Kamis, Januari 22, 2026
BerandaDAERAHTingkatkan Ekonomi Masyarakat, Pemkab Pesawaran Dukung Pengembangan UMKM

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Pemkab Pesawaran Dukung Pengembangan UMKM

Pesawaran (RN) – Guna meningkatkan perekonomian masyarakat Pemerintah Kabupaten Pesawaran akan terus mendukung pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Branding pengemasan dari para pelaku usaha sangat penting sebagai bagian identitas usaha lokal Pesawaran. Kualitas produk harus terus ditingkatkan,” kata Nanda saat meninjau dua UMKM di Kecamatan Way Lima, Sentra Produsen Kerupuk di Desa Sidodadi dan Sentra Produsen Gula Semut serta Kopi Vista Abadi di Desa Banjar Negeri, Senin (27/10/2025).

Dirinya juga mengatakan, Kemasan dan branding yang menarik akan meningkatkan nilai jual dan memudahkan pemasaran.

“Kehadiran koperasi juga dinilai penting sebagai wadah yang memudahkan pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha, salah satunya melalui Koperasi Merah Putih yang menjadi salah satu gagasan Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.

Sementara itu, Pemilik Kerupuk Nayla, Yuli Mela Sari, menyampaikan rasa syukur atas perhatian pemerintah daerah terhadap pelaku usaha.

Usahanya telah berdiri sejak tahun 2007 dan memproduksi berbagai jenis kerupuk seperti kerupuk ikan, jengkol, dan semprong dengan kapasitas produksi mencapai 200 kilogram per hari. Wilayah pemasarannya pun sudah meluas hingga berbagai wilayah se-Provinsi Lampung.

“Alhamdulillah, hari ini kami dikunjungi oleh Ibu Bupati. Kami berharap ke depan UMKM seperti kami bisa lebih diperhatikan terutama dalam hal bantuan pemasaran dan peralatan produksi,” ujarnya.

Terpisah, Siti pemilik Vista Abadi, merupakan UMKM yang memproduksi minuman tradisional segar dan menyehatkan siap saji yang 100% alami, bebas zat kimia, dan higienis.

Vista Abadi saat ini memiliki 24 produk unggulan yang dijual, mulai dari jahe instan, wedang uwuh, gula semut aren, hingga produk olahan lainnya. Produk Vista Abadi telah merambah pasar nasional hingga mancanegara seperti Korea Selatan, Singapura, dan Malaysia.

“Kehadiran Ibu Bupati menjadi dukungan moral yang besar bagi kami. Saat ini kami sedang mempersiapkan sertifikasi organik untuk produk gula semut dan kopi, yang ditargetkan rampung pada tahun 2026,” pungkasnya. (zal)

 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments