Sebanyak 55 Desa ADD di Pesawaran Kembali Cair

Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran, kembali memproses pencairan Anggaran Dana Desa (ADD) untuk sejumlah desa yang ada di Bumi Andan Jejama. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pesawaran, Nur Asikin mengatakan, hari ini pihaknya telah mencairkan ADD kepada 62 desa, dan saat ini terdapat 55 desa lagi yang sedang dalam tahap pencairan. “Seperti yang kita ketahui, dalam ADD tersebut terdapat anggaran untuk pembayaran Siltap bagi aparatur desa, hari ini sudah 62 desa yang cair kemudian sedang proses terdapat 55 desa lagi yang telah masuk ke BPKAD,” kata dia, Senin (07/10/2024). Dirinya menjelaskan, dalam proses pencairan ADD tersebut, sudah diketahui dan disetujui oleh Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona. “Pencairan ADD ini lantaran kita sudah memiliki anggarannya, dan saya juga sudah berkoordinasi dengan Bupati, bahkan pak Bupati yang perintahkan saya langsung harus membayarkan ketika anggaran sudah ada,” ujar dia. “Siltap perangkat desa itu bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pesawaran, karena kemarin ada kendala dalam DBH, pak bupati tidak tinggal diam, beliau tetap mencari solusi dan sumber-sumber lain supaya tidak terjadi lagi keterlambatan pembayaran siltap di desa,” timpalnya. Diketahui, 55 desa yang sedang dalam proses BPKAD, Kecamatan Negeri Katon 21 desa, Kecamatan Gedong tataan 12 desa, Kecamatan Marga Punduh 7 desa, Kecamatan Way Khilau 4 desa, Kecamatan way Ratai 11 desa. (Red)

Kades Dicurigai Simpan APK Paslon, Bawaslu: Tidak Ada Pelanggaran

Pesawaran (RN) – Sekelompok orang mendatangi Balai Desa Sukaraja, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran karena mencurigai adanya banner salah satu calon Bupati Pesawaran di ruang kerja Penjabat (Pj) Kades Sukaraja Widiyantoro. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesawaran mengatakan, saat diperiksa tidak ditemukan apa yang dituduhkan. Hanya ditemukan stiker lama tanpa nomor urut. “Tidak ada banner, hanya stiker yang ditemukan tanpa nomor urut,” kata anggota Bawaslu Pesawaran, Oktiyas Afriza, Senin (7/10/2024). Ditambahkan Tyas, pihaknya masih mendalami dan melakukan pengecekan apakah masuk pelanggaran pilkada atau tidak. “Kalau masalah pelanggaran sampai saat ini belum ada, nanti Bawaslu akan mengeluarkan pers rilisnya hasil pemeriksaannya,” tambah dia. Terpisah, Ketua Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu (FMPB) Mursalin menyayangkan sikap pendukung salah satu calon yang sudah menyebabkan kegaduhan di tengah masyarakat menjelang pelaksanaan Pilkada Pesawaran.  “Saya secara pribadi ditelpon masyarakat Sukaraja yang resah, jadi saat hadir di sana mereka meminta untuk membuka Balai Desa, jelas kita tolak, karena sudah jam 12 malam, hidup kan perlu pakai aturan,” sesalnya. Ditegaskan Mursalin, saat dilakukan pengecekan ternyata apa yang mereka cari tidak ada dan disaksikan seluruh elemen aparat. “Ternyata kan tidak ada apa yang sudah dituduhkan, semalam masyarakat hampir chaos, artinya kegiatan mereka ini berpotensi menyebabkan huru hara, jadi tidak bisa didiamkan gerakan-gerakan seperti ini,” tegasnya. “Saya apresiasi Kapolsek Gedong Tataan dan jajaran Polres Pesawaran yang sigap turun ke lapangan sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” timpalnya.  Sedangkan salah satu tokoh masyarakat Kabupaten Pesawaran Erland Syofandi mengaku geram dengan adanya gerakan pendukung calon Bupati Aries Sandi yang sudah membuat gaduh suasana ditengah masyarakat.  “Kalau cuma modal kecurigaan lalu minta semua di cek ya mau jadi apa Pesawaran ini, masa pemilihan masih 2 bulan lagi, janganlah membuat masyarakat terpecah belah,” tukasnya. Erland berujar, calon Bupati harus dapat menjaga kondusifitas dan bisa menahan pendukung agar tidak membuat kegaduhan. “Jangan takut kalah sebelum bertempur, kampanye saja ke tengah masyarakat, kalau laku ya menang, tapi kalau tidak laku jangan pakai cara picik,” pungkasnya. (Red)

Kukuhkan Tim Pemenangan KUR, M.Nasir: Kerja Maksimal Menangkan Nanda Anton

Pesawaran (RN) – Tim Pemenangan Koalisi Untuk Rakyat (KUR) Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pesawaran nomor 02 Nanda Indira – Antonius Muhammad Ali mengukuhkan tim pemenangan Kecamatan Waylima. Pengukuhan Tim Pemenangan tersebut dilakukan oleh Ketua Tim Pemenangan KUR, M. Nasir dan dihadiri langsung oleh Paslon Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran nomor 2 Nanda – Anton. Penanggung Jawab Tim KUR Pemenangan Nanda – Anton Kecamatan Way Lima, Saptoni menyampaikan motivasi kepada seluruh tim dan pengurus agar bekerja semaksimal mungkin untuk memenangkan Paslon Nanda-Anton pada Pilkada 2024. “Jadi mulai sekarang mari kita bersama-sama bekerja untuk memenangkan Nanda -Anton sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pesawaran,” kata dia, Minggu (06/10/2024). “Kita jangan lagi bicara berasal dari partai mana karena kita adalah Koalisi Untuk Rakyat, mari kita ajak seluruh lapisan masyarakat untuk memilih Paslon Bupati nomor 02 Nanda -Anton,” timpalnya. Dirinya tetap optimis, apabila Tim Pemenangan Kecamatan Waylima ini bersatu, maka insyaallah Nanda – Anton bisa menang. “Kalau kita sudah bersatu, yakin Kecamatan Way Lima Nanda – Anton menang, sebelum kita berbuat sesuatu harus yakin apa yang kita perbuat, mudah-mudahan Nanda Anton menang,” ujarnya. Sementara itu, Cabup Nanda Indira mengingatkan kepada para Tim Pemenangan yang sudah di kukuhkan untuk bersama-sama mengajak lapisan masyarakat Kecamatan Way Lima untuk memilih Paslon nomor urut dua yang ganteng dan berhijab merah. “Jangan lupa pilih Nanda-Anton, nomor 02 yang pakai jilbab merah. Dan segera rapatkan barisan, jangan sampai lengah, jangan mudah terpancing, niat kita bismillah untuk memenangkan Nanda – Anton pada Pilkada 2024,” kata dia. “Selain itu tolong berikan berita yang baik, sampaikan Visi-misi Nanda-Anton kepada keluarga, tetangga dan sanak famili, banyak program yang akan kita benahi mulai dari infrastruktur, kesehatan dan pendidikan,” pungkasnya. Diketahui hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Pemenangan Koalaisi Untuk Rakyat, Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran Ahmad Rico Julian, Anggota DPRD Dapil 6, Ketua MPAL dan Jajaran, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, dan tamu undangan lainnya. (Rizal)

Peringati Maulid Nabi Mometum Tingkatkan Kualitas Iman

Pesawaran (RN) – Guna meningkatkan kualitas iman dan taqwa Pemerintah Desa Bogorejo Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW 1446H dan pengajian akbar yang di gelar di halaman desa setempat, Sabtu (05/0/10/2024) malam. Kepal Desa Bogorejo Hermansyah, mengatakan Maulid Nabi merupakan peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW yang dirayakan oleh umat Islam. Peringatan ini menjadi momentum untuk merenungkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta untuk meneladani dan menambah rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW. “Mudah mudahan dengan digelar acara ini bisa membawa berkah dan syafaat dari Nabi Muhammad SAW untuk seluruh masyarakat khusunya warga Desa Bogorejo,” kata Herman.  Dirinya juga menjelaskan, dengan adanya kegiatan seperti ini mudah mudahan dapat memberikan semangat baru bagi masyarakat Desa Bogorejo untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. “Mari kita untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,sehingga tercipta lingkungan yang harmonis, aman dan damai memperkuat persaudaraan di antara sesama warga,” ucapnya. Sementara itu, salah satu warga Bogorejo Widtami, mengungkapkan, dengan adanya kegiatan seperti ini bisa menambah ilmu wawasan tentang adab beragama dan ajang silahturahmi bagi seluruh masyarakat yang ada di Desa Bogorejo. “Kami juga bisa menyerap  ilmu agama yang di sampaikan oleh penceramah untuk bekal kita nanti serta meneladani sifat sifat mulia yang dimiliki oleh baginda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam,”ucapnya. (Rizal)  

Kabar Bagus, Siltap Perangkat Desa di Pesawaran Cair

Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran segera mencairkan Penghasilan Tetap (Siltap). Sebanyak 62 desa dari 148 desa di Kabupaten Pesawaran sudah dalam proses pencairan. Tentunya hal ini menjadi angin segar bagi desa-desa se-Kabupaten Pesawaran.  Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pesawaran, Nur Asikin mengatakan, meskipun mengalami keterlambatan, saat ini sudah dalam proses pencarian Anggaran Dana Desa (ADD) di Pesawaran. “Diantara isi ADD itu ada siltapnya, dan sekarang proses yang sudah mendapatkan rekomendasi dari camat untuk proses pencairan ini ada sebanyak 62 desa dari 148 Desa di Kabupaten Pesawaran,” kata dia, Sabtu (05/10/2024). Dirinya menjelaskan, pencairan ADD ini selama dua bulan, yaitu bulan Juli dan Agustus tahun 2024. Dirinya juga mengatakan bahwa terkait keterlambatan pembayaran siltap selama dua bulan itu perlu diluruskan lagi, karena menurutnya, sudah tidak ada tunggakan dan sudah dibayarkan. “Memang dari tahun 2021 ada keterlambatan pembayaran siltap selama dua bulan, namun keterlambatan itu dibayarkan pada awal tahun 2022, kemudian yang di tahun 2022 dibayarkan pada awal 2023, dan di tahun 2023 sudah dibayarkan di awal tahun 2024,” ungkapnya. “Artinya di tahun 2024 ini, sudah tidak ada lagi tunggakan pembayaran siltap di desa, dan untuk pencairan ADD selama dua bulan ini kemungkinan di hari Senin sudah masuk ke rekening desa masing-masing,” ungkapnya. Sementara, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, bahwa penyaluran Siltap perangkat desa itu bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pesawaran  “Namun komponen PAD tersebut salah satu yang besar ada dari Dana Bagi Hasil (DBH) yang memang di sharing dari provinsi. Seperti pajak kendaraan bermotor, bahan bakar minyak, bea balik nama, pajak air permukaan dan juga dari pajak – pajak lainnya,” kata dia. “Artinya Pemda Kabupaten Pesawaran juga tidak tinggal diam, kami tetap mencari solusi dan sumber-sumber lain supaya tidak terjadi lagi keterlambatan pembayaran siltap di desa,” pungkasnya. (Red)

Dendi Pantau Langsung Perbaikan Jalan di Kecamatan Tegineneng 

Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran, terus melakukan perbaikan jalan-jalan penghubung antar desa di Kecamatan Tegineneng. Kepala Dinas PUPR Zainal Fikri mengatakan, penanganan jalan di Kecamatan Tegineneng tahun 2024, terdapat beberapa ruas jalan, baik yang sudah selesai pengerjaan maupun sedang dalam proses. “Kita melakukan penanganan jalan itu dibeberapa titik, seperti ruas jalan Gerning-Trimulyo panjang penanganan 2.670 meter, kemudian ruas jalan Tri Mulyo-Sri Rejeki panjang penanganan 6.342 meter,” kata dia, Sabtu (05/10/2024). “Kemudian ruas jalan Margo Mulyo-Rengas panjang penanganan 1.591 meter. Ketiga ruas jalan ini memang merupakan akses utama penghubung antar desa, serta segala aktifitas masyarakat mulai dari pendidikan, ekonomi dan lainnya menggunakan jalan tersebut,” timpalnya. Sementara itu, Camat Tegineneng Aep Alamsyah mengatakan, adanya perbaikan ruas jalan ini masyarakat Tegineneng mengucapkan rasa terimakasih kepada pemerintah Pesawaran khususnya Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona. “Dengan dibangunnya jalan-jalan tersebut, tentunya sangat membantu kelancaran aktivitas masyarakat dari satu desa ke desa yang lain, baik itu untuk urusan pendidikan, ekonomi maupun pertanian, semua menggunakan jalan tersebut,” kata dia. Dirinya berharap, dengan adanya pembangunan jalan di beberapa titik ruas yang ada di Kecamatan Tegineneng, dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Tinggal masyarakat harus mempunyai rasa memiliki terhadap jalan-jalan yang sudah diperbaiki ini, dengan mengawasi jangan sampai ada kendaraan bertonase lebih memasuki jalan ini,” pungkasnya. (R-1)

Enggan Dukung Aries Sandi, Yurizal Rela Dipecat Dari Golkar 

Pesawaran (RN) – Content Creator Pesawaran Yurizal yang lebih dikenal dengan sebutan Arman Asisten menjadi 1 dari 4 kader partai Golkar yang dipecat karena dinilai tidak patuh dengan instruksi partai pada pilkada Pesawaran 27 November 2024. Yurizal yang merupakan Ketua Pengurus Golkar Kecamatan Way Lima tersebut enggan mendukung pasangan Aries Sandi-Supriyanto karena lebih memilih pasangan nomor urut 02 Nanda Indira – Antonius Muhammad Ali.Saat dikonfirmasi Yurizal membenarkan hal tersebut, dirinya berujar, keputusannya mendukung Nanda – Anton merupakan panggilan hati karena pasangan nomor urut 02 tersebut dinilai lebih memiliki visi dan misi yang jelas dibandingkan kompetitornya. “Setiap manusia memiliki hak dalam menentukan pilihan, saya melihat Nanda – Anton merupakan jawaban dari keberlanjutan pembangunan di Bumi Andan Jejama, jadi sudah menjadi resiko saya dan saya terima,” ujarnya, Jumat (4/10/2024) via telepon. TikToker yang viral berkat duetnya dengan Mbah Umar pada konten komedi tersebut menegaskan bahwa keputusannya untuk mendukung Nanda – Anton bukan kepentingan pribadi, tapi demi kemakmuran masyarakat Kabupaten Pesawaran itu sendiri. “Jadi ini bukan bicara Arman Asisten secara pribadi, tapi kepentingan masyarakat, saya tidak ada keuntungan apapun mendukung Nanda kecuali mimpi saya melihat pembangunan segala sisi oleh pak Dendi dan Insya Allah akan dilanjutkan oleh Nanda – Anton,” tegasnya. “Dari pada Arman harus dukung Aries Sandi lebih baik Arman dipecat dari partai, itu prinsip yang saya pakai,” timpalnya. Bahkan Arman menjamin, setelah dipecat dari kader partai dirinya akan lebih intens lagi dalam mengajak masyarakat mendukung Nanda – Anton. “Minggu ini keluar konten saya di Way Khilau terkait jalan yang sedang dibangun Pemkab Pesawaran, di Minggu yang sama saya dengan Mbah Umar juga akan ngonten di Negeri Katon, agar masyarakat faham bahwa Pesawaran sudah di jalur yang benar dan jangan pernah salah pilih pemimpin,” lanjutnya. Untuk diketahui, Yurizal bersama 3 kader Golkar lainnya dipecat dari partai karena terbukti mendukung pasangan Nanda – Anton pada Pilkada Pesawaran, diantaranya Farifki Zulkarnayen Arif dan Randy Septian keduanya menjabat sebagai Wakil Sekretaris, serta Busroni, Ketua Pengurus Kecamatan Padang Cermin, dan Yurizal Ketua Pengurus Kecamatan Way Lima. (Red)

Jalan Penghubung Desa Diperbaiki, Warga Ucapkan Terimakasih Kepada Pemkab Pesawaran

Pesawaran (RN)- Masyarakat Desa Tanjungrejo dan Gunungsari Kecamatan Way Khilau ucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Pesawaran, atas perbaikan jalan penghubung yang telah rusak. Pasalnya perbaikan jalan tersebut sangat dinanti-nantikan oleh masyarakat setempat, karena jalan rusak tersebut sudah bertahun-tahun dan baru tahun ini bisa diperbaiki. Putra salah satu warga Desa Gunung Sari menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemkab Pesawaran yang telah memperbaiki jalan tersebut. “Setiap hari saya menggunakan dan melintas dijalan Gunung Sari-Tanjung Rejo untuk mengantar anak ke sekolah, tentunya dengan adanya perbaikan jalan ini sangat berdampak baik bagi masyarakat,” kata dia, Jum’at (04/10/2024). “Alhamdulillah jalan yang selama ini rusak sekarang lagi di perbaiki dan mudah-mudahan perbaikan ini bisa sampai di rabat beton atau hotmik kedepannya biar awet dan masyarakat nyaman melintas,” timpalnya. Hal senada juga disampaikan, Turmudi warga Desa Tanjung Rejo menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona karena telah mewujudkan harapan dan impian masyarakat Tanjung Rejo yang telah lama mengidam idamkan pembangunan jalan, yang selama ini rusak parah.  “Jalan ini adalah lintas yang menghubungkan beberapa desa yang menjadi akses perekonomian dan mengangkut hasil pertanian masyarakat,” ungkapnya. Dirinya juga berharap pula untuk kedepan lebih diperhatikan pembangunan jalan kami, meski saat ini masih belum bisa dikatakan bagus kualitas jalan yang dibangun namun pihaknya sudah bersyukur sekali dengan adanya pembangunan jalan ini. “Mudah-mudahan kedepannya pembangunan jalan-jalan rusak akan lebih baik lagi, tentunya untuk kemudahan masyarakat dalam beraktivitas,” pungkasnya (Red).

Korupsi Pelaksanaan Pelatihan, Kejari Tulang Bawang Tahan Ketua PKBM

Tulang Bawang (RN) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulang Bawang menetapkan Ketua yayasan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Raden Inten berinisial P sebagai tersangka dugaan korupsi pada pelaksanaan pelatihan PKBM tahun anggaran 2022/2023 yang merugikan negara sebesar Rp. Rp. 717.799.770,00,- (tujuh ratus tujuh belas juta tujuh ratus sembilan puluh sembilan ribu tujuh ratus tujuh puluh rupiah). Kepala Kejari Tulang Bawang Dennie Sagita menjabarkan, modus yang dilakukan tersangka antara lain tutor fiktif, pemotongan honor tutor yang ada, pembelanjaan fiktif atau tidak direalisasikan termasuk pembelanjaan ang di mark up. “Kami telah melakukan serangkaian pemeriksaan kepada saksi-saksi dan pihak terkait dalam kegiatan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Raden Intan TA. 2022 s/d 2023, dan berdasarkan penghitungan Auditor pada Inspektorat Kabupaten Tulang Bawang Kerugian Negara diperkirakan lebih dari 700 juta rupiah,” ungkapnya, Kamis (3/10/2024) di kantor Kejari setempat.  Ditambahkan Dennie, pihaknya langsung menahan tersangka dalam 20 hari kedepan. “Penyidik melakukan penahanan badan terhadap Tersangka berdasarkan Surat Perintah Penahanan Kepala Kejaksaan Negeri Tulang Bawang Nomor: PRINT- 01/L.8.18/Fd.1/10/2024 tanggal 03 Oktober 2024 selama 20 hari kedepan sejak 03 Oktober 2024 s/d 22 Oktober 2024 di Rutan Kelas II B Menggala,” ujarnya. Atas perbuatannya tersangka diancam dengan Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dalam giat tersebut Kepala Kejari Tulang Bawang didampingi Kasi Pidsus Ali Habib, Kasi Intelijen Rahmat Djati Waluya dan Kasubagbin Fuad Alfano. (Red)

DPLH Pesawaran Rumuskan Skenario Pembangunan Berkelanjutan 

Pesawaran (RN) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup (PLH) menggelar Uji Publik II Kajian Lingkungan Hidup Strategis Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (KLHS RPJMD) Tahun 2025 – 2029 di Aula Hotel De Green, Bandar Lampung Kamis, (3/10/2024). Kepala dinas PLH Linda Sari mengatakan, digelarnya kegiatan uji publik KLHS RPJMD ini guna merumuskan skenario dan rekomendasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) melalui analisis yang sistematis, menyeluruh, dan partisipatif. “Dalam penyusunan KLHS RPJMD ini Dinas PLH telah menyusun beberapa proyeksi skenario mengenai daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup di Kabupaten Pesawaran. Diantaranya yakni mengenai daya dukung air, skenario daya dukung lahan, serta rasio tampung penduduk,” kata dia. Untuk daya dukung air, Linda menyebut ketersediaan air diproyeksikan masih mengalami surplus hingga 5 tahun ke depan. Namun beberapa upaya menurutnya masih perlu dilakukan untuk mempertahankan kesediaan air.  Diantaranya yaitu dengan kesadaran menghemat penggunaan air melalui upaya sosialisasi, reboisasi dan penghijauan pada area pemukiman dan jalan besar, membangun waduk di area yang berpotensial mengalami kekeringan, serta memelihara atau melakukan rehabilitasi konservasi lahan dan air. Sementara itu, untuk daya dukung lahan potensial diperkirakan akan terus menurun dalam 5 tahun ke depan. Untuk itu perlu adanya upaya untuk mempertahankan daya dukung lahan melalui penyediaan ruang terbuka hijau pada kawasan pemukiman pada penduduk serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan penataan ruang. Adapun untuk rasio daya tampung penduduk di Kabupaten Pesawaran menurut Linda masih dapat dikategorikan bagus untuk dalam 5 tahun kedepan. “Upaya yang dapat dilakukan untuk mempertahankannya adalah dengan meningkatkan pengendalian pemanfaatan ruang dan mengarahkan pembangunan pada kawasan pemukiman,” ujarnya. Ditempat yang sama, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona diwakili Sekretaris Daerah Wildan, mengatakan bahwa penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) menjadi dasar dalam penyusunan perencanaan program pembangunan daerah berupa dokumen RPJMD.  KLHS ini menurutnya harus terbentuk dari analisis yang sistematis, menyeluruh dan partisipatif untuk memastikan bahwa prinsip pembangunan berkelanjutan telah menjadi dasar dan terintegrasi dalam kebijakan atau rencana program pembangunan suatu wilayah. Untuk menghasilkan dokumen KLHS yang berkualitas, Wildan mengamanatkan agar tahapan-tahapan penyusunan KLHS hendaknya dapat dilaksanakan secara maksimal, mulai dari pengumpulan data hingga tahapan validasi.  “Oleh karena itu, saya mengajak untuk bersama-sama membangun kesepahaman dan dapat memberikan informasi, masukan, dan data sebanyak mungkin sebagai salah satu dukungan dalam penyusunan KLHS RPJMD Kabupaten Pesawaran,” ujar Sekda Mengingat pentingnya kegiatan ini, dirinya turut berpesan agar pengelolaan dan pendayagunaan sumberdaya alam sebagai modal dasar pembangunan berkelanjutan harus benar-benar memperhatikan kapasitas daya dukung, daya tampung serta melakukan perkiraan dampak dan resiko lingkungan hidup.  Selain itu, kinerja layanan, jasa ekosistem, efisiensi pemanfaatan sumber daya alam, tingkat kerentanan dan kapasitas adaptasi terhadap perubahan iklim, juga menjadi hal yang harus diperhatikan. “Guna mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) yang sesuai dengan visi Kabupaten Pesawaran, maka perlu ada kesepakatan yang mendorong ke arah pembangunan berkelanjutan berdasarkan hak asasi manusia dan kesetaraan untuk mendorong pembangunan sosial, ekonomi dan lingkungan hidup secara berkesinambungan,” ucapnya. (Red/Rls)