Dinilai Program CAKEP Berdampak Baik di Pesawaran, Pengurus DPC Demokrat Beralih Dukung Nanda – Anton
Pesawaran (RN) – Salah satu pengurus DPC Partai Demokrat, kembali secara terang-terangan mengalihkan dukungannya kepada pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Nanda Indira-Antonius Muhammad Ali untuk Pilkada 2024.
Sebelumnya, politisi dari partai berlogo Mercy yang menjabat Direktur Eksekutif Cabang DPC Partai Demokrat Pesawaran Nurwi terlebih dahulu menyatakan dukungannya kepada Nanda-Anton dan kali, pengurus serta mantan Caleg 2024 dari partai Demokrat dan juga Mantan Kepala Desa Pasar Baru Kecamatan Kedondong Firmansyah menyatakan diri siap bertempur untuk memenangkan Nanda-Anton pada Pilkada mendatang.
Firmansyah mengatakan, beralihnya dukungan dirinya dari Aries Sandi ke Nanda-Anton, didasari dengan kesadaran dan niat tulus hati nuraninya untuk mendukung pasangan Nanda-Anton.
“Kalau ini memang niat tulus hati saya mau beralih dukungan, bukan karena saya ingin ikut-ikut senior saya yang terlebih dahulu beralih dukungan, tapi ini memang dari hati serta mentelaah segala program-program dari masing-masing calon,” ujarnya.
Dirinya mengatakan, dengan program CAKEP yang digagas oleh Nanda-Anton, dirinya menilai program tersebut bisa membawa dampak baik bagi Pesawaran untuk lebih maju kedepannya.
“Saya rasa, pasangan Nanda-Anton sudah pilihan paling tepat untuk Pilkada mendatang, maka dari itu saya bertekad khususnya di daerah saya sendiri, akan berjuang memenangkan Nanda-Antonius,” ujar dia.
Menurutnya, sebelum mengambil keputusan beralih dukungan, dirinya juga telah mempertimbangkan segala konsekuensi yang akan diterimanya sebagai salah satu pengurus partai Demokrat.
“Tentunya kita sudah mengetahui segala resiko yang akan terjadi kedepannya, salah satunya resiko akan dipecat dari Partai Demokrat. Namun itu tidak saya sesali, karena ini sudah menjadi keputusan saya dan demi kemajuan Pesawaran,” kata dia.
Sebelumnya, Nurwi salah satu pengurus Demokrat juga telah lebih dahulu mengalihkan dukungannya, bahkan dirinya meyakinkan pasangan Nanda-Anton akan unggul dibandingkan ketua Partainya sendiri dikarenakan pola pendekatan ke masyarakat lebih mengena dibanding pesaingnya pada Pilkada.
“Bisa dilihat dan dikenali, bu Nanda dengan pak Anton itu santun bicaranya, jadi sudah banyak masukan dari rekan-rekan untuk nantinya mendukung pasangan ini, sebagai wadah saya dirikan relawan BUNDA yang siap berjuang memenangkan Nanda-Anton,” katanya.
“Saya juga memastikan Relawan BUNDA, akan berjuang habis-habisan guna kesuksesan pertarungan pilkada. Kami sudah sepakat dan berikrar akan memenangkan Nanda-Anton sehingga Pesawaran bisa lebih maju lagi,” pungkasnya. (zal)
Pesawaran Dinila Minim Pembangunan, Paisaludin: Hanya Asumsi Sepihak
Pesawaran (RN) – Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran, Paisaludin menilai narasi Pesawaran minim pembangunan merupakan asumsi sepihak dan bermuatan politis.
Hal tersebut karena dirinya melihat isu tersebut digelontorkan oleh pendukung salah satu paslon dengan tidak melihat aspek-aspek lain terkait pembangunan.
“Hari ini saya meninjau langsung pembangunan jalan di Desa Roworejo Kecamatan Negeri Katon, bertujuan untuk memastikan hasil pengerjaan pembangunan jalan berjalan dengan baik dan sesuai dengan Speknya,” kata dia, kamis (29/09/2024).
“Kalau kita lihat hasil pekerjaan sudah sesuai dengan spek dan masyarakat sangat menyambut gembira karena jalan ini sudah belasan tahun belum tersentuh alhamdulillah baru tahun ini bisa terbangun,” timpal dia, Kamis 19 September 2024.
Menurutnya, pembangunan jalan tersebut baru bisa dikerjakan dikarenakan covid-19 beberapa tahun lalu dan anggaran baru bisa direalisasikan pada tahun ini.
“Saya berharap dengan adanya pembangunan jalan ini masyarakat dapat bersama-sama menjaga jalan ini dengan baik,” ujarnya.
Dirinya juga berharap, bekerjasama dengan pemerintah daerah Kabupaten Pesawaran, kedepannya bisa lebih banyak lagi pembangunan di Desa Roworejo maupun di desa-desa lainnya.
“Selain itu semoga saja di tahun 2025 ini keuangan kita bisa kembali stabil, sehingga pembangunan di Kabupaten Pesawaran terus berjalan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Roworejo Segiman, menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada Paisaludin yang telah mendengarkan aspirasi dari masyarakat Desa Roworejo.
“Saya mewakili masyarakat Desa Roworejo, berterima kasih kepada Pak Paisaludin yang telah mendengarkan dan menyampaikan aspirasi kami, sehingga pembangunan jalan ini bisa direalisasikan,” pungkasnya.(zal)
Berantas Judi Online Kalangan Pelajar, Kejati Lampung Beri Edukasi Pelajar SMA 14 Bandar Lampung
Lampung (RN) – Berantas Judi Online Kalangan remaja, Kejaksaan Tinggi Lampung Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) ke SMA Negeri 14 Bandar, tema Bersama Hindari Kenakalan Remaja dan Berantas Judi Online Serta Pentingnya Budaya Menabung dan Berinvestasi.
Kasi Penkum Ricky Ramadhan, mengatakan saat ini kita darurat judi online, semua pihak dan elemen masyarakat harus bahu membahu memberantas judi online, sudah banyak anak-anak para remaja yang menjadi korban judi online.
“Judi online bagi remaja yang sudah kecanduan dapat memberikan dampak yang berbahaya dalam berbagai aspek terutama dikalangan pelajar,” kata dia, Rabu (18/09/2024).
Menurutnya, perkembangan teknologi telah membawa dampak besar pada kehidupan sosial, termasuk dalam hal perjudian online. dikalangan pelajar fenomena ini semakin mengkhawatirkan karena mudahnya akses dan minimnya pengawasan. Judi online telah menjadi masalah serius di kalangan pelajar, terutama dengan adanya situs web dan aplikasi yang menawarkan permainan judi dengan uang sungguhan.
“Faktor-faktor seperti keinginan untuk mencoba hal baru, tekanan dari teman sebaya, dan kurangnya kesadaran akan risiko dapat membuat pelajar rentan terjerumus ke dalam praktik perjudian online saya berharap para pelajar jauhi semuanya yang melanggar hukum,” ujarnya.
Untuk mengatasi fenomena Ini sekolah dan lembaga pendidikan, perlu meningkatkan kesadaran tentang bahaya judi online dan memberikan edukasi yang memadai kepada siswa tentang risiko dan konsekuensi dari praktik perjudian.
“Peran Keluarga perlu aktif dalam mengawasi aktivitas anak-anak dan memberikan pendampingan serta dukungan emosional yang kuat,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala SMAN 14 Bandar Lampung Sevensari, mengatakan sangat bangga dan senang sekali atas kunjungan Kejaksaan Tinggi Lampung dalam memberikan pemahaman tentang kenali hukum dan jauhi hukuman.
“Ini sangat penting, peranan aparat hukum untuk mengenali hukum dan jauhi hukuman terutama dikalangan pelajar agar tidak terpengaruh terhadap isu-isu yang mengarah ke pelanggaran hukum terutama saat ini banyak isu-isu yang berkembang terkait dengan kenakalan remaja, tawuran dan geng motor,” pungkasnya. (Red)
Johnny Corne: Narasi Yang Dilontarkan Bapak Pembangunan Strategi Politik Usang
Pesawaran (RN) – Mantan anggota DPRD Kabupaten Pesawaran Johnny Corne menganggap narasi bapak pembangunan yang digelontorkan salah satu calon bupati Pesawaran merupakan strategi politik usang.
Karena menurutnya, pembangunan yang dilakukan merupakan hal biasa yang memang wajib dilakukan pemimpin di Kabupaten baru karena pada prinsipnya menurut Johnny Setiap jaman ada pemimpinnya dan setiap pemimpin ada zamannya. Masing-masing mempunyai skala prioritas dalam menentukan pembangunan yang akan dikerjakan.
“Contohnya bung Karno saat jadi presiden pertama ya dia bangun infrastruktur, Monas, Masjid terbesar di Asia Tenggara, karena memang diawal merdeka kita butuh infrastruktur itu, presiden selanjutnya ya tidak mungkin mau bangun monas lagi,” ungkapnya, Kamis (19/9/2024)
Sama halnya dengan Pesawaran kata dia, diawal memekarkan diri pemimpin awal memang harus membangun perkantoran dan infrastruktur yang bersifat urgent lainnya, namun akan sangat berbeda apa yang dikerjakan setelah masa awal Kabupaten.
“Tentu Bupati setelahnya akan mencari pembangunan yang dirasa penting pada zamannya, contoh simbol-simbol berupa tugu dan lain sebagainya, untuk kemajuan pariwisata tentu akses ke tempat-tempat wisata akan menjadi prioritas,” terangnya.
“Kita lihat sekarang, orang dari gedong tataan menuju kedondong sampai ke way ratai tentu jauh lebih mudah di zaman pak Dendi dibanding zaman bupati sebelumnya, karena pengajuan pembangunan akses penghubung kecamatan sudah jauh lebih bagus,” timpalnya.
Menanggapi isu lain yang kerap digelontorkan calon kada, mantan Dewan Riset Daerah (DRD) Kabupaten Pesawaran tersebut menyebut hal tersebut cara klasik yang tidak efektif dalam hal meraih simpati publik.
“Kalau dibilang dugaan korupsi di OPD-OPD selama pak Dendi menjabat misalnya, itu kan isu receh, kita bisa cek grafiknya berapa indeksnya, kalau memang buruk itu yang patut dipertanyakan, kenyataannya kan tidak, artinya jangan pula membuat kebohongan-kebohongan demi agenda politik,” tuturnya.
“Jangan hanya katanya tapi tidak ada ukuran, kasat mata kan bisa dilihat berapa jumlah korupsi yang pernah dipidana, saya rasa masyarakat sudah cerdas lah tidak mau dimakan isu seperti itu, karena kental nuansa politisnya,” tambahnya.
Terkait isu siltap Johnny menegaskan bahwa jika tidak dijabarkan secara komperhensif akan membuat salah pemahaman ditengah masyarakat, jangan sampai isu siltap dipolitisasi untuk kepentingan calon kada dalam menjatuhkan calon lain.
“Kita harus berfikir bersama terkait keterlambatan siltap, jadi jangan sekedar protes saja, penganggaran sekarang itu kan sudah direncanakan dengan matang dari mana sumber dananya untuk sumber pembayaran itu sendiri, siltap itu direncanakan dibayar lewat sumber pemasukan salah satunya dana bagi hasil, kan semua tau DBH kita terhambat, dan hal itu bukan cuma terjadi di Pesawaran,” jelasnya.
“Jadi jangan cuma bisa protes, ayo kita bareng-bareng gedor provinsi agar membayarkan DBH, kalau DBH dibagikan selesai urusan siltap itu,” tambahnya.
Johnny mengatakan, proses penganggaran berjalan dengan ketat dan tidak memungkinkan untuk bermain tambal sulam dalam pembayaran anggaran.
“Tidak bisa dana yang seharusnya membayar A dipakai untuk bayar B, sekarang ini ketat, jadi ayo kita bantu pemkab dalam menyelesaikan itu, karena ini bukan kelalaian pemkab, karena sudah dianggarkan melalui DPRD terkait berapa yang dibayar maupun dari mana alokasi pembayarannya,” imbuhnya Johnny.
Siltap aparatur Desa itu masuk Dalam APBD Kabupaten Pesawaran peruntukan pembayaran ADD sumber dananya direncanakan berasal dari DBH Provinsi. (Red)
Ancam Bunuh Wartawan, Ketua PWI Pesawaran Desak Polres Periksa Mantan PJ Kades

Pilkada 2024, 72 TPS Rawan Polda Lampung Kerahkan 7.600 Personel

Tidak Patuh Instruksi Partai, DPC Partai Gerindra Pecat Kadernya
Pesawaran (RN) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Pesawaran, gerak cepat membersihkan para Kader yang membangkang terhadap perintah partai.
Sekertaris DPC Gerindra Lenida Putri mengatakan, pihaknya telah mendapatkan informasi terkait dengan salah satu kader Gerindra yang terang-terangan tidak mengikuti instruksi partai.
“Kita sudah mengambil keputusan kepada yang bersangkutan, dan terhitung pada hari ini, kita sudah mengeluarkan H. Dadang dari grup DPC, dan berikutnya akan kita proses mengeluarkan dari struktur DPC,” kata dia, Selasa (17/09/2024).
Dirinya menjelaskan, semenjak tidak terpilih lagi pada Pileg 2024 ini, H. Dadang memang sudah tidak aktif lagi dalam segala aktifitas yang dilakukan oleh Partai Gerindra.
“Karena beliau sudah tidak aktif lagi, kami DPC sudah tidak melibatkan lagi dalam kegiatan partai apapun, jadi segala sepak terjang beliau di luar sana, sudah tidak ada sangkutan oleh partai Gerindra,” ujar dia.
Dirinya mengaku, sampai dengan saat ini seluruh kader partai Gerindra lainnya, tetap solid dan satu komando ikut arahan partai untuk memenangkan pasangan Nanda-Antonius pada Pilkada 2024 di Pesawaran.
“Karena mengusung Nanda-Antonius ini perintah pusat, tentunya seluruh kader wajib mengikuti instruksi tersebut, dan kalaupun ada kader yang membelot dan tidak tegak lurus dengan perintah partai, kita akan tindak tegas kepada yang bersangkutan,” tegasnya.
“Saya juga mengimbau kepada seluruh kader Gerindra di Kabupaten Pesawaran, agar tetap solid dan menjaga kekompakan, bergerak dan berjuang sesuai perintah partai, insyaallah kemenangan ada di depan mata, kita sama sama berjuang untuk kemenangan Gubernur Mirza- Jihan dan Bupati Nanda-Antonius,” pungkasnya. (zal)
Ketua MPC Pesawaran: Seluruh Struktur Organisasi Komitmen Dukung Nanda – Anton
Pesawaran (RN) – Dukungan organisasi kemasyarakatan (Ormas) kepada Paslon Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran Nanda Indira-Antonius Muhammad Ali pada Pilkada Pesawaran 2024 terus mengalir dan tak terbendung.
Sebelumnya, terdapat 18 organisasi kemasyarakatan yang berkomitmen mendukung kemenangan Nanda-Anton. Kemudian terbaru dukungan tersebut muncul dari Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Pesawaran.
Ketua MPC Pemuda Pancasila Pesawaran, Murni Achmadi mengatakan bahwa seluruh struktur organisasi berkomitmen untuk mendukung Paslon Nanda-Anton dalam Pilkada Pesawaran.
“Kami berkomitmen untuk turut serta dalam memenangkan Bacalon Bupati dan Wakil Bupati Nanda-Anton untuk melanjutkan pembangunan di Bumi Andan Jejama,” kata dia, saat Deklarasi dukungan MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Pesawaran, di Sekretariat MPC Pemuda Pancasila di Desa Gedong Tataan Kecamatan Gedong Tataan kabupaten setempat, Selasa (17/9/2024).
Dia menegaskan bahwa seluruh anggota Pemuda Pancasila di Kabupaten Pesawaran dengan tegas akan memenangkan pasangan calon ini. Selain itu, pihaknya juga berkomitmen menjaga stabilitas dan keamanan dalam Pilkada 2024.
“MPC PP Kabupaten Pesawaran juga siap menjaga stabilitas dan keamanan selama masa kampanye, sekaligus memastikan bahwa proses demokrasi berjalan dengan lancar,” tegasnya.
Sementara, Bakal Calon Bupati Pesawaran Nanda Indira mengatakan, mudah – mudahan dengan deklarasi di MPC PP Pesawaran pada hari ini Nanda-Anton semakin kuat.
“Saya bersama pak Anton mengucapkan terimakasih kepada MPC PP Pesawaran beserta jajaran nya yang telah mendeklarasi dukungan nya terhadap kami, Nanda-Anton, semoga ini bukan seremonial saja, dan kita jangan mudah terpancing dengan isu-isu miring yang selama ini beredar,” kata Nanda.
Nanda berpesan pesta demokrasi di Pesawaran harus dimaknai dengan riang gembira, dengan menjaga kerukunan serta situasi kondusif di Bumi Andan Jejama.
“Mari kita berdemokrasi dengan riang gembira, kita tunjukkan program-program, serta ide dan gagasan kita, untuk tujuan membawa Kabupaten Pesawaran lebih baik lagi kedepannya,” pungkasnya.
Deklarasi tersebut turut dihadiri ketua Tim Pemenangan Koalisi Untuk Rakyat (KUR) M. Nasir, sejumlah kelompok relawan serta anggota Pemuda Pancasila Pesawaran.(zal)
Jalin Silaturahmi, Bacawabup Anton Sampaikan Program Unggul Ke Masyarakat Teluk Pandan
Pesawaran (RN)- Gerilya cari dukungan dan simpati terus dilakukan bakal calon Bupati (Bacawabup) Pesawaran Antonius Muhammad Ali dengan turun langsung ke masyarakat di Kabupaten Pesawaran.
Tak kenal lelah, kali ini Bacawabup Antonius Muhammad Ali turun langsung ke empat desa di wilayah pesisir Pesawaran, yaitu Desa Sukajaya Lempasing, Desa Hurun, Desa Hanura dan Desa Sidodadi Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran, Senin (16/09/2024).
Bacawabup Pesawaran Antonius Muhammad Ali mengatakan, tujuannya turun langsung ke lapangan untuk menjalin silaturahmi kepada masyarakat Kabupaten Pesawaran.
“Yang pasti tujuan kami baik, kami hadir untuk silaturahmi kepada masyarakat dengan membawa program-program yang tujuannya untuk membawa Kabupaten Pesawaran lebih baik lagi,” kata dia.
Dalam kesempatan tersebut, Antonius Muhammad Ali juga meminta doa restu dari masyarakat agar niat baiknya membangun Kabupaten Pesawaran bersama Calon Bupati Nanda Indira bisa tercapai.
“Insyaallah kami Paslon Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran Nanda -Antonius, kedepannya akan kembali melanjutkan program-program kerja Bupati Dendi Ramadhona yang sudah baik akan terus dilanjutkan dan yang belum akan di perbaiki,” ujarnya.
“Dengan memanfaatkan sebagai Paslon pilihan Bapak Prabowo Subianto kami berharap kedepannya program-program dari pusat bisa di ambil oleh Kabupaten Pesawaran,” timpalnya.
Dirinya meyakini, dengan mendampingi Calon Bupati Nanda Indira, dirinya sebagai Cawabup insya Allah akan menjadikan dan menambah energi baru untuk Pesawaran lima tahun kedepan.
“Insya Allah kedepan dengan Bapak Prabowo Subianto sebagai Presiden RI, saya akan berjuang untuk mendapatkan perhatian yang lebih dari pemerintah pusat,” ungkapnya.
Selain itu, dirinya juga meminta kepada semua pihak untuk berpolitik secara santun, riang gembira, adu ide dan gagasan, jangan menebar fitnah atau memberikan narasi yang tidak sehat untuk masyarakat Pesawaran.
Sementara itu, salah satu Tokoh Masyarakat Desa Sukajaya Lempasing Kecamatan Teluk Pandan, Hanafi sangat menyambut baik atas kedatangan silaturahmi Bacalon Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali ditengah-tengah masyarakat bawah.
“Kami harap kedepan hadir pemimpin yang jujur, amanah dan konsisten terhadap perkataannya, apa lagi ini adalah pemimpin muda, yang energik dan punya jalur ke pusat langsung, dan bukan pemimpin yang tidak mau dekat dengan masyarakatnya,” kata dia.
“Semoga niat baik Paslon Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran Nanda Indira -Antonius Muhammad Ali bisa menghasilkan hasil yang baik juga, dan bisa membawa Kabupaten Pesawaran lebih baik dan maju lagi,” pungkasnya. (zal)
Pemkab Pesawaran Pastikan Pembelajaran Siswa di Kawasan Register 21 Berjalan Maksimal
Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran terus melakukan berbagai upaya untuk memastikan proses pembelajaran di UPTD SD Negeri 18 Way Ratai, yang terletak di kawasan Register 21, berjalan secara baik dan maksimal.
Sebagaimana diketahui bahwa berdasarkan SK pendirian sekolah, SDN 18 Way Ratai berlokasi di Desa Sumber Jaya Kecamatan Way Ratai, berdiri sejak 15 Oktober 1984. Sekolah ini awalnya merupakan SD Inpres yang berdiri di atas Kawasan Register 21 dan masuk dalam salah satu bagian wilayah Kabupaten Lampung Selatan.
Pendirian Satuan Pendidikan tersebut dibangun berdasarkan kesepakatan warga setempat untuk mengusulkan pendirian satuan Pendidikan dengan tujuan memberikan layanan pendidikan terhadap masyarakat yang berdomisili di kawasan tersebut. Terhitung sejak tahun 1972 sampai saat pemekaran kabupaten Pesawaran, SDN 18 Way Ratai masih menjadi satu-satunya layanan pendidikan yang berada di kawasan register tersebut.
Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Kabupaten Pesawaran Nomor 37 Tahun 2022 Tentang Pembentukan, Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Daerah Satuan Pendidikan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran perubahan nomenklatur semula SD Negeri 18 Way Ratai berubah menjadi UPTD SD Negeri 18 Way Ratai. Saat ini jumlah siswa yang tercatat pada Dapodik Satuan Pendidikan sejumlah 40 siswa.
Sementara itu, berdasarkan Peraturan Kemendikbudristek Nomor 36 Tahun 2014, mengamanatkan bahwa salah satu pertimbangan merger (penggabungan) satuan Pendidikan adalah kesenjangan baik secara kualitas maupun kuantitas.
Aturan ini diperkuat dengan Surat Edaran Dirjendikdasmen Nomor 0993/ D/ PR/ 2018 Tentang Kualitas Data Pokok Pendidikan Dasar dan Menengah menyebutkan bahwa “Dalam hal sekolah selama 3 tahun berturut turut memiliki siswa kurang dari 60 siswa dapat dilakukan penggabungan dengan sekolah sederajat dan terdekat”.
Jika melihat jumlah siswa yang tercatat di Dapodik Satuan Pendidikan, UPTD SD Negeri 18 Way Ratai dimungkinkan untuk dilakukan merger atau penggabungan dengan sekolah lain yang terdekat. Apalagi ditambah dengan kondisi fisik bangunan serta sarana dan prasarana yang sudah tidak memungkinkan untuk dilakukan proses belajar mengajar secara maksimal.
Berdasarkan hal tersebut Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pesawaran telah melakukan upaya untuk melakukan proses pemindahan siswa UPTD SD Negeri 18 Way Ratai ke sekolah terdekat dan berada di luar kawasan register 21, yaitu UPTD SD Negeri 13 Way Ratai yang berjarak tempuh +/- 7 kilometer.
Kepala Disdikbud Pesawaran, Anca Martha Utama mengatakan bahwa upaya ini telah tertuang dalam berita acara hasil musyawarah mufakat yang telah dilakukan oleh Dinas Pendidikan bersama komite sekolah, tokoh masyarakat, aparatur desa dan perwakilan APDESI tertanggal 31 Juli Tahun 2024.
“Namun masyarakat memilih untuk tetap bertahan menyekolahkan anaknya di UPTD SD Negeri 18 Way Ratai. Hal ini dikarenakan akses jalan yang terjal dan sulit dilalui oleh siswa menuju lokasi sekolah lainnya,” ungkap Anca Senin, (16/9/2024).
Melihat kondisi ril dan keinginan masyarakat setempat yang menginginkan UPTD SD Negeri 18 Way Ratai tetap berdiri di lokasi saat ini dengan berbagai keterbatasan dan kondisi fisik sarana dan prasarana yang sangat tidak memadai, Pemerintah Kabupaten Pesawaran tetap memastikan agar proses pembelajaran tetap berjalan dengan baik dan maksimal.
ntuk mendukung hal tersebut, Anca menyebut bahwa Disdikbud Pesawaran telah melakukan pemenuhan tenaga pendidik yang berstatus PNS dan PPPK.
Sementara bagi siswa yang bersekolah di Satuan Pendidikan tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran memastikan seluruh siswa mendapatkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP). Dimana saat ini sebanyak 30 siswa UPTD SD Negeri 18 Way Ratai telah tercatat sebagai penerima bantuan PIP.
Kemudian dalam hal peningkatan fisik bangunan, sarana dan prasarana UPTD SD Negeri 18 Way Ratai Pemerintah Kabupaten Pesawaran belum dapat melakukan intervensi perbaikan dikarenakan lokasi UPTD SD Negeri 18 Way Ratai yang berada di Lahan Register 21 dan status kepemilikan lahan, hal ini terbentur dengan peraturan yang berlaku.
Status lahan register telah diatur dalam Undang- Undang Nomor 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan, yang mengamanatkan bahwa Penyelenggaraan perlindungan hutan dan konservasi alam bertujuan menjaga hutan, kawasan hutan dan lingkungannya agar fungsi lindung, fungsi konservasi dan fungsi produksi tercapai secara optimal dan lestari.
Kebijakan ini juga didukung dengan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2021 yang mengatur tentang perencanaan kehutanan, Penggunaan Kawasaan Kawasan Hutan berikut sanksi administratifnya.
Namun demikian, hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Pesawaran masih terus melakukan berbagai upaya bersama perangkat Desa Sumber Jaya, masyarakat setempat dan APDESI untuk berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait diantaranya yaitu Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ( KLHK) untuk melakukan percepatan perubahan status kepemilikan lahan UPTD SD Negeri 18 Way Ratai.
Hal ini sebagai bentuk upaya untuk mengatasi satu-satunya kendala dari Pemkab Pesawaran dalam melakukan intervensi dan perbaikan fisik serta sarana dan prasarana UPTD SD Negeri 18 Way Ratai guna pemerataan kualitas pendidikan di Bumi Andan Jejama.
Selain itu, upaya lainnya yang juga turut dilakukan Pemkab Pesawaran, diantaranya mengupayakan pembiayaan melalui pihak ketiga yang sifatnya tidak mengikat dan dalam waktu dekat akan dilaksanakan renovasi fisik bangunan sekolah.
“Pemerataan kualitas Pendidikan di Bumi Andan Jejama merupakan tujuan utama dan hal ini bukanlah hal yang mudah, perlu adanya dukungan dari berbagai pihak untuk mencapai tujuan tersebut,” ujar Anca. (zal)
