarga KB apa, jumlah anaknya berapa. Kemudian mendapatkan pelayanan kesehatan atau apa yang lain-lainnya, yang memang untuk kebutuhan intervensi.
“Jadi data-data keluarga ini adalah memang perlu kebijakan dan juga untuk intervensi program-program yang kita selaraskan dengan program nasional dengan program pemerintah daerah,” ucapnya.
“Dalam rangka peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 menjadikan momen keluarga yang baik. Mulai dari remaja, kemudian bagaimana membangun keluarga secara utuh. Karena, semua proses adanya di keluarga sehingga diharapkan nantinya menjadi keluarga berkualitas,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Hanura, Rio Remota, mengucapkan terimakasih atas kepercayaan BKBBN Provinsi Lampung terhadap Desa Hanura.
“Penghargaan ini berkat kerjasama semua pihak, yang telah mendukung, dan bekerja dengan sungguh- sungguh, saya berharap kedepan, prestasi ini dapat dipertahankan,” kata dia Kamis (01/08/2025).
Ia berharap, Pemerintah Kabupaten Pesawaran dapat memberikan perhatian khusus kepada Kepala Desa yang berprestasi, sehingga dapat menjadi motivasi bagi Desa – desa lainnya.
“Kalau kepala desa berprestasi mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah, setidaknya menjadi penyemangat dalam membangun desa,” ujarnya. (Rizal)
Menurutnya, program pendataan keluarga yang saat ini sedang dilakukan verifikasi dan validasi, dimulai dari tanggal 22 Juli sampai dengan 21 Agustus 2025 ini, nanti dari sumber pendataan keluarga ini yang akan kita verifikasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
“Kebutuhan masing-masing program ini nanti akan menjadi data kebijakan dan juga dasar intervensi di masing-masing wilayah,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan, rumah dataKu ini, adalah data-data keluarga resiko stunting, keluarga KB apa, jumlah anaknya berapa. Kemudian mendapatkan pelayanan kesehatan atau apa yang lain-lainnya, yang memang untuk kebutuhan intervensi.
“Jadi data-data keluarga ini adalah memang perlu kebijakan dan juga untuk intervensi program-program yang kita selaraskan dengan program nasional dengan program pemerintah daerah,” ucapnya.
“Dalam rangka peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 menjadikan momen keluarga yang baik. Mulai dari remaja, kemudian bagaimana membangun keluarga secara utuh. Karena, semua proses adanya di keluarga sehingga diharapkan nantinya menjadi keluarga berkualitas,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Hanura, Rio Remota, mengucapkan terimakasih atas kepercayaan BKBBN Provinsi Lampung terhadap Desa Hanura.
“Penghargaan ini berkat kerjasama semua pihak, yang telah mendukung, dan bekerja dengan sungguh- sungguh, saya berharap kedepan, prestasi ini dapat dipertahankan,” kata dia Kamis (01/08/2025).
Ia berharap, Pemerintah Kabupaten Pesawaran dapat memberikan perhatian khusus kepada Kepala Desa yang berprestasi, sehingga dapat menjadi motivasi bagi Desa – desa lainnya.
“Kalau kepala desa berprestasi mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah, setidaknya menjadi penyemangat dalam membangun desa,” ujarnya. (Rizal) Ambruk Diterjang Ombak, Pemkab Pesawaran Segera Bangun Dermaga Pahawang
Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran segera membangun Dermaga Pulau Pahawang, yang ambruk akibat diterjang ombak laut menyusul hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu, (30/7/2025).
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pesawaran, Zainal Fikri, mengatakan dalam jangka pendek pihaknya akan membangun konstruksi darurat berupa jembatan kayu guna memastikan mobilitas warga tetap berjalan.
“Untuk solusi jangka panjang, kami akan mendesain pembangunan dermaga permanen. Kami juga menerima masukan dari pihak desa agar dermaga dilengkapi dengan pendalaman perairan, sehingga kapal-kapal berukuran besar dapat bersandar dengan aman,” kata dia saat meninjau lokasi Dermaga, Kamis (31/07/2025).
Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Pesawaran, kata dia, bahwa bencana yang terjadi di wilayah pesisir bukan hanya kerusakan dermaga, tetapi juga mencakup banjir dan tanah longsor akibat intensitas hujan yang tinggi yang melanda beberapa kecamatan seperti Marga Punduh, Padang Cermin dan Teluk Pandan.
“Laporan terbaru per Kamis, 31 Juli 2025 pukul 12.00 WIB, menyebutkan hujan deras dan gelombang pasang menyebabkan meluapnya Sungai Way Punduh hingga menggenangi permukiman warga sejak pukul 21.00 WIB,” ujarnya.
Dirinya juga menjelaskan, ada 89 rumah warga terdampak banjir di Kecamatan Marga Punduh dan Kecamatan Padang Cermin. Desa Umbul Limus tercatat sebanyak 32 rumah terdampak, disusul Desa Banjaran dengan 35 rumah dan kerusakan beronjong sepanjang 50 meter. Di Desa Tajur, 9 rumah dan tanggul sepanjang 40 meter dilaporkan terdampak, sementara Desa Pekon Ampai mengalami 13 rumah terdampak.
“Kecamatan Teluk Pandan, material longsor dan pohon tumbang di Desa Batu Menyan sempat menutup akses jalan, sehingga kendaraan tidak dapat melintas. Proses pembersihan dan evakuasi material dilakukan secara gotong royong oleh warga dibantu petugas.
“Beruntung, bencana ini tidak menimbulkan korban jiwa. Kondisi terkini dilaporkan telah membaik, banjir telah surut dan jalan sudah bisa dilalui kembali,” pungkasnya. (zal)
Tanah Longsor di Kecamatan Teluk Pandan, Bupati Pesawaran Perintahkan PUPR Turunkan Alat Berat
Pesawaran (RN) – Bencana Tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Teluk Pandan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona memerintahkan seluruh jajaran terkait untuk segera mengambil langkah cepat dan terkoordinasi.
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, bencana tanah longsor yang terjadi di wilayah Desa Batu Menyan, Kecamatan Teluk Pandan, Dinas PUPR dan dinas terkait lainnya untuk segera berkoordinasi menurunkan alat berat untuk percepatan penanganan akses dan evakuasi.
“Menyusul laporan kerusakan dermaga di Pulau Pahawang, saya instruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten untuk segera bergerak mengingat urgensi situasi dan pentingnya akses transportasi laut bagi masyarakat,” kata Dendi, Kamis (31/07/2025).
Ia juga mengatakan, banjir yang terjadi di wilayah Kecamatan Marga Punduh dan Kecamatan Teluk Pandan turut, agar tim teknis segera menginventarisasi kerusakan dan kebutuhan penanganan secara menyeluruh agar langkah intervensi dari dinas terkait dapat dilaksanakan dengan cepat dan tepat sasaran.
“Langkah cepat dan terkoordinasi sangat diperlukan. Saya minta semua OPD bergerak di lapangan, pastikan masyarakat terdampak mendapatkan bantuan dan pelayanan secepat mungkin,” kata dia.
Selain itu, Pemkab Pesawaran melalui BPBD Kabupaten Pesawaran telah menerjunkan personil untuk mengevakuasi dan memberikan bantuan logistik darurat kepada masyarakat terdampak.
Selain itu, Musibah kebakaran yang melanda sentra industri keripik di Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, juga menjadi perhatian. Bupati menginstruksikan dinas terkait agar segera turun ke lokasi melakukan pendataan dan penanganan.
“Selain itu, kita juga mendorong Baznas Pesawaran untuk segera menyalurkan bantuan darurat bagi para pelaku UMKM terdampak,” ungkapnya.
“Pemkab Pesawaran terus mengedepankan kolaborasi antar instansi, termasuk dengan unsur TNI, masyarakat, dan sektor swasta, demi memastikan setiap kejadian bencana dapat tertangani dengan baik dan masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal,” pungkasnya. (zal)
Kompetisi Capture The Flag 2025, Tiga Tim Keluar Sebagai Juara
Pesawaran (RN) – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) Kabupaten Pesawaran sukses menggelar kompetisi Capture The Flag (CTF) 2025.
Kepala Diskominfotiksan Pesawaran, Jayadi Yasa, mengatakan, Kompetisi yang menjadi salah satu rangkaian Hari Jadi ke-18 Kabupaten Pesawaran ini menjadi momentum penting dalam mendorong literasi digital dan penguatan kapasitas keamanan siber di kalangan generasi muda.
“Sebanyak 12 tim peserta, terdiri dari pelajar, mahasiswa, hingga komunitas IT dari berbagai daerah di Lampung, terlibat dalam ajang ini. Mereka saling adu kecakapan menyelesaikan tantangan teknis berbasis dua bidang utama: Web Exploitation dan Cryptography, dengan pendekatan berbasis tantangan (challenge-based),” kata Kepala Diskominfotiksan Pesawaran, Jayadi Yasa, saat membuka kegiatan di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten setempat, Rabu (30/07/2025).
Dirinya mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga bagian dari upaya strategis membangun kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman siber.
“Output dari kegiatan ini diharapkan tidak hanya berhenti pada pencapaian kompetitif semata, tapi juga memantik tumbuhnya minat dan kecakapan generasi muda dalam dunia teknologi informasi, memperluas ekosistem literasi digital di Kabupaten Pesawaran, dan mendorong terciptanya bibit unggul yang kelak dapat berperan menjaga kedaulatan ruang digital Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Pesawaran, melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Ir. Zainal Abidin, menjelaskan literasi digital dan kesadaran akan keamanan siber merupakan kebutuhan mendesak di era digital.
Ia turut menyampaikan rasa bangganya karena kegiatan ini dirancang inklusif dan edukatif, ramah pemula, dan berfokus pada pembelajaran. Dengan pendekatan berbasis tantangan (challenge), para peserta tidak hanya dituntut menjawab soal, tetapi juga berpikir strategis, menganalisis masalah secara mendalam, serta berkolaborasi dalam tim.
“CTF 2025 menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menyiapkan masyarakat digital yang cerdas, tangguh, dan bertanggung jawab,” katanya.
Setelah melalui proses kompetisi yang ketat, tiga tim terbaik berhasil keluar sebagai pemenang:
Juara 1: Tim When Yah Jago (Erwin Wijaya & Ong Azis Saliem)
Juara 2: Tim Code Create (Robani Diansyah dan Muhammad Rizky Pramata)
Juara 3: Tim RPLXploit (Andika Dinata & Aqil Fadhil Murbantresna)
“Juara 1 dalam kompetisi ini berhak membawa uang tunai sebesar Rp3.000.000 dan trip gratis ke Pulau Pahawang, Juara 2 Rp2000.000 dan Juara 3 Rp1.000.0000. Selain hadiah utama, seluruh peserta juga memperoleh sertifikat keikutsertaan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan semangat belajar mereka,” pungkasnya.
Diketahui, Terselenggaranya CTF 2025, didukung MMS, Bank Lampung, Backland Caffe, Cap Delapan, Travelesia, Rumah Makan Minang Indah, Jaya Florist, Siptchan Food, My Snack, dan Yamaha. (zal)
Bupati Dendi Ajak Kepala Desa Se- Pesawaran Perkuat Pembangunan Desa
Kepulauan Riau – Pemerintah Kabupaten Pesawaran terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pembangunan desa dan membuka akses ekonomi regional.
Hal tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan daya saing pemerintahan desa, maka Pemkab Pesawaran menyelenggarakan kegiatan Capacity Building bagi seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Pesawaran di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, 25–28 Juli 2025.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan kerja sama dan capacity building antar daerah yang dilakukan oleh Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, dan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, yang turut didampingi oleh Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, di Marriott Hotel Harbour Bay, Kota Batam, pada Juni 2025.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Pesawaran, Nur Asikin, mengatakan penguatan posisi dan kewenangan desa merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa serta Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 serta Permendes PDT RI Nomor 2 Tahun 2024 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2025.
“Peningkatan kapasitas kepala desa sangat penting agar mampu menjawab tantangan pelayanan publik, pengelolaan keuangan, dan ketahanan pangan, terutama dalam menghadapi dinamika perubahan iklim,” kata dia, Senin ( 28/07/ 2025).
“Desa harus menjadi aktor utama pembangunan lokal yang terhubung dengan isu global. Kita butuh Kepala Desa yang visioner, tangguh, dan mampu mendorong kemandirian masyarakat,” timpalnya.
Dirinya menjelaskan, kegiatan ini juga sejalan dengan strategi pembangunan ekonomi daerah yang lebih luas. Melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Provinsi Lampung, Kepri, Jawa Tengah, dan Maluku Utara, kerja sama tersebut diarahkan untuk membangun rantai pasok regional yang terintegrasi.
“Dalam skema ini, Lampung mengandalkan kekuatan di bidang hortikultura dan peternakan, Kepri berperan sebagai gerbang ekspor ke Singapura dan Johor, sedangkan Jawa Tengah dan Maluku Utara menyokong dengan produksi pangan dan sumber daya kelautan,” ujarnya.
“Kolaborasi ini membuka peluang besar bagi UMKM dan petani Lampung untuk menjangkau pasar luar negeri secara lebih terstruktur, dengan dukungan tim teknis lintas OPD dan BUMD,” tambahnya.
Dirinya menjelaskan, kegiatan Capacity Building ini menjadi langkah nyata membangun fondasi desa yang kuat, sekaligus bagian dari strategi daerah untuk mengangkat potensi lokal ke level regional dan global. Dengan sinergi antara penguatan kelembagaan desa dan ekspansi akses ekspor, Pesawaran menegaskan diri sebagai daerah yang tidak hanya membangun dari bawah, tetapi juga menatap pasar dunia.
“Hal ini merupakan upaya berkelanjutan dalam rangka memberikan dukungan besar untuk memperkuat posisi Desa agar mampu profesional, efisien dan efektif, terbuka, serta bertanggung jawab dalam rangka meningkatkan pelayanan publik bagi warga masyarakat Desa,” ungkapnya.
Menurutnya, peluang besar Desa sebagai sokoguru kemandirian bangsa dan negara bahkan telah menjadi salah satu grand design fundamental dalam pemerintahan Presiden RI Bapak Prabowo Subianto, dengan diamanahkannya Desa melalui Keputusan Menteri Desa PDT RI Nomor 3 Tahun 2025 tentang Panduan Penggunaan DD Untuk Ketahanan Pangan Dalam Mendukung Swasembada Pangan, dengan demikian Desa berkesempatan besar mengelola potensi lokal unggulan Desa berbasis partisipasi dan pemberdayaan.
Respon sangat baik disampaikan seluruh Kepala Desa di Kabupaten Pesawaran, diantaranya, Hermansyah Kades Bogorejo, Rio Remota Kades Hanura dan Ahmad Salim Kades Pulau Pahawang. Mereka mengungkapkan bahwa giat capacity building ini menambah wawasan keilmuan pengelolaan potensi desa, perencanaan keuangan sekaligus stimulus pemacu pembangunan desa. (Zal)
Kejati Lampung Tahan Terduga Pelaku Korupsi Pengelolaan BUMD Way Kanan
Lampung (RN) – Tim Penyidik Pidsus Kejari Way Kanan dan Kejati Lampung lakukan Penetapan Tersangka dalam perkara tindak pidana korupsi Penyalahgunaan Pengelolaan Keuangan salah satu BUMD Kabupaten Way Kanan.
Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Lampung, Ricky Ramadhan mengatakan, tersangka AM diduga melakukan tindak pidana korupsi terkait Penyalahgunaan Keuangan salah satu BUMD Kabupaten Way Kanan yang bersumber dari Penyertaan Modal (Investasi) Daerah Kabupaten Way Kanan Periode Tahun 2020 – 2023.
“Tim Penyidik pada Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Way Kanan telah menerbitkan Surat Penetapan Tersangka, Penetapan tersangka didasarkan atas Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Way Kanan Nomor PRINT-03/L.8.17/Fd.2/11/2024 tanggal 05 November 2024 dan juga diikuti dengan Surat Perintah Penahanan Nomor PRINT-600/L.8.17/Fd.2/07/2025 tanggal 24 Juli 2025,” kata dia, Jumat (25/07/2025).
Ia juga menjelaskan, berdasarkan hasil Audit PKN dari Auditor pada Inspektorat Kabupaten Way Kanan. Penetapan Tersangka dan Penahanan dilakukan berdasarkan 2 alat bukti yang cukup serta telah terpenuhinya syarat subyektif dan obyektif untuk dilakukan penahanan.
“Berdasarkan laporan hasil penghitungan Auditor Inspektorat Kabupaten Way Kanan didapatkan Kerugian Negara sebesar Rp. 661.000.000, kini tersangka ditahan di Rutan Kelas I Bandar Lampung selama 20 hari kedepan dimulai dari tanggal 24 Juli 2025,” pungkasnya. (Red)
