Selasa, April 21, 2026
BerandaPESAWARANKecelakaan Kereta Api S6A Dengan Pajero Sport Dua Meninggal Dunia

Kecelakaan Kereta Api S6A Dengan Pajero Sport Dua Meninggal Dunia

Pesawaran (RN) – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan antara Kereta Api Penumpang dengan Mobil Pajero Sport, terjadi di persimpangan perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Gedung Gumanti Kecamatan Tegineneng sekitar pukul 07.08 wib. Mengakibatkan dua penumpang Pajero Sport meninggal.

Kasat Lantas Polres Pesawaran AKP Martoyo mengatakan, kecelakaaan terjadi disaat kendaraan Pajero Sport nomor Polisi BE 7777 UM berjalan dari arah Gedong Gumanti menuju arah Bumi Agung Kecamatan Tegineneng.

“Saat tiba di tempat kejadian perkara tepatnya di perlintasan sebidang Kereta Api di Dusun Induk Desa Gedong Gumanti Kecamatan Tegineneng tanpa palang pintu, pada bersamaan datang Kereta Api S6A Kualastabas dari arah Bandar Lampung menuju Lampung Utara, maka terjadilah laka lantas tersebut,” ujarnya. Rabu 14 September 2022.

BACA JUGA:  Bupati Nanda: Pajak Bentuk Kontribusi Nyata Masyarakat Dalam Mendukung Pembangunan 

Dirinya mengatakan, dari kejadian tersebut satu penumpang yang berada di kendaraan Pajero Sport yang ringsek terdapat satu penumpang meninggal dunia.

“Dalam pajero terdapat empat penumpang, satu diantaranya meninggal dunia atas nama Faiz (35) warga Desa Gedong Gumanti Kecamatan Tegineneng, kemudian dua penumpang atas nama Umi Sanah (32) dan Totok Andriyanto (37) mengalami luka berat, dan satu penumpang atas nama Ainun (6) mengalami luka ringan,” katanya.

Terpisah Kapolsek Tegineneng AKP Timur Irawan membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut, jumlah korban meninggal dunia atas kejadian kecelakaan kereta api bertambah, setelah korban dilakukan perawatan di Rumah Sakit.

BACA JUGA:  Sebanyak 17 Santri Ponpes Al Farabi Dinyatakan Lulus

“Setelah dilakukan perawatan di Rumah Sakit Abdul Muluk Bandar Lampung, korban bertambah 1 orang, Korban atas nama Totok Andriyanto (37) meninggal dunia setelah dilakukan perawatan di Rumah Sakit,” ujarnya.

Dirinya mengatakan, sampai saat ini korban meninggal dunia atas kejadian tersebut menjadi dua orang, dan dua korban lainnya sedang dilakukan perawatan. “Korban Umi Sanah (32) saat ini sedang dilakukan perawatan karena dalam keadaan kritis, sedangkan korban Ainun (6) sedang dilakukan perawatan di Puskesmas,” ujar dia. (Red)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments