ARTIKUJT E FUNDIT

Tingkatan Kapasitas Institusi, Kajari Pesawaran Lakukan Sertijab Eselon 4 dan 5

Pesawaran (RN) – Kejaksaan Negeri Pesawaran Lampung melaksanakan upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) bagi sejumlah pejabat struktural Eselon IV dan Eselon V, di lingkungan Kejaksaan Negeri Pesawaran, Kamis (2/4/2026). Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan pelantikan beberapa pejabat struktural sebagai bagian dari dinamika organisasi serta upaya penguatan kinerja kelembagaan di wilayah kerja Kejaksaan Negeri Pesawaran, di antaranya: Pejabat Eselon IV: Neti Herawati, S.H. Menjabat sebagai Kepala Subbagian Pembinaan menggantikan Rengga Puspa Negara, S.H., M.H. Fuad Alfano Adi Chandra, S.H., M.H. Menjabat sebagai Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus menggantikan Arliansyah Adam, S.H. Ardi Herlan Syah, S.H. Menjabat sebagai Kepala Seksi Intelijen menggantikan Fuad Alfano Adi Chandra, S.H., M.H. Bernadeta, S.H. Menjabat sebagai Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara menggantikan Vita Hestiningrum, S.H., M.H. Pejabat Eselon V: Syandri Sofyan, A.Md. Menjabat sebagai Kepala Urusan Tata Usaha, Kepegawaian, dan Keuangan pada Subbagian Pembinaan. Krisma Jeny Puteri, S.H. Menjabat sebagai Kepala Subseksi Penuntutan, Upaya Hukum Luar Biasa, dan Eksekusi pada Seksi Tindak Pidana Khusus. Dini Ramadhanti Mukhtar, S.H Menjabat sebagai Kepala Subseksi Prapenuntutan pada Seksi Tindak Pidana Umum. Annisaa Devira, S.H. Menjabat sebagai Kepala Subseksi Penuntutan, Eksekusi, dan Eksaminasi pada Seksi Tindak Pidana Umum. Roidah Zahiroh, S.H. Menjabat sebagai Kepala Subseksi I pada Seksi Intelijen. Yosua David Mantiri, S.H. Menjabat sebagai Kepala Subseksi II pada Seksi Intelijen. Kepala Kejaksaan Negeri Pesawaran, Umi Kalsum, S.H., M.H, menerangkan rangkaian pergantian jabatan dan penambahan personil ini merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk penyegaran serta peningkatan kapasitas institusi dalam merespons tantangan tugas yang semakin kompleks. “Dengan hadirnya pejabat baru, diharapkan terjalin sinergi yang kuat dalam menjaga stabilitas internal dan meningkatkan kualitas pelayanan penegakan hukum secara kolektif di wilayah hukum Kabupaten Pesawaran,” ujarnya. (Red)

Memperat Silaturahmi, Pengurus Cabang PGRI Kecamatan Gedong Tataan Gelar Halal Bihalal

Pesawaran (RN) – Pengurus Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran menggelar acara Halal Bihalal Hari Raya Idul Fitri 1447 H, bertempat di SDN 02 Gedong Tataan, dengan tema”Merajut Silaturahmi, Menguatkan Ukhuwah Dihari Yang Fitri. “Kita harus saling memaafkan dan melupakan kesalahan satu sama lain, agar kita bisa memulai lembaran baru dengan hati yang bersih,” kata Ketua PGRI Kecamatan Gedong Tataan, Utami Susilo wati. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh guru dan segenap panitia yang telah bekerja keras dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. “Kita harus terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kepada siswa, serta menjaga hubungan yang harmonis antara guru, staf, dan orang tua siswa, karena PGRI adalah rumah besar kita yang bisa memfasilitasi dan kebutuhan hak- gak guru” tambahnya. Sementara itu, Kordinator wilayah Kecamatan Gedong Tataan Solihah mengatakan, Acara Halal Bihalal ini juga menjadi kesempatan bagi para guru untuk bersilaturahmi saling mengenal dan berbagi pengalaman, serta mempererat hubungan antara guru. “Dalam hal ini, saya berharap mari kita sama – sama membangun PGRI Kecamatan Gedong Tataan,” ujarnya. Dirinya juga berharap agar terus menjaga dan meningkatkan kualitas hubungan kita, supaya kita bisa bekerja sama dengan lebih baik dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kita. “Dengan diadakannya acara Halal Bihalal ini, diharapkan hubungan antara guru, semakin erat dan harmonis, serta dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kepada siswa. Selamat Hari Raya Idul Fitri! Minal Aidin Wal Faidzin mohon maaf lahir dan batin,” pungkasnya. (zal)

Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1447 H, Bupati Pesawaran Hadiri Rakor Lintas Sektoral di Polda Lampung

Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran Nanda Indira B menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral dalam rangka kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Presisi Polda Lampung, Senin (9/3/2026).  Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pesawaran. Rakor yang dibuka secara resmi oleh Wakapolda Lampung, Brigjen Pol. Drs. Sumarto, M.Si., ini dihadiri unsur pemerintah daerah, instansi vertikal, lembaga terkait, serta berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengamanan perayaan Idul Fitri. “Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mempersiapkan pengamanan Lebaran melalui Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Krakatau 2026,” kata dia. “Operasi tersebut bertujuan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama menjalankan ibadah puasa hingga merayakan Hari Raya Idul Fitri, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode arus mudik dan arus balik,” tambah dia. Dirinya juga mengatakan, Provinsi Lampung memiliki peran strategis sebagai pintu gerbang utama Pulau Sumatera yang setiap tahunnya menjadi titik krusial mobilitas masyarakat saat musim mudik Lebaran. “Lampung memiliki posisi yang sangat strategis sebagai gerbang Sumatera. Setiap tahun menjadi titik krusial arus mudik dan arus balik, sehingga diperlukan koordinasi yang matang serta langkah-langkah partisipatif dari seluruh pihak untuk memastikan mobilitas masyarakat berjalan aman dan lancar,” ujarnya. Sementara itu, Bupati Pesawaran Nanda Indira melalui Kepala bidang Pengembangan dinas Perhubungan Eky Yuli Widianto mengatakan. Dinas Perhubungan Kabupaten Pesawaran telah menyiapkan sejumlah langkah pengamanan arus mudik. Wilayah yang dilalui jalur mudik, Pesawaran memiliki tanggung jawab untuk memastikan perjalanan para pemudik berlangsung aman dan nyaman. “Sebagai wilayah yang menjadi perlintasan arus mudik, Kabupaten Pesawaran berkewajiban menjaga kelancaran dan kenyamanan lalu lintas sehingga para pemudik dapat sampai ke kampung halaman dengan selamat,” jelasnya. Ia menambahkan, pada tahun 2026 pihaknya akan melakukan pengamanan arus mudik di sejumlah titik strategis, di antaranya Simpang Tol Batanghari Ogan, Simpang Tugu Keris Tegineneng, Simpang Tugu Coklat, Simpang Tugu Pengantin, Simpang Mutun, serta Simpang Ketapang. Pengamanan tersebut akan dilaksanakan dengan berkoordinasi bersama Polres Pesawaran. “Selain itu, sekitar enam pos pengamanan juga akan didirikan di sejumlah titik sebagai tempat pengaturan lalu lintas sekaligus lokasi istirahat bagi para pemudik,” ujarnya. Upaya pengamanan mudik ini juga melibatkan berbagai perangkat daerah lainnya. Dinas Kesehatan akan menyiapkan layanan kesehatan di setiap pos pengamanan berupa tenaga medis, fasilitas P3K, serta ambulans. Sementara Dinas PUPR memastikan kondisi infrastruktur jalan tetap layak dilalui, dan Dinas Komunikasi dan Informatika bertugas menyampaikan berbagai informasi penting kepada masyarakat terkait kondisi lalu lintas dan layanan mudik. “Melalui koordinasi lintas sektor ini diharapkan seluruh stakeholder dapat memperkuat sinergi di lapangan sehingga pengamanan Idul Fitri 1447 H, khususnya arus mudik dan arus balik di wilayah Lampung, dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif,” harapnya. (zal)

Bupati Nanda: Dishub Pesawaran Siap Amankan Arus Mudik 2026

Pesawaran (RN) Dinas Perhubungan Kabupaten Pesawaran telah menyiapkan sejumlah langkah pengamanan arus mudik hari Raya Idul Fitri 1447 H, Wilayah yang dilalui jalur mudik, Pesawaran memiliki tanggung jawab untuk memastikan perjalanan para pemudik berlangsung aman dan nyaman.

Hal tersebut dikatakan Bupati Pesawaran Nanda Indira saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral dalam rangka kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H yang di Gedung Serba Guna (GSG) Presisi Polda Lampung, Senin  (09/03/2026).

“Sebagai wilayah yang menjadi perlintasan arus mudik, Kabupaten Pesawaran berkewajiban menjaga kelancaran dan kenyamanan lalu lintas sehingga para pemudik dapat sampai ke kampung halaman dengan selamat,” jelasnya.

Ia menambahkan, pada tahun 2026 pihaknya akan melakukan pengamanan arus mudik di sejumlah titik strategis, di antaranya Simpang Tol Batanghari Ogan, Simpang Tugu Keris Tegineneng, Simpang Tugu Coklat, Simpang Tugu Pengantin, Simpang Mutun, serta Simpang Ketapang. Pengamanan tersebut akan dilaksanakan dengan berkoordinasi bersama Polres Pesawaran.

“Selain itu, sekitar enam pos pengamanan juga akan didirikan di sejumlah titik sebagai tempat pengaturan lalu lintas sekaligus lokasi istirahat bagi para pemudik,” ujarnya.

Upaya pengamanan mudik ini juga melibatkan berbagai perangkat daerah lainnya. Dinas Kesehatan akan menyiapkan layanan kesehatan di setiap pos pengamanan berupa tenaga medis, fasilitas P3K, serta ambulans. Sementara Dinas PUPR memastikan kondisi infrastruktur jalan tetap layak dilalui, dan Dinas Komunikasi dan Informatika bertugas menyampaikan berbagai informasi penting kepada masyarakat terkait kondisi lalu lintas dan layanan mudik.

“Melalui koordinasi lintas sektor ini diharapkan seluruh stakeholder dapat memperkuat sinergi di lapangan sehingga pengamanan Idul Fitri 1447 H, khususnya arus mudik dan arus balik di wilayah Lampung, dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif,” harapnya.

Sementara itu, Wakapolda Lampung, Brigjen Pol. Drs. Sumarto saat membuka rakor mengatakan, Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mempersiapkan pengamanan Lebaran melalui Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Krakatau 2026.

“Operasi tersebut bertujuan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama menjalankan ibadah puasa hingga merayakan Hari Raya Idul Fitri, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode arus mudik dan arus balik,” kata dia.

Dirinya juga mengatakan, Provinsi Lampung memiliki peran strategis sebagai pintu gerbang utama Pulau Sumatera yang setiap tahunnya menjadi titik krusial mobilitas masyarakat saat musim mudik Lebaran.

“Lampung memiliki posisi yang sangat strategis sebagai gerbang Sumatera. Setiap tahun menjadi titik krusial arus mudik dan arus balik, sehingga diperlukan koordinasi yang matang serta langkah-langkah partisipatif dari seluruh pihak untuk memastikan mobilitas masyarakat berjalan aman dan lancar,” pungkasnya.(zal)

 

Sebanyak 303 Warga Pesawaran Dapat Bantuan Atensi Dari RI

Pesawaran (RN) — Dinas Sosial Kabupaten Pesawaran, menurunkan tim dari Sentra Handayani bersama Dinas Sosial, melaksanakan asesmen langsung ke rumah masing-masing calon penerima manfaat. Kepala Dinsos Pesawaran Zuriadi mengatakan, hal ini dilakukan untuk memastikan validitas data dan ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan tersebut. “Tujuan program ini adalah memberikan perlindungan dan pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat yang membutuhkan. Proses asesmen sudah dilakukan secara langsung agar bantuan benar-benar tepat sasaran,” jelasnya. Rabu (04/02/2026). “Dan pengecekan penerima juga bukan hanya dari kita saja, ada juga tim dari pusat juga yang ikut melakukan penilaian kepada calon penerima manfaat,” ujar dia. Sementara itu, Kepala Sentra Handayani Jakarta Hisyam Cholil menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ATENSI ini diharapkan dapat membantu masyarakat Pesawaran memenuhi kebutuhan dasar, meningkatkan peran sosial, serta menunjang aktivitas harian mereka. “Kami berharap bantuan kewirausahaan dimanfaatkan sebagaimana mestinya untuk mengembangkan usaha dan menambah penghasilan. Bagi penerima alat bantu, semoga dapat memudahkan mobilitas dan aktivitas sehari-hari,” ujarnya. (zal)  

Lantik Tiga Kajari, Kajati Lampung Minta Tingkatkan Pelayanan Hukum Kepada Masyarakat

0
Lampung (RN) – Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Danang Suryo Wibowo, melantik tiga Kejati baru yakni, Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Barat, Kepala Kejaksaan Negeri Tulang Bawang dan Kepala Kejaksaan Negeri Tulang Bawang Barat, kegiatan dilaksanakan di Aula Setempat, Kamis (05/03/2026). Pelantikan Pejabat Eselon III ini sesuai Surat Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor : KEP-IV-161/C/02/2026 tanggal 11 Pebruari 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia. 1.Wahyu Hidayatullah, sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Barat, Rolando Ritonga sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Tulang Bawang dan Didik Sudarmadi sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Tulang Bawang Barat. “Jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan tidak hanya kepada pimpinan dan institusi, tetapi juga kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” kata kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Danang Suryono Wibowo. Ia juga menegaskan, kepada Kepala Kejaksaan Negeri yang baru dilantik diharapkan mampu memperkuat kinerja satuan kerja di daerah, meningkatkan pelayanan hukum kepada masyarakat, serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan. “Pejabat Eselon III memegang peran strategis sebagai penggerak utama pelaksanaan tugas teknis dan manajerial, sehingga dituntut untuk mampu bekerja secara profesional, berintegritas, dan berorientasi pada hasil,” ujarnya. Peran Kejaksaan dalam mendukung penegakan hukum yang berkeadilan, humanis, dan berorientasi pada kepentingan publik. “Seluruh pejabat yang dilantik diminta untuk segera menyesuaikan diri, memperkuat koordinasi internal, serta meningkatkan sinergi dengan aparat penegak hukum dan pemangku kepentingan lainnya, khususnya dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi, tindak pidana umum, dan pengamanan pembangunan strategis di daerah,” ujarnya. “Saya minta seluruh jajaran senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai Tri Krama Adhyaksa, menjaga independensi dan marwah institusi, serta menghindari segala bentuk penyalahgunaan kewenangan. Penegakan hukum harus dilaksanakan secara tegas namun tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, akuntabilitas, dan kepastian hukum,” pungkasnya. (Red)  

Nanda Silaturahmi Ramadan dan Tinjau Pasar Murah di Kecamatan Tegineneng

Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran Nanda Indira menghadiri Kunjungan Silaturahmi Ramadhan 1447 H/2026 M yang dipusatkan di Masjid Nurul Falah, Desa Gerning, Kecamatan Tegineneng, Selasa (3/3/2026).  Kegiatan ini menjadi momentum mempererat ukhuwah islamiyah sekaligus menyerap aspirasi masyarakat, khususnya terkait pembangunan infrastruktur dan kondisi sosial ekonomi warga. Bupati Nanda Indira mengajak masyarakat menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat kepedulian sosial. “Ramadhan adalah saat yang tepat untuk mempererat kebersamaan. Mari kita tengok tetangga kita, bantu yang kekurangan, dan jaga persaudaraan. Dengan kebersamaan, beban seberat apa pun akan terasa lebih ringan,” ujar Bupati. Pada kesempatan itu, Bupati juga menanggapi sejumlah masukan masyarakat terkait pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan Tegineneng. Bupati menjelaskan bahwa ruas jalan Simpang Gerning–Sri Rejeki saat ini tengah diusulkan ke pemerintah pusat melalui skema Dana Alokasi Khusus (DAK). Hal serupa juga dilakukan untuk ruas Simpang Pasar Trimulyo–Simpang Ojek Bumi Agung serta Simpang Masgar–Margomulyo, khususnya sepanjang 300 meter di area persawahan yang kerap tergenang air saat musim hujan. Pemerintah daerah terus berupaya mencari solusi terbaik agar kondisi jalan di Tegineneng dapat segera diperbaiki. “Untuk itu saya mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar usulan tersebut dapat terealisasi pada tahun ini,” ucapnya. Selain persoalan infrastruktur, Bupati juga mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, khususnya angin puting beliung. Tercatat delapan desa di wilayah Tegineneng, termasuk Desa Gerning dan Trimulyo, rawan terdampak bencana tersebut. Peristiwa yang terjadi pada Februari lalu menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem. Usai agenda silaturahmi, Bupati bersama rombongan melanjutkan kegiatan ke Pasar Murah dan Bazar Ramadhan (Gerai Z-Ifthar) yang digelar oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pesawaran di halaman Kantor Desa Gerning. Kegiatan ini melibatkan sedikitnya 30 tenant UMKM yang mendapat dukungan modal usaha serta fasilitas stan untuk berjualan. “Melalui pemberdayaan UMKM tersebut, pemerintah daerah berharap para pelaku usaha rumahan dapat berkembang dan naik kelas, sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat selama bulan Ramadhan,” harapnya. (zal)

Bupati Nanda Dampingi Wasev Panglima TNI Tinjau TMMD Ke-127 Kodim 0421/Lampung Selatan

Pesawaran (RN) – Bupati Pesawaran Nanda Indira mendampingi kunjungan Wakil Asisten Teritorial (Waaster) Panglima TNI, Brigjen TNI (Mar) Bambang Hadi Suseno dalam rangka Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 0421/Lampung Selatan. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Way Khilau, Rabu (4/3/2026). Dalam kegiatan tersebut, Brigjen TNI (Mar) Bambang Hadi Suseno meninjau langsung berbagai progres program pembangunan TMMD. Adapun rincian capaian meliputi pembangunan jalan rabat beton sepanjang 666 meter dengan progres 73,5 persen, pembangunan talud sepanjang 540 meter dengan progres 88,8 persen, pembangunan sumur bor, serta rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH) dengan capaian antara 50 hingga 100 persen. Wasev Brigjen TNI (Mar) Bambang Hadi Suseno juga menekankan pentingnya penggunaan anggaran TMMD yang efektif dan efisien. Ia berharap kegiatan TMMD dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat Desa Tanjung Rejo “Pembangunan infrastruktur yang berkualitas adalah kunci untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Gunakan anggaran TMMD ini sebaik mungkin sesuai kebutuhan dan selesaikan pekerjaan tepat waktu,” tegasnya. Selain sasaran fisik, TMMD Ke-127 juga melaksanakan kegiatan nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, penyuluhan kesehatan, serta berbagai program sosial lainnya. Program terpadu ini diharapkan tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat karakter dan kesadaran sosial masyarakat. Bupati Pesawaran Nanda Indira menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wasev Panglima TNI serta komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Pesawaran. “Terima kasih kepada jajaran TNI atas penyelenggaraan TMMD Ke-127 di Kabupaten Pesawaran. Ini adalah bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya. Bupati menambahkan, TMMD bukan semata membangun sarana fisik, tetapi juga membangun semangat, kemandirian, dan kepercayaan diri masyarakat dalam mengelola potensi desa. “Pemerintah Kabupaten Pesawaran pun mengapresiasi sinergi yang terjalin antara TNI dan masyarakat Desa Tanjung Rejo selama pelaksanaan program berlangsung,” ujarnya. (zal)  

Bantuan ATENSI Kemensos RI Disalurkan untuk 303 Warga Pesawaran

Pesawaran (RN) — Sebanyak 303 penerima manfaat di Kabupaten Pesawaran menerima bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Sentra Handayani Jakarta Kementerian Sosial Republik Indonesia. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali bersama Kepala Sentra Handayani Jakarta Hisyam Cholil, Kepala Dinas Sosial M. Zuriadi, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Chabrasman, serta Camat Gedong Tataan Darlis, di GSG Pemkab Pesawaran, Rabu (4/3/2026). “Program ATENSI merupakan layanan rehabilitasi sosial yang dirancang untuk memberikan dukungan pemenuhan kebutuhan hidup layak, perlindungan sosial, serta pemberdayaan bagi kelompok rentan. Adapun 303 penerima manfaat tersebut berasal dari klaster anak, penyandang disabilitas, lanjut usia, dan kelompok masyarakat rentan lainnya di Kabupaten Pesawaran,” kata Antonius. Ia juga mengapresiasi dan terima kasih kepada jajaran Kementerian Sosial, khususnya Sentra Handayani Jakarta, atas perhatian dan kepedulian yang terus diberikan kepada masyarakat Pesawaran, sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Sosial selama ini telah terjalin dengan baik dan memberikan dampak nyata. “Bantuan yang disalurkan merupakan bukti kehadiran negara dalam meringankan beban masyarakat sekaligus mendorong kemandirian. Untuk itu, kepada para camat, kepala desa, dan pendamping sosial, Wakil Bupati berpesan agar terus melakukan pemantauan dan pendampingan sehingga bantuan benar-benar dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pesawaran M. Zuriadi menjelaskan, bahwa sebelum penyaluran bantuan dilakukan, tim dari Sentra Handayani bersama Dinas Sosial telah melaksanakan asesmen langsung ke rumah masing-masing calon penerima manfaat. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan validitas data dan ketepatan sasaran. “Tujuan program ini adalah memberikan perlindungan dan pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat yang membutuhkan. Proses asesmen sudah dilakukan secara langsung agar bantuan benar-benar tepat sasaran,” jelasnya. Bantuan yang diberikan meliputi pemenuhan kebutuhan hidup layak, perlengkapan sekolah bagi anak-anak, bantuan kewirausahaan, serta berbagai alat bantu bagi penyandang disabilitas guna mendukung aktivitas sehari-hari. Kepala Sentra Handayani Jakarta Hisyam Cholil menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ATENSI ini diharapkan dapat membantu masyarakat Pesawaran memenuhi kebutuhan dasar, meningkatkan peran sosial, serta menunjang aktivitas harian mereka. “Kami berharap bantuan kewirausahaan dimanfaatkan sebagaimana mestinya untuk mengembangkan usaha dan menambah penghasilan. Bagi penerima alat bantu, semoga dapat memudahkan mobilitas dan aktivitas sehari-hari,” ujarnya. (zal)

Bupati Pesawaran: Adanya Program TMMD Mengajarkan Masyarakat Gotong Royong 

Pesawaran (RN) — Bupati Pesawaran Nanda Indira, mengharapkan TMMD bukan semata membangun sarana fisik, tetapi juga membangun semangat, kemandirian, dan kepercayaan diri masyarakat dalam mengelola potensi desa. Nanda mengatakan, dengan adanya program TMMD ini mengajarkan kepada masyarakat akan pentingnya bergotong-royong dalam memajukan desa. “Pemerintah Kabupaten Pesawaran, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara TNI dan masyarakat Desa Tanjung Rejo selama pelaksanaan program TMMD ini berlangsung,” ujarnya, Rabu (04/03/2026). Bupati Pesawaran Nanda Indira menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wasev Panglima TNI serta komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Pesawaran. “Terima kasih kepada jajaran TNI atas penyelenggaraan TMMD Ke-127 di Kabupaten Pesawaran. Ini adalah bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya. Dalam kegiatan peninjauan pengerjaan TMMD tersebut, Brigjen TNI (Mar) Bambang Hadi Suseno meninjau langsung berbagai progres program pembangunan TMMD. “Pembangunan infrastruktur yang berkualitas adalah kunci untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Gunakan anggaran TMMD ini sebaik mungkin sesuai kebutuhan dan selesaikan pekerjaan tepat waktu,” tegasnya. Selain sasaran fisik, TMMD Ke-127 juga melaksanakan kegiatan nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, penyuluhan kesehatan, serta berbagai program sosial lainnya. “Program terpadu ini diharapkan tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat karakter dan kesadaran sosial masyarakat,” katanya. (zal)