Pesawaran (RN) – Tim gabungan Polres Peswaran dan Polda Lampung memasang “Polisi Line” di rumah Mustopa Warga Sukajaya Kecamatan Way Khilau Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, pelaku penembakan Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat.
Kapolres Peawaran AKBP Pratomo Widodo mengatakan, Pelaku Penembakan Gedung Majelis Ulama Indonesia yang terjadi berapa waktu yang lalu seorang warga Pesawaran, dan Semalam Polres Pesawaran dan Polda Lampung Memasang Polisi Line di Rumah pelaku Penembakan.
“Benar dia (Mustopa) Pelaku penembakan warga Desa Sukajaya Kecamatan Way Khilau Kabupaten Pesawaran’ untuk saat ini keluarga nya masih di mintai keterangan oleh Polda Metro Jaya,” kata Kapolres Saat di hubungi melalui telpon selulernya, Rabu (03/05/2023).
“Ia menuturkan tersangka ini juga mempunyai riwayat kriminal pada tahun 2016 memecahkan kaca ruangan kantor ketua DPRD Provinsi Lampung Dedi Afrizal, dan pelaku penembakan ini bekerja sejara individu tidak berkelompok,” tambah kapolres
Sementara itu, Kepala Desa Sukajaya Kecamatan Way Khilau Tarmizi, membenarkan polisi memasang Garis Polisi Line di rumah pelaku penembakan Gedung MUI, Atas nama Mustopa.
“Iya, memang dia (Mustopa) warga saya, usianya sekitar 60 tahun dan memiliki tiga orang anak” kata Tarmizi yang masih memakai pakaian dinas, Selasa (02/05/2023) malam.
Ditambahakan Tarmizi, selama ini Mustopa berprofesi sebagai petani kalau dan tidak terlihat adanya perubahan mental dalam kesehariannya.
“Dia ini tinggal bersama istrinya di desa kami, di dusun 7 dia punya anak tiga tapi setau saya anak anaknya tidak ada di rumah semua karena sedang bekerja,”tambah Tarmizi.
“Kalau dengan masyarakat selama ini dia baik, dan kami tidak tahu apakah dia mengikuti ajaran yang tidak benar, karena kegiatan dia ini bertani dan tidak pernah ikut ajaran-ajaran yang menyimpang,” terangnya.
“Kalau ingin lebih jelas lagi nanti silahkan tanyakan langsung sama keluarganya, sebab saya jadi Kepala Desa ini masih baru,” ungkap Tarmizi menandaskan.
Diketahui, pihak keluarga pelaku penembakan masih dimintai keterangan di Polsek Kedondong, dan aparat kepolisian telah memasang garis polisi dikediaman pelaku untuk dilakukan pendalaman. (Rizal).
