ARTIKUJT E FUNDIT
Tingkatan Kapasitas Institusi, Kajari Pesawaran Lakukan Sertijab Eselon 4 dan 5
Memperat Silaturahmi, Pengurus Cabang PGRI Kecamatan Gedong Tataan Gelar Halal Bihalal
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh guru dan segenap panitia yang telah bekerja keras dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
“Kita harus terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kepada siswa, serta menjaga hubungan yang harmonis antara guru, staf, dan orang tua siswa, karena PGRI adalah rumah besar kita yang bisa memfasilitasi dan kebutuhan hak- gak guru” tambahnya.
Sementara itu, Kordinator wilayah Kecamatan Gedong Tataan Solihah mengatakan, Acara Halal Bihalal ini juga menjadi kesempatan bagi para guru untuk bersilaturahmi saling mengenal dan berbagi pengalaman, serta mempererat hubungan antara guru.
“Dalam hal ini, saya berharap mari kita sama – sama membangun PGRI Kecamatan Gedong Tataan,” ujarnya.
Dirinya juga berharap agar terus menjaga dan meningkatkan kualitas hubungan kita, supaya kita bisa bekerja sama dengan lebih baik dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kita.
“Dengan diadakannya acara Halal Bihalal ini, diharapkan hubungan antara guru, semakin erat dan harmonis, serta dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kepada siswa. Selamat Hari Raya Idul Fitri! Minal Aidin Wal Faidzin mohon maaf lahir dan batin,” pungkasnya. (zal) Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1447 H, Bupati Pesawaran Hadiri Rakor Lintas Sektoral di Polda Lampung
Bupati Nanda: Dishub Pesawaran Siap Amankan Arus Mudik 2026
Pesawaran (RN) Dinas Perhubungan Kabupaten Pesawaran telah menyiapkan sejumlah langkah pengamanan arus mudik hari Raya Idul Fitri 1447 H, Wilayah yang dilalui jalur mudik, Pesawaran memiliki tanggung jawab untuk memastikan perjalanan para pemudik berlangsung aman dan nyaman.
Hal tersebut dikatakan Bupati Pesawaran Nanda Indira saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral dalam rangka kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H yang di Gedung Serba Guna (GSG) Presisi Polda Lampung, Senin (09/03/2026).
“Sebagai wilayah yang menjadi perlintasan arus mudik, Kabupaten Pesawaran berkewajiban menjaga kelancaran dan kenyamanan lalu lintas sehingga para pemudik dapat sampai ke kampung halaman dengan selamat,” jelasnya.
Ia menambahkan, pada tahun 2026 pihaknya akan melakukan pengamanan arus mudik di sejumlah titik strategis, di antaranya Simpang Tol Batanghari Ogan, Simpang Tugu Keris Tegineneng, Simpang Tugu Coklat, Simpang Tugu Pengantin, Simpang Mutun, serta Simpang Ketapang. Pengamanan tersebut akan dilaksanakan dengan berkoordinasi bersama Polres Pesawaran.
“Selain itu, sekitar enam pos pengamanan juga akan didirikan di sejumlah titik sebagai tempat pengaturan lalu lintas sekaligus lokasi istirahat bagi para pemudik,” ujarnya.
Upaya pengamanan mudik ini juga melibatkan berbagai perangkat daerah lainnya. Dinas Kesehatan akan menyiapkan layanan kesehatan di setiap pos pengamanan berupa tenaga medis, fasilitas P3K, serta ambulans. Sementara Dinas PUPR memastikan kondisi infrastruktur jalan tetap layak dilalui, dan Dinas Komunikasi dan Informatika bertugas menyampaikan berbagai informasi penting kepada masyarakat terkait kondisi lalu lintas dan layanan mudik.
“Melalui koordinasi lintas sektor ini diharapkan seluruh stakeholder dapat memperkuat sinergi di lapangan sehingga pengamanan Idul Fitri 1447 H, khususnya arus mudik dan arus balik di wilayah Lampung, dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif,” harapnya.
Sementara itu, Wakapolda Lampung, Brigjen Pol. Drs. Sumarto saat membuka rakor mengatakan, Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mempersiapkan pengamanan Lebaran melalui Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Krakatau 2026.
“Operasi tersebut bertujuan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama menjalankan ibadah puasa hingga merayakan Hari Raya Idul Fitri, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode arus mudik dan arus balik,” kata dia.
Dirinya juga mengatakan, Provinsi Lampung memiliki peran strategis sebagai pintu gerbang utama Pulau Sumatera yang setiap tahunnya menjadi titik krusial mobilitas masyarakat saat musim mudik Lebaran.
“Lampung memiliki posisi yang sangat strategis sebagai gerbang Sumatera. Setiap tahun menjadi titik krusial arus mudik dan arus balik, sehingga diperlukan koordinasi yang matang serta langkah-langkah partisipatif dari seluruh pihak untuk memastikan mobilitas masyarakat berjalan aman dan lancar,” pungkasnya.(zal)
