Pesawaran (HO) – Menjelang hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah Pemerintah Republik Indonesia membantu masyarakat dengan menggelontorkan Bantuan Sosial (Bansos) Pangan dalam bentuk Beras 10 kg kepada 21,6 juta rakyat miskin untuk bulan Maret, April, Mei tahun 2023. bantuan sosial ini juga disalurkan untuk warga miskin di Kabupaten Pesawaran.
Bantuan pangan ini bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat penerima bantuan guna membantu menangani Kerawanan pangan, Stunting dan gizi buruk keadaan darurat pangan, melindungi produsen dan konsumen serta mengendalikan dampak inflasi.
Salah satu Desa di Kabupaten Pesawaran yang mendapatkan bantuan pangan dari pemerintah adalah Desa Khepong Jaya Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung dan dibagikan di balai desa setempat, Bantuan beras tersebut di serahkan secara simbolis oleh petugas PT. POS Indonesia kepada perangkat desa untuk kemudian di salurkan kepada KPM warga Desa Khepong Jaya, Senin (17/4/2023).
Selesai di serah terima kan secara simbolis, kemudian bantuan beras tersebut hari itu juga di salurkan oleh perangkat desa setempat kepada masing-masing dusun untuk kemudian di serahkan kepada masing-masing KPM.
Kades Khepong Jaya Juyani berharap dengan adanya bantuan pengan dari pemerintah tersebut dapat meringankan ekonomi masyarakat saat menjelang hari raya idul fitri.
“Syukur alhamdulillah menjelang hari raya idul Fitri 1444 Hijriah tahun 2023 warga kami warga desa Khepong Jaya mendapatkan bantuan pangan, saya mewakili masyarakat desa khepong jaya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah,” ungkap Juyani Kepala Desa Khepong Jaya.
Kades Juyani juga menerangkan masing-masing KPM penerima Bansos sebanyak 127 KPM mendapatkan Bantuan pangan berupa beras 10 Kg.
“Semoga dengan adanya bantuan ini dapat meringankan sedikit ekonomi daripada warga masyarakat saya,” katanya
Begitu juga di sampaikan Rizki aparat desa setempat untuk warga penerima bantuan beras dari pemerintah merupakan data penerima berdasarkan data dari dinas sosial yang diambil dari data penerima PKH dan BPNT dan untuk desa sendiri menerima data dari dinas sosial. (Red)
